Ekonomi Banten Tumbuh 5,02% pada 2024, Tapi Laju Pertumbuhan Melambat

Jumat, 7 Februari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

[BANTENESIA.NET] – Ekonomi Provinsi Banten mencatat pertumbuhan sebesar 5,02% secara tahunan (YoY) pada tahun 2024. Meski menunjukkan pertumbuhan positif, angka tersebut mengindikasikan perlambatan dibandingkan tahun sebelumnya, sejalan dengan tren melambatnya ekonomi nasional.

Hal ini diungkapkan dalam Taklimat Media bertajuk ‘Perkembangan Ekonomi Terkini, Prospek, & Isu Strategis’ yang digelar oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Banten, Jum’at (7/2/2025) di salah satu Cafe di Kota Serang.

Baca Juga :  RZQ Active Ekspansi ke Serang, Perkuat Ekosistem Fashion dan Ekonomi Kreatif Banten

Acara tersebut dihadiri oleh Direktur sekaligus Kepala KPw BI Banten, Ameriza M. Moesa, bersama jajaran pejabat lainnya, seperti Deputi Direktur Hario K. Pamungkas, Rawindra Ardiansah, Juhari, dan Hendro Binsar Sirait.

Dalam paparannya, Ameriza M. Moesa menyebutkan bahwa perlambatan ekonomi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor eksternal dan domestik. Meski demikian, BI Banten tetap optimis terhadap prospek pertumbuhan ke depan, dengan berbagai langkah strategis yang telah dan akan dilakukan.

Baca Juga :  Dorong UMKM Naik Kelas, BI Banten dan BCA Gelar Sertifikasi Halal Massal di Serang
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Banten, Ameriza M Moesa. (Foto: Bantenesia.NET)

“Dibutuhkan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi ini. Inovasi serta penguatan infrastruktur menjadi kunci dalam menghadapi tantangan global dan nasional,” ujar Ameriza.

Selain itu, BI Banten juga menyoroti isu strategis seperti pengendalian inflasi, implementasi sistem pembayaran digital, serta upaya memperkuat sektor-sektor unggulan daerah. Ameriza menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor guna memastikan stabilitas ekonomi dan meningkatkan daya saing wilayah.

Baca Juga :  Pertama di Banten, Naik Bus Tayo di Tangerang Kini Bisa Bayar Cukup dengan Tap Ponsel

Acara ini menjadi forum penting bagi BI Banten untuk menyampaikan perkembangan ekonomi terkini serta prospek ke depan, di tengah dinamika ekonomi global yang penuh tantangan. (Pou)

Berita Terkait

FERBA dan QJI 2026, Bank Indonesia Ajak Masyarakat Perkuat Literasi Rupiah dan Digitalisasi Pembayaran
OJK Luncurkan Optimalisasi SLIK Perkuat Akses Pembiayaan UMKM dan Program 3 Juta Rumah
OJK Setujui Penggabungan 5 BPR ke BPR Ragasakti, Perkuat Industri Perbankan di Banten
The Royale Krakatau Hotel Hadirkan Intimate Wedding Showcase 2026, Padukan Tradisi dan Elegansi Modern
BI Banten Ungkap Kekuatan Ekonomi Daerah dalam Krisis Global
Bank Indonesia Banten Perkuat Literasi Keuangan, Ratusan Mahasiswa Terima Beasiswa 2026
SHAFARA BI 2026 Kembali Hadir, Ajak Generasi Muda Tunjukkan Bakat Terbaik
Pesta Rakyat 2026 di Monas Jadi Ajang Emas Brand Lokal Banten Tembus Pasar Nasional

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:14

FERBA dan QJI 2026, Bank Indonesia Ajak Masyarakat Perkuat Literasi Rupiah dan Digitalisasi Pembayaran

Senin, 6 Juli 2026 - 21:49

OJK Luncurkan Optimalisasi SLIK Perkuat Akses Pembiayaan UMKM dan Program 3 Juta Rumah

Rabu, 1 Juli 2026 - 21:13

OJK Setujui Penggabungan 5 BPR ke BPR Ragasakti, Perkuat Industri Perbankan di Banten

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:01

The Royale Krakatau Hotel Hadirkan Intimate Wedding Showcase 2026, Padukan Tradisi dan Elegansi Modern

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:48

BI Banten Ungkap Kekuatan Ekonomi Daerah dalam Krisis Global

Berita Terbaru

Mahasiswa Prodi Sistem Komputer, Fakultas Ilmu Hukum UNPAM Serang, Chandra Wiguna Pramudiptha. (Foto: Istimewa)

OPINI

Masa Depan Lulusan Sistem Komputer di Dunia Kerja

Sabtu, 18 Jul 2026 - 13:52