Pengalaman Magang di Disdukcapil Kabupaten Serang: Belajar Mewujudkan Pelayanan Publik yang Berkualitas

Sabtu, 27 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan UNPAM Kampus Serang, Amanda Dewiyanti Agustin. (Foto: Istimewa)

Mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan UNPAM Kampus Serang, Amanda Dewiyanti Agustin. (Foto: Istimewa)

Oleh: Amanda Dewiyanti Agustin
(Mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan UNPAM Kampus Serang)

[BANTENESIA.NET] – Magang merupakan salah satu kegiatan yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal dunia kerja secara langsung. Selama menempuh perkuliahan, saya banyak mempelajari teori mengenai pelayanan publik. Namun, melalui kegiatan magang di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Serang, saya dapat melihat secara nyata bagaimana pelayanan tersebut diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pengalaman ini menjadi pembelajaran yang sangat berharga karena saya bisa memahami proses pelayanan publik dari sudut pandang instansi pemerintah sekaligus masyarakat sebagai penerima layanan.

Selama menjalani magang, saya membantu pada bagian pelayanan administrasi kependudukan. Aktivitas yang paling sering saya lakukan adalah membantu masyarakat melakukan pendaftaran melalui aplikasi Serang Bahagia, mengarahkan masyarakat sesuai jenis layanan yang dibutuhkan, serta membantu memeriksa kelengkapan dokumen sebelum diserahkan kepada petugas. Selain itu, saya juga berkesempatan mengamati secara langsung proses pelayanan berbagai dokumen kependudukan, seperti pembuatan Kartu Keluarga (KK), perubahan data kependudukan, perekaman KTP elektronik bagi pemula, hingga pencetakan KTP. Meskipun tidak terlibat dalam proses penginputan data melalui aplikasi SIAK karena hanya dapat diakses oleh pegawai, saya memperoleh banyak pengetahuan dengan memperhatikan setiap tahapan pelayanan yang dilakukan oleh petugas.

Baca Juga :  Mahasiswa Unpam Pelajari Administrasi Proyek Infrastruktur Air Melalui Magang di Dinas PUPR Kota Serang

Dari pengalaman tersebut, saya menyadari bahwa memberikan pelayanan kepada masyarakat bukanlah pekerjaan yang mudah. Setiap hari selalu ada masyarakat dengan kebutuhan dan permasalahan yang berbeda. Ada yang sudah memahami prosedur pelayanan, tetapi masih banyak juga masyarakat, khususnya orang tua, yang belum terbiasa menggunakan layanan berbasis digital sehingga membutuhkan pendampingan. Sebaliknya, sebagian besar masyarakat dari kalangan anak muda sudah cukup memahami penggunaan aplikasi maupun alur pelayanan yang tersedia. Hal ini menunjukkan bahwa transformasi digital memang sangat membantu, tetapi tetap perlu diimbangi dengan edukasi kepada masyarakat agar semua lapisan dapat merasakan manfaatnya.

Baca Juga :  Gen Z dan Redefinisi Ekonomi Digital: Bukan Sekadar Tren, Tapi Napas Keberlanjutan Indonesia

Selama magang saya juga melihat bahwa jumlah masyarakat yang datang ke Disdukcapil sering kali sangat banyak sehingga antrean pelayanan cukup panjang. Di beberapa kesempatan, proses pelayanan sempat mengalami kendala akibat gangguan jaringan atau sistem sehingga masyarakat harus menunggu lebih lama. Bahkan, tidak sedikit masyarakat yang bertanya kapan nomor antreannya akan dipanggil karena merasa waktu tunggunya cukup lama. Meskipun demikian, saya melihat para pegawai tetap berusaha memberikan pelayanan dengan baik dan ramah kepada masyarakat. Dari situ saya belajar bahwa pelayanan publik tidak hanya bergantung pada kemampuan petugas, tetapi juga dipengaruhi oleh kesiapan sistem dan sarana pendukung yang digunakan.

Baca Juga :  Makan Bergizi Gratis: Niat Mulia, Eksekusi Ala Kampanye

Melalui kegiatan magang ini, saya memperoleh pengalaman yang tidak bisa didapatkan hanya dari proses belajar di kelas. Saya menjadi lebih memahami pentingnya pelayanan administrasi kependudukan serta menyadari bahwa sikap ramah, tanggung jawab, komunikasi yang baik, dan kesabaran merupakan hal yang sangat penting dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Saya berharap pengalaman ini dapat menjadi bekal untuk terus mengembangkan kemampuan diri dan mempersiapkan diri menjadi lulusan yang mampu memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kualitas pelayanan publik di masa mendatang. ***

Berita Terkait

Universitas Pamulang Kampus Serang Perkuat Kapasitas Perangkat Desa melalui Program Pengabdian Masyarakat
UNPAM Perkuat Literasi dan Manajemen Keuangan Desa Bejod, Dorong Tata Kelola yang Transparan dan Akuntabel
Dosen Unpam Kampus Serang Gelar PKM, Tingkatkan Produktivitas Pengelola BUMDes di Lebak
Universitas Pamulang Gelar PKM di Desa Bejod Lebak, Tingkatkan Kesiapan Kerja Masyarakat
Tingkatkan Literasi Keuangan Digital, Siswa SMAN 8 Pandeglang Diajak Bijak Kelola Uang
Mahasiswa UNPAM Serang Gelar Edukasi Literasi Keuangan bagi Siswa SMAN 1 Lebak Wangi
Membangun Jiwa Entrepreneur Muda Sejak Dini: UNPAM Kampus Serang Gelar Edukasi Manajemen Pemasaran di SMAN 1 Lebak Wangi
Literasi Keuangan Digital Jadi Bekal Siswa, UNPAM Kampus Serang Gelar PKM di SMAN 1 Lebak Wangi

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:42 WIB

Universitas Pamulang Kampus Serang Perkuat Kapasitas Perangkat Desa melalui Program Pengabdian Masyarakat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:17 WIB

UNPAM Perkuat Literasi dan Manajemen Keuangan Desa Bejod, Dorong Tata Kelola yang Transparan dan Akuntabel

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:12 WIB

Dosen Unpam Kampus Serang Gelar PKM, Tingkatkan Produktivitas Pengelola BUMDes di Lebak

Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:19 WIB

Universitas Pamulang Gelar PKM di Desa Bejod Lebak, Tingkatkan Kesiapan Kerja Masyarakat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:47 WIB

Tingkatkan Literasi Keuangan Digital, Siswa SMAN 8 Pandeglang Diajak Bijak Kelola Uang

Berita Terbaru

(Foto: Istimewa)

Ekonomi Bisnis

Pemprov Banten dan Bank Indonesia Percepat Investasi melalui BIF 2026

Kamis, 15 Okt 2026 - 14:14 WIB