UNPAM Kampus Serang Soroti Inovasi dan Tata Kelola Desa Berkelanjutan

- Redaktur

Sabtu, 20 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa)

(Foto: Istimewa)

[BANTENESIA.NET], KOTA SERANG  — Desa kini dipandang tidak lagi sekadar sebagai objek pembangunan, melainkan sebagai aktor utama yang menentukan keberhasilan agenda pembangunan berkelanjutan.

Pandangan tersebut mengemuka dalam Webinar Nasional dan Diseminasi Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertema ‘Desa sebagai Penggerak Pembangunan Berkelanjutan: Inovasi, Kolaborasi, dan Transformasi Tata Kelola’ yang digelar Universitas Pamulang (UNPAM) Kampus PSDKU Serang, Kamis (18/12/2025), secara daring.

Kegiatan yang diinisiasi Program Studi Administrasi Negara UNPAM Kampus Serang ini diikuti sekitar 300 peserta dari kalangan mahasiswa, dosen, aparatur desa, hingga praktisi pembangunan. Antusiasme peserta mencerminkan meningkatnya kesadaran bahwa desa merupakan ruang strategis dalam menentukan arah pembangunan nasional, termasuk pencapaian SDGs Desa.

Webinar dibuka oleh Direktur UNPAM PSDKU Serang, Imam Sofi’i, S.E., S.Ag., M.Pd., yang menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat. Menurutnya, desa harus diposisikan sebagai mitra strategis kampus sekaligus ruang pembelajaran sosial bagi penerapan riset dan pengabdian yang kontekstual.

Baca Juga :  Tasyakuran Tahfizhul Qur’an 30 Juz Dirayakan dengan Haru di PonPes Darush Sholihin Bismillah

“Penguatan tata kelola desa perlu diarahkan pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia, transparansi pengelolaan keuangan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik,” ujar Imam.

Ketua Program Studi Administrasi Negara UNPAM Kampus Serang, Zakaria Habib Al-Ra’zie, menyatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen prodi dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi. Ia menilai keterlibatan dosen dan mahasiswa penting untuk merespons persoalan publik di tingkat desa secara aplikatif dan berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Pelaksana kegiatan, Jaka Maulana, S.A.P., M.A.P., menjelaskan bahwa webinar dirancang sebagai ruang kolaborasi antara akademisi dan praktisi desa. Selain diskusi konseptual, forum ini juga menghadirkan praktik-praktik pengabdian dosen yang telah dilakukan di berbagai desa.

“Kami berharap sinergi kampus dan desa tidak berhenti pada forum diskusi, tetapi berlanjut menjadi kerja kolaboratif yang menghasilkan perubahan nyata,” kata Jaka.

Dalam sesi pemaparan, Ketua APDESI Merah Putih Provinsi Banten sekaligus Kepala Desa Kertasana, Uhadi, S.H., menyoroti pentingnya inovasi desa berbasis digital dan transformasi tata kelola pemerintahan desa. Ia menekankan optimalisasi Dana Desa melalui penguatan BUMDes, pengembangan ekonomi lokal, peningkatan kapasitas SDM, serta pemanfaatan Sistem Informasi Desa untuk mendorong pelayanan publik yang transparan dan akuntabel.

Baca Juga :  Pancasila di Mata Gen Z: Antara Nilai Lama dan Tantangan Zaman Baru

Namun, Uhadi juga mengingatkan sejumlah tantangan, seperti keterbatasan SDM digital dan rendahnya pemahaman aparatur desa terhadap keterbukaan informasi. “Modernisasi desa harus dibangun di atas kapasitas manusia dan sistem kerja, bukan sekadar pengadaan teknologi,” tegasnya.

Dari sisi akademik, Dr. Ipah Ema Jumiati, S.IP., M.Si., dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, menegaskan pergeseran paradigma pembangunan desa. Menurutnya, desa kini menjadi subjek utama pembangunan berkelanjutan, sehingga inovasi dan kolaborasi lintas-aktor menjadi kunci penyelesaian persoalan ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Sementara itu, Akademisi UNPAM Kampus Serang, Heru Wahyudi, S.IP., M.Si., menyoroti pentingnya kolaborasi desa dan perguruan tinggi dalam penguatan tata kelola berbasis data serta pengukuran dampak pembangunan. Ia menilai masih banyak desa menghadapi tantangan perencanaan yang belum berbasis data dan inovasi yang belum terlembagakan.

Baca Juga :  Usut Tuntas Oknum BMT Anyar: Kembalikan Hak Uang Pedagang Kecil

“Besarnya Dana Desa menuntut standar transparansi dan akuntabilitas yang lebih tinggi. Kampus harus hadir sebagai mitra penguat sistem, bukan pengganti peran desa,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan Diseminasi PKM dosen UNPAM Kampus Serang yang memaparkan berbagai praktik pengabdian di bidang pelayanan publik, penguatan BUMDes, ekonomi kreatif, pendidikan politik, lingkungan, hingga perlindungan kelompok rentan. Dalam sesi tersebut, Zakaria Habib Al-Ra’zie selaku reviewer menekankan bahwa program pengabdian harus relevan, berkelanjutan, serta memiliki dampak yang terukur dan dapat direplikasi.

Diskusi yang berkembang menegaskan bahwa sinergi antara desa dan perguruan tinggi menjadi kunci penting dalam mendorong pembangunan desa yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan, sekaligus memperlihatkan bahwa masa depan pembangunan nasional sangat ditentukan oleh apa yang terjadi di tingkat desa. ***

Berita Terkait

DPRD Banten Dorong Reformasi Birokrasi, Empat Agenda Penataan OPD Masuk Pembahasan Pansus IV
Imigrasi Serang Hadirkan Layanan Pasporia di Jawara Banten Run 5K, Permudah Masyarakat Urus Paspor pada Akhir Pekan
Inovatif! Mahasiswa UNPAM Kampus Serang Dampingi Warga Desa Sasahan Olah Sampah Daun Kering Menjadi Kompos
Optimalisasi Pengelolaan Usaha Kelompok Tani Di Desa Sasahan, Melalui Pemanfaatan Buah Musiman, Pembukuan Sederhana Dan Digitalisasi Keuangan (Money Lover)
Mahasiswa Manajemen UNPAM Kampus Serang Edukasi Petani Desa Sasahan tentang Digital Finance untuk Perkuat pengelolaan Keuangan Usaha Tani
Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang
Tren Media Sosial Picu Impulsive Buying, Siswa Perlu Lebih Bijak Mengelola Uang Saku
Mahasiswa Universitas Pamulang Gelar Edukasi Financial Planning dan Pengembangan Diri di SMA Nur El Fallah
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 15:45 WIB

DPRD Banten Dorong Reformasi Birokrasi, Empat Agenda Penataan OPD Masuk Pembahasan Pansus IV

Minggu, 1 November 2026 - 22:09 WIB

Imigrasi Serang Hadirkan Layanan Pasporia di Jawara Banten Run 5K, Permudah Masyarakat Urus Paspor pada Akhir Pekan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Inovatif! Mahasiswa UNPAM Kampus Serang Dampingi Warga Desa Sasahan Olah Sampah Daun Kering Menjadi Kompos

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:10 WIB

Mahasiswa Manajemen UNPAM Kampus Serang Edukasi Petani Desa Sasahan tentang Digital Finance untuk Perkuat pengelolaan Keuangan Usaha Tani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang

Berita Terbaru