Bijak dalam Memilih Informasi di Media Sosial

Minggu, 28 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa Ilmu Hukum UNPAM Serang, Dimas Hermawa. (Foto: Istimewa)

Mahasiswa Ilmu Hukum UNPAM Serang, Dimas Hermawa. (Foto: Istimewa)

Oleh: DIMAS HERMAWAN
Kelas: 02hksp006
Nim: 251090200496
(Mahasiswa Ilmu Hukum UNPAM Serang)

[BANTENESIA.NET] – Setiap kita bangun tidur, Hal pertama yang kita cari pasti ponsel. Dalam sekejap kita langsung diserbu ratusan informasi di media sosial. Sekarang, bukan kita yang mencari informasi, tapi informasi yang menenggelamkan kita. Bukannya bikin makin pintar, banjir informasi ini malah sering bikin kita cemas dan malas berpikir kritis.

Baca Juga :  Mahasiswa Unpam Kota Serang Dampingi UMKM Gerabah Kelola Keuangan Lebih Tertib

Banyak yang mengira makin banyak membaca informasi bikin makin luas wawasan kita. Padahal tidak selalu begitu. Otak yang terus menerus dijejali informasi tanpa henti akan kelelahan. Akibatnya, kita cuma membaca judulnya saja, langsung ambil kesimpulan, lalu membagikannya ke grup WhatsApp tanpa dicek dulu. Inilah mengapa hoaks dan fitnah sangat mudah menyebar.

Memang benar media sosial memudahkan kita mendapatkan informasi dengan cepat. Berbagai berita dan pengetahuan dapat diakses hanya melalui ponsel. Namun, kemudahan ini harus diimbangi dengan sikap bijak dalam memilih informasi. Jika tidak, kita dapat dengan mudah terpengaruh oleh hoaks, fitnah, atau informasi yang menyesatkan.

Baca Juga :  Kemampuan Literasi Politik Digital dan Penyebaran Hoaks Terencana

Jadi, tantangan kita sekarang bukan lagi mencari informasi, tapi menyaringnya. Kita butuh “diet informasi”. Otak kita butuh asupan yang bergizi, bukan “makanan sampah” seperti gosip atau berita bohong. Caranya? Batasi waktu main medsos, pilih sumber yang tepercaya, dan jangan langsung percaya sebelum memeriksa kebenarannya.

Baca Juga :  Antrian Online e-KTP: Solusi Praktis atau Tantangan Baru? Apakah Masyarakat Merasa Puas dengan Sistem ini?

Pada akhirnya, orang cerdas di zaman digital bukan orang yang tahu segalanya, melainkan orang yang tahu informasi mana yang harus diabaikan. Menjadi bijak itu pilihan, dan itu dimulai dari jempol kita sendiri. ***

Berita Terkait

Mall Cilegon Center di Tengah Gempuran Bisnis Online, Mampukah Usaha Offline Bertahan?
Mobile JKN: Solusi Digital atau Tantangan Baru bagi Peserta BPJS Kesehatan?
Menjejak Dunia Riset: Kunjungan Industri Pertama HMM UNPAM Serang ke BRIN
Live TikTok: Strategi Efisiensi Keuangan untuk Mengakses Informasi UNPAM Lebih Dekat Tanpa Datang ke Kampus
Pleno Tengah HMJM Periode V: Evaluasi sebagai Landasan Mewujudkan Organisasi yang Lebih Efektif, Terarah, dan Berkualitas
Masa Depan Lulusan Sistem Komputer di Dunia Kerja
Status “Freeze” MSCI Bikin Rp75 Triliun Dana Asing Kabur dari Bursa Indonesia
Menjaga Data Pribadi di Internet: Mengapa “Password” Kuat Saja Tidak Cukup?

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 17:36 WIB

Mall Cilegon Center di Tengah Gempuran Bisnis Online, Mampukah Usaha Offline Bertahan?

Kamis, 10 September 2026 - 12:37 WIB

Mobile JKN: Solusi Digital atau Tantangan Baru bagi Peserta BPJS Kesehatan?

Rabu, 2 September 2026 - 21:37 WIB

Menjejak Dunia Riset: Kunjungan Industri Pertama HMM UNPAM Serang ke BRIN

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:48 WIB

Live TikTok: Strategi Efisiensi Keuangan untuk Mengakses Informasi UNPAM Lebih Dekat Tanpa Datang ke Kampus

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:11 WIB

Pleno Tengah HMJM Periode V: Evaluasi sebagai Landasan Mewujudkan Organisasi yang Lebih Efektif, Terarah, dan Berkualitas

Berita Terbaru