[BANTENESIA.NET], Lebak – Universitas Pamulang (Unpam) melalui dosen dan mahasiswa Program Studi Manajemen S1 Kampus Kota Serang menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Desa Bejod, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Banten, Jumat (9/10/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), kompetensi kerja, serta kesiapan masyarakat usia produktif dalam menghadapi persaingan dunia kerja.

Mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Manajemen Sumber Daya Manusia dan Pengembangan Kompetensi Kerja dalam Meningkatkan Kesiapan Kerja Masyarakat Usia Produktif di Desa Bejod Kecamatan Wanasalam”, kegiatan tersebut diikuti 20 peserta yang terdiri atas masyarakat setempat, perangkat desa, serta perwakilan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Program PKM ini dilaksanakan oleh dua dosen Universitas Pamulang, yakni Ismail Ludin, S.M., M.M. dan Feby Arma Putra, S.Pd., M.Si., M.M., dengan melibatkan mahasiswa Putri Dwi Jayanti Fadilah dan Rizky Darmawan.
Kehadiran tim akademisi tersebut mendapat sambutan positif dari Kepala Desa Bejod, Rohmat. Ia mengapresiasi inisiatif Universitas Pamulang yang turut berkontribusi dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat melalui kegiatan edukatif.
Menurutnya, program pemberdayaan semacam ini memiliki peran penting dalam membantu masyarakat desa mempersiapkan diri menghadapi dinamika dunia kerja sekaligus mengembangkan potensi yang dimiliki.
Pelatihan manajemen sumber daya manusia menjadi salah satu upaya untuk mendorong masyarakat usia produktif agar lebih siap menghadapi tantangan ketenagakerjaan. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya mengenali potensi diri, meningkatkan keterampilan, membangun kedisiplinan, serta menumbuhkan sikap tanggung jawab dan profesionalisme.
Selain itu, materi pelatihan juga menitikberatkan pada pengembangan kompetensi teknis (Hard Skills) dan keterampilan nonteknis (Soft Skills). Kemampuan komunikasi, kerja sama tim, adaptasi, manajemen waktu, hingga pemecahan masalah menjadi aspek yang perlu dikuasai untuk menunjang kesiapan memasuki dunia kerja.

Kompetensi tersebut tidak hanya dibutuhkan oleh masyarakat yang sedang mencari pekerjaan, tetapi juga oleh warga yang ingin mengembangkan usaha mandiri dan meningkatkan produktivitas ekonomi keluarga.
Dosen pelaksana PKM, Ismail Ludin, S.M., M.M., menekankan pentingnya kesadaran individu untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
Pengembangan kualitas SDM, menurutnya, perlu dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat mampu mengenali potensi diri dan memanfaatkan peluang yang tersedia secara optimal.
Sementara itu, Feby Arma Putra, S.Pd., M.Si., M.M., memberikan penguatan mengenai pentingnya kesiapan mental, sikap profesional, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan lingkungan kerja.
Ketiga aspek tersebut menjadi bekal penting bagi masyarakat agar tidak hanya mampu memperoleh peluang pekerjaan, tetapi juga dapat mempertahankan kinerja dan meningkatkan daya saing secara berkelanjutan.

Pelaksanaan kegiatan di Desa Bejod juga menjadi bentuk nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
Melalui program ini, Universitas Pamulang berupaya menghadirkan pengetahuan dan pengalaman akademik yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, warga, dan unsur Koperasi Desa Merah Putih diharapkan mampu memperkuat upaya pengembangan kapasitas masyarakat di tingkat lokal.
Keterlibatan mahasiswa Putri Dwi Jayanti Fadilah dan Rizky Darmawan turut menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Selain membantu pelaksanaan program, pengalaman terjun langsung ke masyarakat memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, kepedulian sosial, serta pemahaman terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.
Sinergi tersebut diharapkan dapat mendorong terciptanya program pemberdayaan yang tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi, tetapi juga memberikan manfaat bagi pengembangan potensi masyarakat desa.
Melalui pelatihan ini, masyarakat Desa Bejod diharapkan semakin memahami pentingnya peningkatan kompetensi sebagai modal untuk menghadapi persaingan kerja dan mengembangkan kegiatan usaha.
Peningkatan keterampilan, kedisiplinan, profesionalisme, serta kemampuan beradaptasi menjadi fondasi penting dalam membangun masyarakat yang produktif dan mandiri secara ekonomi.

Ke depan, kegiatan PKM ini diharapkan menjadi langkah awal bagi masyarakat untuk terus menggali potensi lokal, meningkatkan kualitas diri, serta memanfaatkan peluang kerja dan usaha secara lebih optimal.
Universitas Pamulang menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan pengabdian yang berorientasi pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Dengan kolaborasi yang berkelanjutan antara dunia pendidikan dan masyarakat, Desa Bejod diharapkan mampu mengembangkan potensi sumber daya manusianya sehingga semakin mandiri, produktif, dan berdaya saing dalam mendukung pembangunan ekonomi desa. ***








