Di Balik Teror Pocong: Pentingnya Kewaspadaan terhadap Modus Kejahatan Baru

Selasa, 2 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa)

(Foto: Istimewa)

Penulis: Cut Risna Alika
(Mahasiswi Prodi Ilmu Hukum UNPAM Serang)

[BANTENESIA.NET] – Seiring perkembangan zaman dan teknologi, berbagai bentuk kejahatan juga semakin berkembang. Kejahatan merupakan tindakan yang dapat terjadi kapan saja dan di mana saja sehingga masyarakat dituntut untuk selalu waspada terhadap lingkungan sekitarnya. Belakangan ini masyarakat dihebohkan dengan fenomena pocong di Tangerang yang menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Fenomena tersebut diduga dimanfaatkan untuk menakut-nakuti warga dan berpotensi digunakan sebagai modus dalam melakukan tindak pidana.

Masyarakat yang masih mempercayai hal-hal supranatural atau sesuatu yang tidak kasat mata cenderung lebih mudah merasa takut terhadap fenomena seperti ini. Akibatnya, muncul keresahan yang dapat dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk melakukan berbagai tindak kejahatan. Bahkan, berdasarkan informasi yang beredar, pelaku diduga mengetuk pintu rumah warga sambil membawa senjata tajam sehingga menambah rasa khawatir di lingkungan sekitar.

Baca Juga :  Pentingnya Itikad Baik dalam Pelaksanaan Perjanjian di Indonesia

Menurut saya, para pengguna media sosial seharusnya tidak membuat konten yang dapat menimbulkan kepanikan dan keresahan di masyarakat hanya demi mengejar jumlah penonton atau popularitas. Selain itu, masyarakat juga harus lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas kebenarannya. Saat ini banyak berita hoaks, informasi menyesatkan, maupun konten hasil kecerdasan buatan (AI) yang beredar di internet sehingga masyarakat perlu lebih kritis dalam menyaring informasi yang diterima.

Baca Juga :  Sosialisasi Serta Edukasi Partisipasi dan Pemberdayaan Siswa dalam Membangun Buday Etika dan Integritas di Lingkungan Sekolah SMA 1 Petir Serang

Banyaknya laporan warga yang merasa resah akibat fenomena teror pocong ini diharapkan dapat mendorong aparat kepolisian untuk meningkatkan patroli dan pengawasan agar situasi tetap aman serta masyarakat tidak mudah termakan isu yang beredar. Beberapa pelaku yang diduga melakukan modus tersebut bahkan telah diamankan oleh warga dan diserahkan kepada aparat setempat untuk diproses sesuai hukum yang berlaku sehingga dapat menimbulkan efek jera.

Menurut saya, masyarakat juga harus lebih meningkatkan sistem keamanan lingkungan tanpa harus selalu menunggu tindakan dari aparat, karena kejahatan dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Selain itu, warga perlu lebih waspada terhadap berbagai modus kejahatan yang terus berkembang, seperti tidak sembarangan membuka pintu bagi orang yang tidak dikenal dan selalu memastikan identitas tamu terlebih dahulu. Dengan meningkatkan kewaspadaan serta menjaga kerja sama antarwarga, keamanan lingkungan dapat lebih terjaga demi kepentingan bersama maupun keselamatan diri sendiri.

Baca Juga :  Membentuk Pemimpin Visioner dan Berintegritas melalui Latihan Kepemimpinan 2

Fenomena teror pocong di Tangerang menjadi pengingat bahwa pelaku kejahatan dapat memanfaatkan berbagai cara untuk menimbulkan ketakutan dan keresahan di tengah masyarakat. Oleh karena itu, kewaspadaan, kepedulian terhadap lingkungan, serta kemampuan menyaring informasi menjadi hal yang sangat penting agar masyarakat tidak mudah menjadi korban berbagai modus kejahatan yang terus berkembang. ***

Berita Terkait

Banjir di Kota Serang: Saatnya Pemerintah dan Masyarakat Tidak Hanya Menunggu Air Surut
Mall Cilegon Center di Tengah Gempuran Bisnis Online, Mampukah Usaha Offline Bertahan?
Mobile JKN: Solusi Digital atau Tantangan Baru bagi Peserta BPJS Kesehatan?
Menjejak Dunia Riset: Kunjungan Industri Pertama HMM UNPAM Serang ke BRIN
Live TikTok: Strategi Efisiensi Keuangan untuk Mengakses Informasi UNPAM Lebih Dekat Tanpa Datang ke Kampus
Pleno Tengah HMJM Periode V: Evaluasi sebagai Landasan Mewujudkan Organisasi yang Lebih Efektif, Terarah, dan Berkualitas
Masa Depan Lulusan Sistem Komputer di Dunia Kerja
Status “Freeze” MSCI Bikin Rp75 Triliun Dana Asing Kabur dari Bursa Indonesia

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 10:57 WIB

Banjir di Kota Serang: Saatnya Pemerintah dan Masyarakat Tidak Hanya Menunggu Air Surut

Jumat, 11 September 2026 - 17:36 WIB

Mall Cilegon Center di Tengah Gempuran Bisnis Online, Mampukah Usaha Offline Bertahan?

Kamis, 10 September 2026 - 12:37 WIB

Mobile JKN: Solusi Digital atau Tantangan Baru bagi Peserta BPJS Kesehatan?

Rabu, 2 September 2026 - 21:37 WIB

Menjejak Dunia Riset: Kunjungan Industri Pertama HMM UNPAM Serang ke BRIN

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:48 WIB

Live TikTok: Strategi Efisiensi Keuangan untuk Mengakses Informasi UNPAM Lebih Dekat Tanpa Datang ke Kampus

Berita Terbaru