Mahasiswa UNPAM Ajak Siswa SMAN 1 Kramatwatu Bijak Bermedia Sosial dan Waspada Hoaks

Rabu, 30 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa)

(Foto: Istimewa)

Tim Kelompok:

Ketua: Syahri Denta Ramadhanu,
Adrian Raihansyah,
Khoirunnisa Awalia Putri, dan
Syufatul Ami Mubarokah

Bimbingan Dosen : Muhammad Akbar Maulana, S.IP., M.IP,

Universitas Pamulang (UNPAM) PSDKU Serang

[BANTENESIA.NET], SERANG – Media sosial kini sudah menjadi bagian dari keseharian pelajar. Mereka memakainya untuk belajar, berkarya, dan berteman. Namun di balik kemudahan itu, ada risiko yang mengintai, mulai dari hoaks, perundungan di dunia maya, hingga data pribadi yang disalahgunakan.

Untuk membantu siswa menghadapi persoalan tersebut, tim mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Pamulang (UNPAM) Kampus Serang yang terdiri atas Syahri Denta Ramadhanu sebagai ketua, Adrian Raihansyah, Khoirunnisa Awalia Putri, dan Syufatul Ami Mubarokah, dengan bimbingan dosen Muhammad Akbar Maulana, S.IP., M.IP, menggelar Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SMAN 1 Kramatwatu, Kabupaten Serang, kamis 15 oktober 2026. Kegiatan bertema “Penguatan Etika Bermedia Sosial dan Literasi Digital Bagi Siswa SMAN 1 Kramatwatu Dalam Mendukung Civic Governance di Era Pemerintahan Digital” ,diikuti 36 siswa, dan dibuka oleh perwakilan pihak sekolah ibu Siti Zubaida,S.Pd, M.Pdsebagai wakil kepala sekolah di bidang humas.

Baca Juga :  Sosialisasi Meningkatkan Motivasi Belajar dan Komunikasi Efektif bagi Santri dan Pengurus di Pesantren Modern KULNI

Ketua Pelaksana PKM, Syahri Denta Ramadhanu, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan serta membantu siswa memakai media sosial dengan aman, sopan, dan bermanfaat.

Materi dibuka dengan penjelasan bahwa media sosial punya dua sisi. Siswa diingatkan bahwa unggahan mudah tersimpan dan sulit dihapus, serta bahwa algoritma cenderung menampilkan hal yang sejalan dengan pendapat kita sehingga mudah membuat orang merasa paling benar. Siswa kemudian mengenal empat pilar literasi digital, yaitu kecakapan, etika, keamanan, dan budaya digital, lalu membahas etika bermedia sosial: bertanggung jawab, berempati, menghormati perbedaan, menghargai karya orang, dan menjaga privasi.

Baca Juga :  Pelatihan Manajemen Risiko Perkuat Kapasitas BUMDes Desa Cikamunding Lebak

Pada materi hoaks, siswa diajak mengenali ciri-cirinya, seperti judul yang heboh, sumber yang tidak jelas, isi yang memancing emosi, dan ajakan agar segera disebarkan. Mereka lalu diperkenalkan lima langkah sebelum membagikan informasi: memeriksa sumber, membandingkan dengan sumber lain, menelusuri konteks, memakai situs cek fakta, dan menahan diri untuk tidak langsung meneruskan. Tim menyebutnya dengan semboyan “saring dulu, baru sharing”.

Siswa juga membahas perundungan online. Mereka diajak memahami bahwa candaan yang menyakiti perasaan tetap termasuk perundungan, serta mempelajari langkah yang bisa dilakukan, yaitu tidak membalas dengan emosi, menyimpan bukti, melaporkan, dan bercerita kepada guru atau orang tua. Pada bagian data pribadi, siswa diingatkan agar tidak membagikan kode OTP, kata sandi, atau nomor identitas, dan mulai memakai kata sandi yang kuat serta verifikasi dua langkah.

Baca Juga :  Makan Bergizi Gratis dan Krisis Kepercayaan Publik: Ketika Program Mulia Berhadapan dengan Tata Kelola

Penyampaian materi dipadukan dengan diskusi tanya jawab, agar siswa bisa lebih memahaminya.

Dosen Pembimbing, Muhammad Akbar Maulana, S.IP., M.I.P, menyebutkan bahwa warga yang melek digital berperan penting dalam menjaga kualitas layanan publik. Warga tidak hanya menerima layanan, tetapi juga dapat memberi masukan dan ikut mengawasi, selama dilakukan dengan cara yang benar. Konsep ini dikenal sebagai Civic Governance, yaitu keterlibatan warga dalam tata kelola pemerintahan.

Di akhir kegiatan, tim PKM menyerahkan cendramata secara simbolis sebagai tanda terima kasih kepada pihak perwakilan SMAN 1 Kramatwatu. Tim berharap materi ini tidak berhenti di ruang kegiatan, tetapi diterapkan siswa sehari-hari dan ditularkan kepada teman serta keluarga. ***

Berita Terkait

Universitas Pamulang Kampus Serang Perkuat Kapasitas Perangkat Desa melalui Program Pengabdian Masyarakat
UNPAM Perkuat Literasi dan Manajemen Keuangan Desa Bejod, Dorong Tata Kelola yang Transparan dan Akuntabel
Dosen Unpam Kampus Serang Gelar PKM, Tingkatkan Produktivitas Pengelola BUMDes di Lebak
Universitas Pamulang Gelar PKM di Desa Bejod Lebak, Tingkatkan Kesiapan Kerja Masyarakat
Tingkatkan Literasi Keuangan Digital, Siswa SMAN 8 Pandeglang Diajak Bijak Kelola Uang
Mahasiswa UNPAM Serang Gelar Edukasi Literasi Keuangan bagi Siswa SMAN 1 Lebak Wangi
Membangun Jiwa Entrepreneur Muda Sejak Dini: UNPAM Kampus Serang Gelar Edukasi Manajemen Pemasaran di SMAN 1 Lebak Wangi
Literasi Keuangan Digital Jadi Bekal Siswa, UNPAM Kampus Serang Gelar PKM di SMAN 1 Lebak Wangi

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:42 WIB

Universitas Pamulang Kampus Serang Perkuat Kapasitas Perangkat Desa melalui Program Pengabdian Masyarakat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:17 WIB

UNPAM Perkuat Literasi dan Manajemen Keuangan Desa Bejod, Dorong Tata Kelola yang Transparan dan Akuntabel

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:12 WIB

Dosen Unpam Kampus Serang Gelar PKM, Tingkatkan Produktivitas Pengelola BUMDes di Lebak

Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:19 WIB

Universitas Pamulang Gelar PKM di Desa Bejod Lebak, Tingkatkan Kesiapan Kerja Masyarakat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:47 WIB

Tingkatkan Literasi Keuangan Digital, Siswa SMAN 8 Pandeglang Diajak Bijak Kelola Uang

Berita Terbaru

(Foto: Istimewa)

Ekonomi Bisnis

Pemprov Banten dan Bank Indonesia Percepat Investasi melalui BIF 2026

Kamis, 15 Okt 2026 - 14:14 WIB