Penulis:
Wafiq Nurul Hikmah
Alia Rostiani
Anisah Nurmawati
Iim Irmawati
Sonia Ria Margaretta. N
Dosen Pembimbing : Elda Mnemonica Rosadi, S.Hum, M.Hum.
Kepala Program Studi : Zakaria Habib Al-Ra’zie, S.I.P., M.Sos
Kemahasiswaan : Jaka Maulana, S.A.P., M.A.P
Program Studi : Administrasi Negara Universitas Pamulang, Serang
[BANTENESIA.NET], LEBAK – Kegiatan ini merupakan implementasi nyata mahasiswa Kelompok PKM dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan juga diharapkan memberi bekal bagi warga Desa Jagabaya, Kabupaten Lebak, untuk memahami hak suara, proses pemilu, serta dampak hoaks dan politik uang dalam demokrasi.
Sambutan hangat datang dari masyarakat desa, khususnya tokoh karang taruna yang mendukung penuh. Warga hadir aktif berpartisipasi dalam sosialisasi dan diskusi, menciptakan ruang interaktif yang hidup. Program ‘Pojok Demokrasi’ oleh Kelompok PKM di Desa Jagabaya, Kabupaten Lebak, menjadi langkah cerdas untuk mendekatkan edukasi pemilu ke masyarakat pedesaan. Di tengah maraknya hoaks dan politik uang, inisiatif Kelompok PKM seperti ini krusial untuk membangun kesadaran warga agar memilih secara sadar dan berkualitas.
Bayangkan warga desa yang biasanya hanya mengikuti Arah tetua atau iming-iming sembako, kini bisa belajar langsung tentang hak suara, proses pemilu, dan bahaya politik transaksional melalui diskusi terbuka di pojok desa yang digagas Kelompok PKM.
Ini bukan sekadar ceramah, tapi wadah dialog yang melibatkan pemuda, ibu rumah tangga, hingga petani—memperkuat fondasi demokrasi dari akar rumput berkat dedikasi Kelompok PKM.
Pemerintah daerah dan KPU patut mendukung program yang lebih luas serupa dari Kelompok PKM, karena edukasi pemilu bukan biaya, tapi investasi jangka panjang untuk pemimpin yang benar-benar melayani rakyat. Desa Jagabaya sudah unggul berkat Kelompok PKM; yuk, sebarkan ke desa lain! ***







