BI Banten Soft Launching Sekolah Lapang Pertanian Holtikultura: Langkah Inovatif Tingkatkan Produktivitas dan Ekonomi Petani di Serang

- Redaktur

Jumat, 14 Juni 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

[BANTENESIA.NET] – Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten meluncurkan program inovatif Sekolah Lapang Pertanian Holtikultura di Sawah Luhur, Kota Serang. Program ini mengintegrasikan metode pertanian berkelanjutan dan digital dengan memanfaatkan lahan seluas 12 hektare untuk memenuhi 20 persen kebutuhan pangan holtikultura seperti cabai dan bawang.

Hal ini diketahui sebelum agenda Rapat Koordinasi TPID 2024, di Gedung KPw BI Banten, Jumat (14/6).

Soft Launching Sekolah Lapang

Dalam acara Soft Launching yang dihadiri berbagai pemangku kepentingan, termasuk Asda II Provinsi Banten, Penjabat (Pj) Walikota Serang, dan Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten.

Baca Juga :  Kirab Pawai Budaya: Memperingati HUT Ke-16 Kota Serang dan Ke-78 Kemerdekaan RI dengan Meriah

Kepala Perwakilan BI Banten, Ameriza M. Moesa, menyampaikan, “Sawah Luhur dipilih karena tanahnya subur dan lokasinya yang strategis dekat dengan pusat Kota Serang. Hal ini menjadikannya ideal untuk budidaya holtikultura serta pusat pembelajaran bagi petani,” ucapnya.

Dukungan Teknologi Smart Farming

Sekolah lapang ini mengadopsi teknologi smart farming, yang mencakup penggunaan drone dan metode pertanian modern lainnya.

“Kami juga siap mendukung secara pembiayaan dan akan diperluas dengan perbankan lainnya,” ujar Ameriza, menegaskan komitmen BI Banten dalam mendukung program ini.

Kolaborasi dan Komitmen

Program ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden untuk meningkatkan produktivitas hortikultura, mengadopsi pertanian ramah lingkungan, dan menciptakan ekosistem agrowisata yang mendukung peningkatan pendapatan petani. KPwBI Provinsi Banten berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah dan stakeholder lainnya melalui program 4K dan GNPIP guna mendukung pengendalian inflasi pangan di Provinsi Banten.

Baca Juga :  BI Meluncurkan Laporan Perekonomian 2023: Optimisme dan Kewaspadaan Menandai Tantangan 2024

Potensi Pertanian di Kota Serang

Asisten Daerah II Kota Serang, Yudi Suryadi, menyebut bahwa Kota Serang menyumbang 71 persen dari wilayah pertanian di Provinsi Banten, dengan luas lahan mencapai 365 hektare.

“Sawah Luhur mempunyai potensi besar untuk pengembangan holtikultura, terutama bawang yang membutuhkan pengairan cukup banyak,” ujarnya. Yudi berharap skema sekolah lapang ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, terutama dalam hal mekanisme pengairan.

Baca Juga :  Sumpah Pemuda: Inspirasi Pemersatu dari Masa Lalu untuk Generasi Kini

Menegaskan Komitmen Nasional

Acara ini juga menjadi momen untuk menegaskan kembali komitmen seluruh elemen bangsa dalam menjaga stabilitas harga dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Indonesia.

Dengan langkah-langkah inovatif dan dukungan teknologi modern, Sekolah Lapang Pertanian Holtikultura di Sawah Luhur diharapkan dapat menjadi model bagi daerah lain dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani, serta menjaga stabilitas ekonomi lokal dan nasional. (Pou)

Berita Terkait

DPRD Banten Dorong Reformasi Birokrasi, Empat Agenda Penataan OPD Masuk Pembahasan Pansus IV
Imigrasi Serang Hadirkan Layanan Pasporia di Jawara Banten Run 5K, Permudah Masyarakat Urus Paspor pada Akhir Pekan
Inovatif! Mahasiswa UNPAM Kampus Serang Dampingi Warga Desa Sasahan Olah Sampah Daun Kering Menjadi Kompos
Optimalisasi Pengelolaan Usaha Kelompok Tani Di Desa Sasahan, Melalui Pemanfaatan Buah Musiman, Pembukuan Sederhana Dan Digitalisasi Keuangan (Money Lover)
Mahasiswa Manajemen UNPAM Kampus Serang Edukasi Petani Desa Sasahan tentang Digital Finance untuk Perkuat pengelolaan Keuangan Usaha Tani
Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang
Tren Media Sosial Picu Impulsive Buying, Siswa Perlu Lebih Bijak Mengelola Uang Saku
Mahasiswa Universitas Pamulang Gelar Edukasi Financial Planning dan Pengembangan Diri di SMA Nur El Fallah
Berita ini 69 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 15:45 WIB

DPRD Banten Dorong Reformasi Birokrasi, Empat Agenda Penataan OPD Masuk Pembahasan Pansus IV

Minggu, 1 November 2026 - 22:09 WIB

Imigrasi Serang Hadirkan Layanan Pasporia di Jawara Banten Run 5K, Permudah Masyarakat Urus Paspor pada Akhir Pekan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Inovatif! Mahasiswa UNPAM Kampus Serang Dampingi Warga Desa Sasahan Olah Sampah Daun Kering Menjadi Kompos

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:10 WIB

Mahasiswa Manajemen UNPAM Kampus Serang Edukasi Petani Desa Sasahan tentang Digital Finance untuk Perkuat pengelolaan Keuangan Usaha Tani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang

Berita Terbaru