[BANTENESIA.NET] – Hal itupun, dinilai oleh Anggota DPRD Banten, Komisi V, Yeremia Mendrofa, bahwasannya proses seleksi calon kepala sekolah tidak transparan, dan tak terbuka kepada media massa.
Menurutnya, dengan begitu sangatlah tidak sesuai dengan visi misi yang dicanangkan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten Andra Soni dan Dimyati Natakusumah.
“Tentu kita berharap prosesnya dilakukan secara transparan, dengan moralitas etik birokrasi yang luhur sesuai dengan salah satu bagian misi Pak Gubernur dalam menghasilkan dan membentuk sumber daya manusia kita di Provinsi Banten,” katanya kepada wartawan, Rabu 14 Januari 2026.
Tak sampai disitu, Yeremia meminta kepada Dindikbud Banten agar transparan dengan proses seleksi ini.
Sebab, kata dia, hanya dengan terbuka dan transparan akan menghasilkan kepala sekolah-kepala sekolah yang berkualitas yang bisa memberikan banyak perubahan kepada sekolah.
“Dengan proses yang transparan saya yakin akan menghasilkan the right man on the right place,” tegasnya.
Diakhir wawancara, Yeremia menegaskan, proses seleksi calon kepala sekolah telah tersiar ada permainan, termasuk permainan uang.
Lanjutnya, bahwa hal ini adalah korupsi yang bertentangan dengan visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Banten Andra Soni dan Dimyati Natakusumah.
“Karena salah satu bagian visi dari Pak Gubernur adalah tidak korupsi yang mesti dijalankan oleh semua jajaran, dan dunia pendidikan kita akan sulit berbenah. Kita butuh orang-orang yang dengan kompetensi tepat dalam meningkatkan mutu pendidikan, manajerial kuat dalam membenahi berbagai persoalan di lingkungan sekolah, visioner dalam mengelola sekolah dengan penuh inovasi dan ownership kuat,” tegasnya.
“Kita menyayangkan kalau ada praktik uang bro, karena salah satu bagian visi dari Pak Gubernur adalah tidak korupsi yang mesti dijalankan oleh semua jajaran, termasuk dindik. Dengan tidak menjalankan visi misi itu, dunia pendidikan kita akan sulit berbenah,” tambahnya.
Yeremia mengungkapkan, Banten membutuhkan orang-orang yang dengan kompetensi tepat dalam meningkatkan mutu pendidikan, manajerial kuat dalam membenahi berbagai persoalan di lingkungan sekolah, dan visioner dalam mengelola sekolah dengan penuh inovasi dan ownership kuat. ***








