Polda Banten Bongkar Jaringan Oplosan LPG Bersubsidi, Lima Pelaku Ditangkap

- Redaktur

Rabu, 3 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Screenshot

Screenshot

[BANTEESIA.NET] – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Banten berhasil menghentikan praktik pengoplosan LPG bersubsidi yang meresahkan masyarakat.

Dalam konferensi pers, Selasa (2/12/2025), Subdit IV Tipidter membeberkan pengungkapan jaringan penyalahgunaan LPG di wilayah Kabupaten Tangerang.

Konferensi pers dipimpin oleh Wadirreskrimsus Polda Banten AKBP Bronto Budiyono, didampingi Plt Kabid Humas AKBP Meryadi serta Kasubdit IV Tipidter Kompol Dhoni Erwanto.

Dalam pengungkapan ini, penyidik menetapkan lima orang tersangka, yakni:

  1. AB (56) – Pemilik sekaligus penanggung jawab kegiatan

  2. MA (30)

  3. AN (36) – Berperan sebagai “dokter suntik gas”

  4. MR (43)

  5. SU (48) – Pembantu dokter suntik gas

Para pelaku diketahui mengoplos LPG 3 kg subsidi ke tabung 12 kg nonsubsidi dengan metode penyuntikan antar tabung.

Baca Juga :  Polda Banten Ungkap Kasus Senpi Rakitan, Dua Tersangka Dibekuk di Pelabuhan Merak

Kasus ini terungkap dari pengembangan jaringan penyalahgunaan LPG di wilayah Sukatani Rajeg, Jayanti, Solear, dan sejumlah lokasi lain di Kabupaten Tangerang.

Pada Senin (1/12/2025), sekitar pukul 11.00 WIB, petugas melakukan operasi tangkap tangan di Pangkalan LPG 12 Kg Cahaya Abadi milik tersangka AB, yang beralamat di Jl. Raya Pakuhaji, Sepatan, Tangerang.

Polisi mendapati para pelaku tengah memindahkan isi tabung LPG 3 kg ke tabung 12 kg menggunakan alat transfer gas (tombak besi), timbangan digital, tali karet, hingga es batu.

Setiap hari, para tersangka mengumpulkan 300 hingga 600 tabung LPG 3 kg yang mereka beli dengan harga Rp19.000 per tabung dari pangkalan-pangkalan di luar zona distribusi resmi.

Baca Juga :  Polda Banten Kirim Lima Personel Untuk Misi Perdamaian di Republik Afrika Tengah

Aksi ilegal ini telah berjalan sejak Juni 2025. Keuntungan yang diraup pun fantastis:

  • 60–120 tabung LPG 12 kg hasil suntikan terjual setiap hari seharga Rp140.000–Rp160.000 per tabung.

  • Keuntungan para pelaku diperkirakan mencapai Rp 3,8 juta hingga Rp 7,6 juta per hari.

  • Khusus tersangka AB, omzet per bulan mencapai Rp118,8 juta, dan dalam lima bulan meraih keuntungan lebih dari Rp594 juta.

“Motif para pelaku jelas, yaitu mencari keuntungan besar dari selisih harga antara LPG subsidi dan nonsubsidi,” tegas AKBP Bronto.

Polda Banten menyita berbagai barang bukti, antara lain:

  • 4 unit mobil Suzuki Carry

  • 1 unit Mitsubishi L300

  • 77 tombak regulator pemindah gas

  • Timbangan digital

  • Segel tabung gas 12 kg

  • 2.043 tabung LPG 3 kg (896 isi, 1.147 kosong)

  • 60 tabung 5,5 kg kosong

  • 504 tabung LPG 12 kg (270 isi, 234 kosong)

Baca Juga :  Driver Online Dibunuh dengan Kawat, Pelaku Berencana Kuasai Mobil Korban: Ditangkap Ditreskrimum Polda Banten

Para tersangka dijerat:

  • Pasal 55 UU No. 22 Tahun 2001 tentang Migas,
    sebagaimana diubah oleh UU No. 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja,

  • Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Ancaman hukuman: 6 tahun penjara atau denda maksimal Rp60 miliar.

AKBP Bronto Budiyono menegaskan komitmen Polda Banten untuk memberantas praktik penyalahgunaan LPG bersubsidi.

“Polda Banten akan terus mengawasi dan menindak tegas seluruh bentuk pelanggaran di sektor migas karena merugikan negara dan masyarakat,” ujarnya. (Pou)

Berita Terkait

Berawal dari Pengungkapan di Kos, Polisi Bongkar Peredaran Sabu hingga ke Jakarta Barat
Polda Banten Tindak Dugaan Tambang Batu Bara di Kawasan Hutan Lebak, Ini Temuannya
Polres Serang Bongkar Peredaran Narkoba, Sita 76,3 Gram Sabu dan 10 Cartridge Etomidate di Pamulang
Diduga Edarkan Sabu 10,5 Gram di Sempu, Polresta Serang Kota Amankan Pria asal Lampung 
Bawa Sabu 5 Gram Disembunyikan dalam Korek Api Kriket, Pria Asal Jakarta Ditangkap di Serang
Sopir Ekspedisi Lintas Jawa-Sumatera Diduga Edarkan Sabu di Serang, Polisi Sita Lebih dari 5 Gram
Polda Banten Bongkar Peredaran 44.500 Bungkus Rokok Ilegal, Tiga Orang Diamankan
Menakar Ulang Pasal 1320 KUHPerdata di Era Smart Contract
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:28 WIB

Berawal dari Pengungkapan di Kos, Polisi Bongkar Peredaran Sabu hingga ke Jakarta Barat

Kamis, 24 September 2026 - 22:12 WIB

Polda Banten Tindak Dugaan Tambang Batu Bara di Kawasan Hutan Lebak, Ini Temuannya

Selasa, 22 September 2026 - 11:57 WIB

Polres Serang Bongkar Peredaran Narkoba, Sita 76,3 Gram Sabu dan 10 Cartridge Etomidate di Pamulang

Kamis, 10 September 2026 - 02:34 WIB

Diduga Edarkan Sabu 10,5 Gram di Sempu, Polresta Serang Kota Amankan Pria asal Lampung 

Kamis, 3 September 2026 - 16:02 WIB

Bawa Sabu 5 Gram Disembunyikan dalam Korek Api Kriket, Pria Asal Jakarta Ditangkap di Serang

Berita Terbaru