[BANTENESIA.NET], PANDEGLANG — Universitas Pamulang PSDKU Kota Serang sukses melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) berupa Bimbingan Teknis Pemasaran Produk melalui Video Marketing pada Platform TikTok dan Instagram yang berlangsung pada 15–16 Oktober 2025 di Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Turus, Pandeglang, Banten.
Kegiatan ini dihadiri oleh 30 peserta, terdiri dari santri, pengelola, serta civitas akademika Universitas Pamulang Prodi Manajemen S1.
Program ini dipimpin oleh Fuadi, SE.,MM., serta didukung oleh dosen dan mahasiswa Universitas Pamulang PSDKU Kota Serang. Kegiatan diterima dengan antusias dan disambut langsung oleh kepala sekolah, guru, serta para santri MA Turus Pandeglang. Metode penyampaian materi dilakukan melalui presentasi dan penggunaan media kreatif Microsoft PowerPoint.
Penguatan Literasi Digital & Kreativitas Santri
Melalui pelatihan ini, para peserta dibekali keterampilan digital seperti pembuatan konten video, fotografi produk, desain grafis, strategi marketing TikTok–Instagram, hingga pengelolaan akun bisnis.
Program ini menjadi langkah strategis dalam membentuk santri yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki kompetensi kewirausahaan modern dan daya saing digital.
Kegiatan PKM ini mendapat sambutan positif dari Jaenudin, S.Pd.I.,M.A, selaku Kepala Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Turus. Pihak sekolah mengapresiasi pelatihan ini karena memberikan pengetahuan baru dan wawasan praktis yang dapat membantu santri dalam dunia kerja maupun saat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Membentuk Generasi Digitalpreneur Pesantren
Program pelatihan berlangsung melalui tahap pengenalan teknologi digital, latihan kreativitas, praktik pemasaran online, manajemen konten, hingga hands-on training pembuatan video promosi produk pesantren. Santri didorong untuk mampu memahami algoritma sosial media, menarik perhatian audiens, hingga memasarkan produk secara efektif. Tahap pendampingan dilakukan untuk memastikan santri siap berkembang sebagai digitalpreneur yang kreatif, mandiri, dan berakhlak baik.
Kegiatan ini menjadi bukti sinergi antara pendidikan keagamaan dan literasi digital. Dengan keterampilan marketing berbasis video yang kini dikuasai, diharapkan para santri MA Turus Pandeglang dapat membangun masa depan ekonomi kreatif yang lebih cerah serta berperan aktif dalam perkembangan digital di masyarakat. ***







