Tantangan dan Harapan Kesehatan di Provinsi Banten

- Redaktur

Jumat, 5 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sangap Tua Simarmata, Mahasiswa Ilmu Hukum UNPAM Serang. (Foto: Istimewa)

Sangap Tua Simarmata, Mahasiswa Ilmu Hukum UNPAM Serang. (Foto: Istimewa)

Sangap Tua Simarmata,

Mahasiswa Fakultas Prodi Ilmu Hukum,

Universitas Pamulang (UNPAM) Kota Serang

[BANTENESIA.NET], KOTA SERANG – Provinsi Banten menjadi salah satu wilayah yang mengalami kemajuan cukup berarti di bidang kesehatan dalam beberapa tahun terakhir. Berbagai capaian positif, seperti meningkatnya penemuan kasus tuberkulosis (TBC) dan turunnya angka kematian ibu serta bayi, menunjukkan adanya komitmen kuat pemerintah daerah untuk memperbaiki kualitas layanan kesehatan.

Namun, di balik kemajuan tersebut, masih tersimpan sejumlah persoalan serius yang perlu segera diatasi.

Salah satu isu utama adalah penyakit menular seperti TBC, kusta, dan HIV/AIDS. Data Dinas Kesehatan menunjukkan bahwa meskipun penemuan kasus TBC di Banten sudah melampaui target nasional, tingkat kesembuhan masih di bawah standar 90%.

Baca Juga :  Bawaslu Banten di Persimpangan Kepercayaan Publik

Hal ini mengindikasikan masih lemahnya pengawasan pengobatan dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengobatan tuntas.

Selain itu, kasus kusta kembali muncul di beberapa kabupaten seperti Tangerang dan Lebak, bahkan sebagian penderitanya adalah anak-anak. Ini menjadi tanda bahwa sistem deteksi dini dan edukasi kesehatan masih belum merata.

Tidak hanya penyakit menular, kasus penyakit akibat lingkungan juga menjadi perhatian serius. Data tahun 2023 mencatat lebih dari 500 ribu kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), terutama di daerah perkotaan seperti Cilegon dan Tangerang.

Baca Juga :  Langkah Awal Menuju Pemilihan Walikota: PDIP Kota Serang Buka Penjaringan Bakal Calon Hari Ini

Polusi udara dari aktivitas industri dan kendaraan bermotor menjadi faktor utama yang memperburuk kondisi ini. Sayangnya, pengendalian lingkungan di Banten belum berjalan optimal, padahal dampaknya sangat besar terhadap kesehatan masyarakat.

Meski demikian, Banten juga layak diapresiasi karena berhasil menurunkan angka kematian ibu dan bayi hingga berada di bawah rata-rata nasional. Capaian ini menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan dasar seperti posyandu, bidan desa, dan puskesmas masih berfungsi baik di sebagian besar wilayah.

Namun untuk mewujudkan masyarakat Banten yang benar-benar sehat, dibutuhkan komitmen lintas sektor. Pemerintah tidak bisa hanya fokus pada aspek kuratif (pengobatan), tetapi juga harus memperkuat upaya promotif dan preventif, terutama dalam edukasi masyarakat, peningkatan sanitasi, dan pengendalian polusi.

Baca Juga :  Pendapat Mahasiswa Mengenai Tantangan Keadilan di Era Digital Antara Transparasi dan Fenomena: No Viral No Justice

Kerja sama antara Dinas Kesehatan, Lingkungan, dan Pendidikan menjadi kunci agar kesadaran hidup sehat tumbuh dari akar masyarakat.

Sebagai mahasiswa fakultas prodi ilmu hukum, saya melihat bahwa tantangan kesehatan di Banten bukan hanya soal fasilitas, tetapi juga soal perubahan perilaku dan kepedulian sosial.

Jika pemerintah, tenaga medis, dan masyarakat mampu bekerja bersama, bukan tidak mungkin Banten bisa menjadi contoh daerah dengan sistem kesehatan yang kuat dan berkeadilan bagi semua warganya.

Sumber Data: Badan Pusat Statistik Provinsi Banten, Dinas Kesehatan Provinsi Banten.

***

Berita Terkait

Perlindungan Data Pribadi: Hak yang Masih Rentan di Era Digital
Korupsi Masih Merajalela: Ketika Hukuman Belum Memberikan Efek Jera
Netralitas ASN: Aturan Sudah Ada, Pelanggaran Masih Terjadi
Kekerasan Seksual: Ketika Korban Masih Berjuang Mendapatkan Keadilan
Darurat Judi Online: Ketika Hukum Masih Tertinggal dari Kejahatan Digital
Ketika Kelalaian Mengancam: Tanggung Jawab Hukum dalam Pengelolaan Wisata Baduy
Generasi Z Jadi Garda Terdepan Menjaga Pancasila di Era Digital
Spekulasi Opini Publik terhadap Kasus Nadiem Makarim Sebelum Putusan Pengadilan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:03 WIB

Perlindungan Data Pribadi: Hak yang Masih Rentan di Era Digital

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:00 WIB

Korupsi Masih Merajalela: Ketika Hukuman Belum Memberikan Efek Jera

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:58 WIB

Netralitas ASN: Aturan Sudah Ada, Pelanggaran Masih Terjadi

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:56 WIB

Kekerasan Seksual: Ketika Korban Masih Berjuang Mendapatkan Keadilan

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:51 WIB

Darurat Judi Online: Ketika Hukum Masih Tertinggal dari Kejahatan Digital

Berita Terbaru