[BANTENESIA.NET], LEBAK – Mahasiswa Program Studi Administrasi Negara S-1 Universitas Pamulang (UNPAM) Kampus Serang melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), pada 13 Oktober 2026, di Desa Kaduagung Barat, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.
Mengangkat tema “Sosialisasi Manajemen Organisasi bagi Perangkat Desa di Desa Kaduagung Barat, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak dalam Rangka Meningkatkan Efektivitas Pengelolaan Kegiatan Pemerintahan”, kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas perangkat desa dalam mengelola organisasi serta meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan di tingkat desa.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan desa, khususnya melalui penguatan pemahaman mengenai manajemen organisasi, koordinasi kerja, serta pembagian tugas dan tanggung jawab aparatur desa.
Pelaksanaan PKM ini dibimbing oleh dosen Universitas Pamulang Kampus Serang, Muara Torang Hadomuan, S.Ag., M.AP., dengan Sipa Paujiah, mahasiswi semester 4, sebagai ketua pengabdi. Kegiatan ini melibatkan tim mahasiswa Program Studi Administrasi Negara S-1 dan perangkat Desa Kaduagung Barat sebagai mitra pengabdian.
Dalam penyelenggaraan pemerintahan desa, manajemen organisasi memiliki peran penting untuk memastikan setiap program dan kegiatan dapat berjalan secara terarah, terkoordinasi, serta sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, perangkat desa diajak memahami pentingnya pembagian kerja yang jelas, komunikasi yang terbuka, koordinasi antarpelaksana, serta pengawasan terhadap pelaksanaan program pemerintahan.
Penerapan prinsip-prinsip manajemen organisasi yang baik diharapkan dapat membantu aparatur desa melaksanakan tugas dan tanggung jawab secara lebih terstruktur. Dengan demikian, berbagai program pemerintahan dapat dikelola secara efektif dan mampu memberikan manfaat yang lebih optimal bagi masyarakat.
Selain berorientasi pada pelaksanaan program kerja dan kepatuhan terhadap peraturan, keberhasilan pemerintahan desa juga ditentukan oleh kemampuan aparatur dalam membangun kerja sama dan mengelola sumber daya organisasi.
Karena itu, peningkatan pemahaman mengenai manajemen organisasi menjadi salah satu langkah penting untuk mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan desa yang efektif, transparan, dan bertanggung jawab.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini tidak hanya menjadi sarana berbagi pengetahuan bagi perangkat desa, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran langsung bagi mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu Administrasi Negara yang diperoleh selama perkuliahan.
Melalui keterlibatan dalam kegiatan ini, mahasiswa mendapatkan pengalaman untuk memahami dinamika penyelenggaraan pemerintahan desa serta melihat secara langsung pentingnya manajemen organisasi dalam mendukung pelaksanaan tugas aparatur pemerintahan.
Di sisi lain, perangkat Desa Kaduagung Barat memperoleh kesempatan untuk memperkuat pemahaman mengenai prinsip-prinsip pengelolaan organisasi yang dapat diterapkan dalam aktivitas pemerintahan sehari-hari.
Interaksi antara mahasiswa dan perangkat desa tersebut diharapkan dapat membangun hubungan yang positif antara dunia akademik dan masyarakat, sekaligus mendorong penerapan ilmu pengetahuan yang relevan dengan kebutuhan di lapangan.
Ketua pengabdi, Sipa Paujiah, bersama tim mahasiswa berharap kegiatan sosialisasi ini dapat memberikan manfaat bagi perangkat Desa Kaduagung Barat, terutama dalam meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan organisasi, memperkuat efektivitas koordinasi, serta mendorong pelaksanaan kegiatan pemerintahan desa yang lebih terarah.
Peningkatan kapasitas aparatur desa menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung kualitas pelayanan publik. Dengan pembagian tugas yang jelas dan koordinasi yang berjalan baik, perangkat desa diharapkan mampu melaksanakan tanggung jawab secara optimal serta merespons kebutuhan masyarakat dengan lebih efektif.
Ke depan, upaya peningkatan kapasitas aparatur desa diharapkan dapat terus dilakukan melalui kegiatan edukasi, pendampingan, dan kerja sama berkelanjutan antara perguruan tinggi dan pemerintah desa.
Pelaksanaan PKM di Desa Kaduagung Barat juga mencerminkan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
Melalui kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan aparatur desa, perguruan tinggi dapat mengambil peran dalam mendukung peningkatan kapasitas masyarakat sekaligus mengaplikasikan pengetahuan akademik untuk menjawab kebutuhan nyata di lingkungan pemerintahan.
Kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu langkah dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah desa, khususnya untuk mendorong pengelolaan organisasi yang lebih profesional.
Dengan manajemen organisasi yang semakin baik, penyelenggaraan pemerintahan Desa Kaduagung Barat diharapkan dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari dorongan bersama untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang semakin berkualitas dan berkelanjutan. ***








