Semarak PQN 2026, BI Banten Perkuat Digitalisasi QRIS dan Perluas Layanan Pembayaran

Minggu, 16 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Banten, Sofwan Kurnia saat memberikan Edukasi QRIS. (Foto: Bantenesia)

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Banten, Sofwan Kurnia saat memberikan Edukasi QRIS. (Foto: Bantenesia)

[BANTENESIA.NET], TANGERANG SELATAN – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Banten terus memperkuat akselerasi digitalisasi sistem pembayaran melalui Semarak Puncak Pekan QRIS Nasional (PQN) Banten 2026 x Fun Walk Tangsel, Minggu (16/8/2026) pagi, di Bundaran Fortune Graha Raya, Tangerang Selatan.

Semarak Puncak Pekan QRIS Nasional (PQN) Banten 2026 x Fun Walk Tangsel, Minggu (16/8/2026) pagi, di Bundaran Fortune Graha Raya, Tangerang Selatan. (Foto: Bantenesia)

Kegiatan tersebut menjadi puncak rangkaian Pekan QRIS Nasional 2026 di Provinsi Banten, sekaligus momentum untuk memperluas penggunaan QRIS sebagai instrumen pembayaran digital yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal.

Pekan QRIS Nasional 2026 berlangsung serentak pada 11–16 Agustus 2026 dengan mengusung tema “Rayakan Digitalisasi! QRIS-nya Satu, Menangnya Banyak!”. Melalui kampanye tersebut, Bank Indonesia mendorong masyarakat semakin terbiasa menggunakan QRIS dalam berbagai aktivitas transaksi sehari-hari.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, Sofwan Kurnia, mengatakan perkembangan digitalisasi sistem pembayaran di Banten terus menunjukkan kinerja positif.

Hingga Juni 2026, jumlah pengguna QRIS di Provinsi Banten telah mencapai sekitar 3,7 juta pengguna dengan 2,9 juta merchant. Capaian tersebut menempatkan Banten sebagai provinsi dengan jumlah merchant QRIS terbesar kelima di Indonesia.

“Capaian tersebut menunjukkan semakin kuatnya penerimaan masyarakat dan pelaku usaha terhadap pembayaran digital. Ke depan, perluasan QRIS tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan jumlah pengguna dan merchant, tetapi juga memperluas pemanfaatannya dalam berbagai aktivitas ekonomi dan layanan publik,” ujar Sofwan.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Banten, Sofwan Kurnia saat sesi Wawancara Media. (Foto: Bantenesia)

Menurut Sofwan, digitalisasi akan memberikan dampak yang semakin besar apabila didukung kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, perbankan, industri sistem pembayaran, pelaku UMKM, komunitas, akademisi hingga masyarakat.

Baca Juga :  Indosat Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Program GenSi, Ubah Konektivitas Digital Jadi Peluang Bisnis

Sepanjang pelaksanaan PQN Banten 2026, BI bersama pemerintah daerah dan berbagai mitra menghadirkan sejumlah program, di antaranya QRIS TAP pada KRL, Bus Tayo dan Si Benteng, QRIS Goes to University, QRIS Goes to Community, OnBoarding pengguna baru, Semarak QRIS, bazar UMKM, hingga edukasi pembayaran pajak dan retribusi daerah menggunakan QRIS.

BI juga terus memperluas implementasi QRIS TAP, inovasi pembayaran berbasis teknologi Near Field Communication (NFC) yang memungkinkan masyarakat melakukan transaksi hanya dengan satu kali tap.

Di Provinsi Banten, implementasi QRIS TAP telah dimulai pada 14–16 Agustus 2026 melalui layanan Bus Tayo Kota Tangerang, merchant di Bintaro Jaya Xchange Mall, serta pembayaran pajak. Implementasinya akan terus diperluas ke berbagai layanan publik lainnya.

Dalam kampanye tersebut, masyarakat yang melakukan tap out KRL di Stasiun Rangkasbitung, Cisauk, dan Jurangmangu selama periode 11–16 Agustus 2026 juga berkesempatan mendapatkan suvenir yang dapat ditukarkan di Booth Bank Indonesia.

Selain itu, masyarakat dapat menikmati promo tarif spesial Rp81 menggunakan QRIS TAP pada layanan Bus Tayo dan Si Benteng dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Tak hanya pembayaran ritel dan transportasi, PQN Banten 2026 juga memperkuat elektronifikasi transaksi pemerintah daerah. Booth layanan Bank Indonesia dan Bapenda telah menjangkau lebih dari 2.000 peserta, termasuk wajib pajak, melalui layanan pembayaran pajak daerah dan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di sejumlah titik mobilitas masyarakat.

Baca Juga :  IGPKhI Banten Gelar Gebyar Talenta Seni & Olahraga di Hari Guru Nasional 2023, Mewujudkan Guru yang Profesional, Inovatif, Kreatif dan Sportif
Semarak Puncak Pekan QRIS Nasional (PQN) Banten 2026 x Fun Walk Tangsel, Minggu (16/8/2026) pagi, di Bundaran Fortune Graha Raya, Tangerang Selatan. (Foto: Bantenesia)

Layanan tersebut antara lain hadir di Intermoda BSD City, Tunnel Jurangmangu Bintaro Jaya Xchange, dan Stasiun Rangkasbitung.

Sofwan menegaskan, ke depan Bank Indonesia Provinsi Banten akan terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk memperluas implementasi QRIS, meningkatkan literasi dan akseptasi pembayaran digital, serta memastikan inovasi sistem pembayaran memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pelaku usaha.

“Digitalisasi akan memberikan dampak yang semakin besar apabila didukung oleh kolaborasi yang kuat. Karena itu, kami mengapresiasi seluruh pihak yang terus mendukung perluasan penggunaan QRIS di Provinsi Banten,” tuturnya.

Sementara itu, Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan digitalisasi pembayaran memberikan kemudahan bagi masyarakat, khususnya dalam memenuhi berbagai kewajiban kepada pemerintah daerah.

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie (Tengah), saat Membuka Puncak Semarak PQN Banten 2026. (Foto: Bantenesia)

“Masyarakat atau warga Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang, dan Tangerang Raya bisa membayar pajak PBB-P2 menggunakan QRIS dan mendapatkan souvenir menarik,” kata Benyamin.

Menurut Benyamin, digitalisasi pembayaran menjadi bagian penting dalam meningkatkan kemudahan pelayanan publik sekaligus mendukung optimalisasi pendapatan daerah.

Hal senada disampaikan Sekretaris Daerah Kota Tangerang Selatan Bambang Noertjahjo. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dan Bank Indonesia dalam memperluas penggunaan QRIS telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca Juga :  Indosat Ooredoo Hutchison Raih Penghargaan Stevie Awards 2024 Berkat AI yang Empatik
Sekretaris Daerah Kota Tangerang Selatan Bambang Noertjahjo, saat sesi Wawancara Media. (Foto: Bantenesia)

“Digitalisasi pembayaran tidak hanya berkaitan dengan transaksi jual beli, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk pembayaran berbagai kewajiban masyarakat kepada pemerintah daerah,” ucapnya Bambang.

Dengan sistem pembayaran digital, lanjut Bambang, masyarakat tidak harus selalu datang secara langsung ke lokasi pelayanan untuk menyelesaikan kewajibannya. Kondisi tersebut diharapkan membuat pelayanan publik menjadi semakin mudah, cepat, dan efisien.

Puncak PQN Banten 2026 melalui Semarak PQN Banten 2026 x Fun Walk Tangsel juga dikemas secara edukatif dan interaktif. Masyarakat dapat mencoba langsung berbagai inovasi pembayaran digital melalui QRIS Experience Games VR dan QRIS TAP Experience di Booth Bank Indonesia.

Booth Bank Indonesia. (Foto: Bantenesia)

BI juga terus memperluas manfaat QRIS melalui QRIS Cross Border, yang memungkinkan transaksi pembayaran lintas negara di negara-negara yang telah terhubung dengan sistem tersebut.

Bank Indonesia mengajak masyarakat Banten untuk terus menggunakan QRIS secara CEMUMUAH, yakni Cepat, Mudah, Murah, Aman, dan Andal, serta tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dalam setiap transaksi digital.

Melalui perluasan penggunaan QRIS, QRIS TAP, dan QRIS Cross Border, Bank Indonesia berharap ekosistem ekonomi dan keuangan digital di Banten semakin inklusif, efisien, aman, dan berkelanjutan, sekaligus mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. (Cipz)

Berita Terkait

Kartu Kredit Indonesia Diluncurkan di HUT RI ke-81, MDR QRIS 0% Diperluas
Ekonomi Banten Tumbuh 5,49 Persen, Bank Indonesia Optimistis Prospek 2026 Tetap Terjaga
FERBA dan QJI 2026, Bank Indonesia Ajak Masyarakat Perkuat Literasi Rupiah dan Digitalisasi Pembayaran
OJK Luncurkan Optimalisasi SLIK Perkuat Akses Pembiayaan UMKM dan Program 3 Juta Rumah
OJK Setujui Penggabungan 5 BPR ke BPR Ragasakti, Perkuat Industri Perbankan di Banten
The Royale Krakatau Hotel Hadirkan Intimate Wedding Showcase 2026, Padukan Tradisi dan Elegansi Modern
BI Banten Ungkap Kekuatan Ekonomi Daerah dalam Krisis Global
Bank Indonesia Banten Perkuat Literasi Keuangan, Ratusan Mahasiswa Terima Beasiswa 2026

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:13 WIB

Kartu Kredit Indonesia Diluncurkan di HUT RI ke-81, MDR QRIS 0% Diperluas

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:29 WIB

Semarak PQN 2026, BI Banten Perkuat Digitalisasi QRIS dan Perluas Layanan Pembayaran

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:14 WIB

FERBA dan QJI 2026, Bank Indonesia Ajak Masyarakat Perkuat Literasi Rupiah dan Digitalisasi Pembayaran

Senin, 6 Juli 2026 - 21:49 WIB

OJK Luncurkan Optimalisasi SLIK Perkuat Akses Pembiayaan UMKM dan Program 3 Juta Rumah

Rabu, 1 Juli 2026 - 21:13 WIB

OJK Setujui Penggabungan 5 BPR ke BPR Ragasakti, Perkuat Industri Perbankan di Banten

Berita Terbaru