Jadi Warga Negara, Nggak Cuma Soal KTP

- Redaktur

Selasa, 25 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lulu Rahma Nursifa, Mahasiswi UNPAM Serang. (Foto: Istimewa)

Lulu Rahma Nursifa, Mahasiswi UNPAM Serang. (Foto: Istimewa)

Nama: Lulu Rahma Nursifa

NIM: 251090200141

Kampus : Universitas Pamulang (UNPAM)

[BANTENESIA.NET], KOTA SERANG – Menurut aku, kewarganegaraan itu bukan cuma soal status di KTP atau paspor, tapi juga soal rasa punya dan tanggung jawab terhadap negara.

Jadi, jadi warga negara itu bukan cuma tinggal di suatu tempat, tapi juga ikut menjaga dan berkontribusi buat negara itu sendiri.

Kadang orang mikir kewarganegaraan cuma penting pas ngurus dokumen atau kalau mau ke luar negeri.

Padahal sebenarnya, kewarganegaraan itu juga soal identitas siapa kita, dari mana kita berasal, dan gimana kita berperan di masyarakat.

Intinya, jadi warga negara yang baik itu bukan hal yang ribet, cukup dengan sadar aturan, peduli sama lingkungan, dan nggak cuek sama masalah sosial di sekitar kita. Kewarganegaraan

Baca Juga :  FKP Ranwal RKPD Kota Serang Tahun 2025, Ajang Sinergi Pemangku Kepentingan untuk Kesejahteraan Masyarakat



itu bukan sekadar status, tapi bukti kalau kita bagian dari sesuatu yang lebih besar: bangsa kita sendiri.

Selain itu, di zaman sekarang kewarganegaraan juga makin penting karena dunia udah makin terbuka.

Banyak orang kerja, kuliah, atau pindah ke luar negeri, dan di situ rasa cinta tanah air diuji.

Walaupun kita bisa beradaptasi di mana pun, tetap penting buat ingat asal-usul dan terus berkontribusi, walau dari jauh. Karena sejauh apa pun kita pergi, identitas sebagai warga negara nggak akan hilang begitu aja.

Baca Juga :  Kepuasan Layanan Publik di Muka Umum

Kalau dipikir-pikir, kewarganegaraan juga bisa jadi pengingat buat kita supaya nggak

cuma nuntut hak, tapi juga ingat kewajiban. Negara bisa maju kalau warganya aktif, peduli, dan mau ikut ambil bagian. Jadi, mulai dari hal kecil aja dulu kayak taat aturan, saling menghargai, dan bantu sesama.

Dari situ, makna kewarganegaraan bakal kerasa lebih nyata, bukan cuma sekadar tulisan di dokumen.

Selain itu, penting juga buat generasi muda sadar kalau peran mereka besar banget dalam membangun negara. Kita bisa mulai dari hal sederhana, kayak ikut kegiatan sosial, jaga lingkungan, atau berani bersuara buat hal yang benar.

Baca Juga :  Administrasi yang Tertib, Kunci Pelayanan Publik yang Berkualitas

Dengan begitu, rasa cinta tanah air nggak cuma diucapkan, tapi juga ditunjukkan lewat tindakan nyata.

Terakhir, kewarganegaraan itu bukan sesuatu yang kaku, tapi sesuatu yang hidup dalam diri kita sehari-hari. Cara kita bersikap, menghargai perbedaan, dan berbuat baik ke sesama itu semua bentuk dari rasa cinta pada negara.

Jadi, yuk mulai bangga dan bertanggung jawab sebagai warga negara, bukan cuma karena kewajiban, tapi karena memang kita peduli dan sayang sama negeri ini. ***

Berita Terkait

Puluhan Remaja Terjaring Razia Kos-Kosan di Kota Serang, Sejauh Mana Peran Pemerintah?
Kondisi Lalu Lintas di Jalan Raya Kramatwatu Keselamatan Bukan Sekadar Aturan di Atas Kertas
Bukan Sekadar Dibangun: Fasilitas Publik Juga Harus Dirawat
Ketika Rumah Do’a Dipersoalkan: Ujian Toleransi dan Kebebasan Beribadah di Indonesia
Kopdes vs UMKM: Kompetisi Semu atau Sinergi Menuju Kemandirian Ekonomi Desa?
Pembangunan Kopdes Merah Putih di Atas Lahan Bekas Masjid: Antara Kepentingan Ekonomi dan Aspirasi Masyarakat
Dari Arus Penyeberangan ke Peta Risiko: Strategi Baru Membendung Narkotika di Koridor Sumatera–Jawa
Studi Implementasi di Sekolah: Meningkatkan Kesadaran Siswa terhadap Pentingnya Kepemimpinan yang Berintegritas bagi GenZ
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Puluhan Remaja Terjaring Razia Kos-Kosan di Kota Serang, Sejauh Mana Peran Pemerintah?

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Kondisi Lalu Lintas di Jalan Raya Kramatwatu Keselamatan Bukan Sekadar Aturan di Atas Kertas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Bukan Sekadar Dibangun: Fasilitas Publik Juga Harus Dirawat

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:29 WIB

Ketika Rumah Do’a Dipersoalkan: Ujian Toleransi dan Kebebasan Beribadah di Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:21 WIB

Kopdes vs UMKM: Kompetisi Semu atau Sinergi Menuju Kemandirian Ekonomi Desa?

Berita Terbaru