Peningkatan Efisiensi Operasional melalui Perbaikan Proses Bisnis di SBU-CM PT KPdP

Sabtu, 27 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswi UNPAM Serang, Iim Irmawati. (Foto: Istimewa)

Mahasiswi UNPAM Serang, Iim Irmawati. (Foto: Istimewa)

Penulis: Iim Irmawati
(Mahasiswi UNPAM Serang)

[BANTENESIA.NET] – Di era industri yang semakin kompetitif, perusahaan dituntut mampu menjalankan proses kerja secara efektif agar dapat mempertahankan daya saingnya. Efisiensi operasional bukan hanya berkaitan dengan penggunaan sumber daya yang hemat, tetapi juga mencerminkan kemampuan organisasi dalam mengelola koordinasi, administrasi, dan pengambilan keputusan secara cepat. Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi Strategic Business Unit–Central Maintenance (SBU-CM) PT Krakatau Perawatan dan Perbengkelan (PT KPdP) yang memiliki tanggung jawab dalam mendukung kegiatan pemeliharaan dan perbaikan fasilitas industri.

Berdasarkan hasil pengamatan selama pelaksanaan magang, aktivitas operasional di SBU-CM melibatkan berbagai bagian yang saling berkaitan, seperti SDM dan Umum, Komersial, Engineering & Project, serta Operasional. Setiap bagian memiliki fungsi yang berbeda, namun keberhasilan pekerjaan sangat bergantung pada kelancaran koordinasi antarunit. Ketika informasi, dokumen, atau persetujuan terlambat diterima oleh salah satu bagian, proses kerja berikutnya ikut mengalami penundaan sehingga target penyelesaian pekerjaan menjadi lebih lama.

Baca Juga :  Empat Mahasiswa UNTIRTA Berkolaborasi dengan Gerakan Kakak Aman Indonesia untuk Melawan Kekerasan Seksual

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa tantangan utama bukan terletak pada kemampuan individu, melainkan pada sistem kerja yang masih memerlukan penyempurnaan. Alur koordinasi yang cukup panjang menyebabkan perpindahan informasi tidak selalu berlangsung secara cepat. Selain itu, pengelolaan dokumen administrasi yang belum sepenuhnya terdigitalisasi membuat proses pencarian data dan distribusi informasi memerlukan waktu lebih lama dibandingkan apabila seluruh dokumen telah terintegrasi dalam satu sistem.

Baca Juga :  Literasi Keuangan Digital Jadi Bekal Siswa, UNPAM Kampus Serang Gelar PKM di SMAN 1 Lebak Wangi
(Foto: Istimewa)

Menurut saya, perbaikan proses bisnis perlu menjadi prioritas agar setiap aktivitas operasional dapat berjalan lebih efisien. Penyederhanaan alur kerja harus dilakukan tanpa mengurangi fungsi pengawasan sehingga proses administrasi tetap akuntabel. Di sisi lain, penerapan sistem informasi yang terintegrasi akan membantu setiap bagian memperoleh data secara lebih cepat, meminimalkan kesalahan administrasi, serta mempercepat proses koordinasi dalam penyelesaian pekerjaan.

Perusahaan juga perlu memperjelas pembagian tugas dan tanggung jawab pada setiap unit kerja. Kejelasan peran akan mengurangi potensi tumpang tindih pekerjaan sekaligus mempercepat proses pengambilan keputusan. Selain itu, komunikasi antarbagian harus terus diperkuat agar setiap unit memiliki pemahaman yang sama mengenai target pekerjaan dan langkah yang harus dilakukan ketika menghadapi kendala operasional.

Baca Juga :  Mahasiswa Administrasi Negara Pelajari Penerapan SOP dalam Pelayanan Pelanggan

Pada akhirnya, peningkatan efisiensi operasional tidak dapat dicapai hanya melalui penggunaan teknologi, tetapi juga memerlukan komitmen seluruh sumber daya manusia dalam menerapkan sistem kerja yang disiplin, kolaboratif, dan berorientasi pada perbaikan berkelanjutan. Dengan proses bisnis yang lebih sederhana, koordinasi yang lebih efektif, serta administrasi yang terdigitalisasi, SBU-CM PT KPdP memiliki peluang besar untuk meningkatkan kualitas pelayanan, mempercepat penyelesaian pekerjaan, dan memperkuat daya saing perusahaan di industri jasa pemeliharaan dan perbengkelan. ***

Berita Terkait

UNPAM Perkuat Literasi dan Manajemen Keuangan Desa Bejod, Dorong Tata Kelola yang Transparan dan Akuntabel
Dosen Unpam Kampus Serang Gelar PKM, Tingkatkan Produktivitas Pengelola BUMDes di Lebak
Tingkatkan Literasi Keuangan Digital, Siswa SMAN 8 Pandeglang Diajak Bijak Kelola Uang
Mahasiswa UNPAM Serang Gelar Edukasi Literasi Keuangan bagi Siswa SMAN 1 Lebak Wangi
Membangun Jiwa Entrepreneur Muda Sejak Dini: UNPAM Kampus Serang Gelar Edukasi Manajemen Pemasaran di SMAN 1 Lebak Wangi
Literasi Keuangan Digital Jadi Bekal Siswa, UNPAM Kampus Serang Gelar PKM di SMAN 1 Lebak Wangi
354 Lulusan Diwisuda Gelombang I, Universitas Faletehan Bekali Mahasiswa Pengalaman Magang ke Jepang dan Taiwan
Ketua DPD IKM Tangsel Salurkan Bantuan, Ringankan Beban Biaya Bulanan Mahasiswa UNPAM

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:17 WIB

UNPAM Perkuat Literasi dan Manajemen Keuangan Desa Bejod, Dorong Tata Kelola yang Transparan dan Akuntabel

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:12 WIB

Dosen Unpam Kampus Serang Gelar PKM, Tingkatkan Produktivitas Pengelola BUMDes di Lebak

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:41 WIB

Mahasiswa UNPAM Serang Gelar Edukasi Literasi Keuangan bagi Siswa SMAN 1 Lebak Wangi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Membangun Jiwa Entrepreneur Muda Sejak Dini: UNPAM Kampus Serang Gelar Edukasi Manajemen Pemasaran di SMAN 1 Lebak Wangi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:39 WIB

Literasi Keuangan Digital Jadi Bekal Siswa, UNPAM Kampus Serang Gelar PKM di SMAN 1 Lebak Wangi

Berita Terbaru