Rp600 Juta untuk Perbaiki tempat Ibadah dan Ambulans Jadi Prioritas Dana Bankeu dari Kabupaten Serang

- Redaktur

Senin, 13 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Serang, Ina Linawati. (Foto: Istimewa)

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Serang, Ina Linawati. (Foto: Istimewa)

[BANTENESIA.NET], Kota Serang Pemerintah Kota Serang melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) tengah mematangkan proses administrasi pergeseran anggaran Bantuan Keuangan (Bankeu).

Dana bantuan yang bersumber dari Pemerintah Kabupaten Serang sebesar Rp600 juta tersebut diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya pada sektor keagamaan dan kesehatan.

Kepala BPKAD Kota Serang, Ina Linawati, menjelaskan bahwa pergeseran anggaran merupakan langkah yang harus dilakukan untuk mengakomodasi dana Bankeu ke dalam APBD.

Baca Juga :  Sekjen DPP APDESI Merah Putih: Jaga Kekompakan, Dukung Ketua Terpilih Demi Kemajuan Organisasi

“Langkah ini penting agar bantuan keuangan yang diterima dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat sesuai peruntukannya,” ujarnya.

Berdasarkan hasil verifikasi dan koordinasi lintas pemerintah daerah, Pemerintah Kota Serang menetapkan dua sektor utama sebagai prioritas penggunaan dana, yaitu:

Perbaikan sarana ibadah guna meningkatkan kenyamanan dan kualitas kehidupan beragama masyarakat;

Baca Juga :  Urgensi Literasi IoT: Membawa Teknologi Cerdas ke Bangku Sekolah

Pengadaan kendaraan ambulans untuk memperkuat layanan kesehatan darurat.

“Kami telah melakukan pembahasan dan verifikasi. Fokus penggunaannya adalah pada perbaikan sarana ibadah dan pengadaan ambulans,” tambahnya.

Ina juga menegaskan bahwa proses pergeseran anggaran dilaksanakan secara cermat dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Secara regulasi, pergeseran anggaran dimungkinkan apabila terdapat penerimaan bantuan keuangan setelah APBD murni ditetapkan.

“Dasar hukumnya jelas, yaitu adanya dana bantuan yang masuk setelah APBD berjalan, sehingga perlu dilakukan penyesuaian,” jelasnya.

Baca Juga :  Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD Kota Serang dan Forum RT/RW Sepang Kompak Bangun Pelebaran Jalan Perkampungan

Saat ini, Pemerintah Kota Serang tengah menyelesaikan tahapan administrasi agar dana tersebut dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Langkah ini sekaligus mencerminkan sinergi yang kuat antara Pemerintah Kota Serang dan Pemerintah Kabupaten Serang dalam mendukung pembangunan daerah serta peningkatan pelayanan publik. (*/Cipz)

Berita Terkait

DPRD Banten Dorong Reformasi Birokrasi, Empat Agenda Penataan OPD Masuk Pembahasan Pansus IV
Imigrasi Serang Hadirkan Layanan Pasporia di Jawara Banten Run 5K, Permudah Masyarakat Urus Paspor pada Akhir Pekan
Inovatif! Mahasiswa UNPAM Kampus Serang Dampingi Warga Desa Sasahan Olah Sampah Daun Kering Menjadi Kompos
Optimalisasi Pengelolaan Usaha Kelompok Tani Di Desa Sasahan, Melalui Pemanfaatan Buah Musiman, Pembukuan Sederhana Dan Digitalisasi Keuangan (Money Lover)
Mahasiswa Manajemen UNPAM Kampus Serang Edukasi Petani Desa Sasahan tentang Digital Finance untuk Perkuat pengelolaan Keuangan Usaha Tani
Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang
Tren Media Sosial Picu Impulsive Buying, Siswa Perlu Lebih Bijak Mengelola Uang Saku
Mahasiswa Universitas Pamulang Gelar Edukasi Financial Planning dan Pengembangan Diri di SMA Nur El Fallah
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 15:45 WIB

DPRD Banten Dorong Reformasi Birokrasi, Empat Agenda Penataan OPD Masuk Pembahasan Pansus IV

Minggu, 1 November 2026 - 22:09 WIB

Imigrasi Serang Hadirkan Layanan Pasporia di Jawara Banten Run 5K, Permudah Masyarakat Urus Paspor pada Akhir Pekan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Inovatif! Mahasiswa UNPAM Kampus Serang Dampingi Warga Desa Sasahan Olah Sampah Daun Kering Menjadi Kompos

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:10 WIB

Mahasiswa Manajemen UNPAM Kampus Serang Edukasi Petani Desa Sasahan tentang Digital Finance untuk Perkuat pengelolaan Keuangan Usaha Tani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang

Berita Terbaru