Bank Indonesia Banten Perkuat Literasi Keuangan, Ratusan Mahasiswa Terima Beasiswa 2026

- Redaktur

Selasa, 7 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kick Off Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan dan Penguatan Literasi Kebanksentralan wilayah Banten tahun 2026. (Foto: Bantenesia)

Kick Off Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan dan Penguatan Literasi Kebanksentralan wilayah Banten tahun 2026. (Foto: Bantenesia)

[BANTENESIA.NET], Tangerang Selatan – Komitmen Bank Indonesia dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia kembali ditegaskan melalui “Kick Off Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan dan Penguatan Literasi Kebanksentralan wilayah Banten tahun 2026”.

Kick Off Program Sosial Bank Infonesia (PSBI) Provinsi Banten Tahun 2026. (Foto: Bantenesia)

Kegiatan ini digelar Selasa (7/4/2026) di salah satu hotel di Tangerang Selatan, dengan melibatkan ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.

Sebanyak 300 mahasiswa tercatat sebagai penerima manfaat program ini. Mereka berasal dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dengan 130 mahasiswa (100 jenjang S1 dan 30 jenjang D3), Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin sebanyak 60 mahasiswa S1, serta Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta dengan 110 mahasiswa S1.

Baca Juga :  Peringati Bulan K3 Nasional, Kawasan Industri Krakatau Menggelar Kampanye Safety Riding 
MOU BI Banten bersama Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. (Foto: Bantenesia)

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, Ameriza M. Moesa, menyampaikan bahwa hubungan antara Bank Indonesia dan dunia akademisi sangat erat, terutama dalam membangun generasi muda yang unggul dan adaptif terhadap perkembangan ekonomi digital.

“Program ini tidak hanya soal beasiswa, tetapi juga pembekalan agar mahasiswa mampu menjadi agen perubahan, khususnya dalam mendorong literasi keuangan dan digitalisasi ekonomi,” ujarnya.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Banten, Ameriza M Moesa. (Foto: Bantenesia)

Ia menambahkan, mahasiswa penerima beasiswa yang tergabung dalam komunitas Generasi Bank Indonesia (GenBI) diharapkan semakin kuat dari berbagai aspek, termasuk dalam mendukung sistem pembayaran digital seperti QRIS.

Baca Juga :  Pengawasan Ombudsman: Kunci Membangun Pelayanan Publik yang Berintegritas di Provinsi Banten

Bahkan, peningkatan transaksi digital dapat mencapai hingga 200 persen setiap tahunnya melalui peran aktif para agen QRIS di masyarakat.

MOU BI Banten bersama Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin. (Foto: Bantenesia)

Program ini juga menjadi bagian dari upaya Bank Indonesia dalam meningkatkan jumlah penerima beasiswa setiap tahunnya. Para mahasiswa diharapkan dapat memanfaatkan bantuan ini secara optimal demi meningkatkan kualitas pendidikan dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat implementasi Program Sosial Bank Indonesia (PSBI), yang merupakan wujud kepedulian sosial BI melalui berbagai program pemberdayaan.

MOU BI Banten bersama Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. (Foto: Bantenesia)

PSBI memiliki tiga pilar utama, yaitu pemberdayaan ekonomi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (termasuk pendidikan dan beasiswa), serta kepedulian sosial.

Baca Juga :  KKI dan FEKDI 2024: Mendorong UMKM Menuju Kesuksesan

Melalui program ini, bantuan yang diberikan tidak hanya berupa beasiswa, tetapi juga mencakup sarana prasarana, pendampingan UMKM, hingga bantuan bagi korban bencana. Seluruh prosesnya dilakukan secara transparan, mulai dari perencanaan anggaran dalam Rapat Dewan Gubernur BI hingga tahap verifikasi dan pelaporan pertanggungjawaban.

Dengan semangat “Dedikasi Untuk Negeri”, Bank Indonesia menegaskan bahwa perannya tidak hanya terbatas pada kebijakan moneter, tetapi juga dalam mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan melalui peningkatan kualitas hidup masyarakat. (Cipz)

Berita Terkait

Kesejahteraan Petani Padi, OJK dan Pemkab Lebak Bersinergi Pembiayaan dan Hilirisasi Pertanian
Bank Indonesia Banten: KKB x BIF 2026 Lampaui Target Transaksi, Tembus Rp15,85 Miliar
KKB x BIF 2026 Soroti Potensi Kopi Robusta Banten dan Tren Bisnis Kedai Kopi
Dari Etalase Lokal ke Rak Nasional, UMKM Banten Siap Tembus Pasar Ritel Modern
Pemprov Banten dan Bank Indonesia Percepat Investasi melalui BIF 2026
Bank Indonesia dan Pemprov Banten Perkuat UMKM dan Percepatan Investasi Lewat KKB x BIF 2026
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan Indonesia 2026–2030, Fokus Perkuat Digitalisasi, Intermediasi, dan Keuangan Berkelanjutan
Realisasi Investasi Banten Capai Rp66,3 Triliun, BI Fokus Beri Manfaat ke Ekonomi Lokal
Berita ini 89 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Kesejahteraan Petani Padi, OJK dan Pemkab Lebak Bersinergi Pembiayaan dan Hilirisasi Pertanian

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Bank Indonesia Banten: KKB x BIF 2026 Lampaui Target Transaksi, Tembus Rp15,85 Miliar

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:42 WIB

KKB x BIF 2026 Soroti Potensi Kopi Robusta Banten dan Tren Bisnis Kedai Kopi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Dari Etalase Lokal ke Rak Nasional, UMKM Banten Siap Tembus Pasar Ritel Modern

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Pemprov Banten dan Bank Indonesia Percepat Investasi melalui BIF 2026

Berita Terbaru