Nama: Viona Surya Oktafia
Nim :2510090200001
Kampus : Universitas Pamulang (UNPAM)
[BANTENESIA.NET], KOTA SERANG – Dalam dunia yang semakin terbuka oleh arus globalisasi, mahasiswa dituntut tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga kesadaran moral dan tanggung jawab sosial yang tinggi.
Di sinilah peran penting Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) menjadi sangat relevan.
Bagi sebagian mahasiswa, PKn mungkin dianggap sebagai mata kuliah hafalan tentang Pancasila atau konstitusi.
Namun sesungguhnya, PKn jauh lebih dari sekadar teori ia merupakan sarana pembentukan karakter dan identitas
kebangsaan.
Melalui PKn, mahasiswa diajak untuk memahami nilai-nilai dasar bangsa seperti
toleransi, keadilan, dan tanggung jawab sosial. Nilai-nilai ini penting agar mahasiswa
tidak hanya menjadi “cerdas akademik”, tetapi juga “cerdas etik”.
Dalam konteks kampus, penerapan semangat kewarganegaraan bisa diwujudkan melalui sikap demokratis dalam organisasi, kepedulian terhadap lingkungan, hingga partisipasi aktif
dalam kegiatan sosial.
Selain itu, PKn berperan penting dalam memperkuat rasa cinta tanah air tanpa
menutup diri dari dunia luar.
Di tengah derasnya pengaruh budaya asing dan
disinformasi digital, mahasiswa perlu memiliki filter nilai yang kuat agar tidak kehilangan jati diri sebagai warga negara Indonesia.
Dengan memahami hak dan kritis,
berintegritas, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.
Dengan demikian, Pendidikan Kewarganegaraan bukanlah sekadar formalitas
akademik, melainkan investasi moral bagi masa depan.
Di tangan mahasiswa yang sadar akan nilai-nilai kewarganegaraan, cita-cita bangsa untuk menjadi masyarakat yang beradab, adil, dan demokratis bukanlah hal yang mustahil. ***







