BI Banten Resmikan Smart Green House dan Tanam Cabai Bersama di Pandeglang, Dorong Kedaulatan Pangan dan Kendalikan Inflasi

Kamis, 26 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

[BANTENESIA.NET], PANDEGLANG – Komitmen kuat dalam menjaga ketahanan pangan dan menekan laju inflasi terus digaungkan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Banten.

BI Banten secara resmi meresmikan Smart Green House sekaligus menggelar Gerakan Tanam Cabai Bersama, Kamis (26/6/2025) di Desa Pamarayan, Kecamatan Jiput, Kabupaten Pandeglang.

Kegiatan ini menjadi pembuka rangkaian Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) 2025 di wilayah Banten.

Peresmian ini merupakan hasil sinergi pentahelix antara BI Banten dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang, Pelaku Usaha, Akademisi, dan Kelompok Tani (Poktan).

Hadir dalam acara tersebut Asisten Daerah II Provinsi Banten M. Yusuf, Ketua TP PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni, Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, serta sejumlah perwakilan dari OPD dan Organisasi Perempuan.

Baca Juga :  CMSE 2024 Sukses Gaet 43 Ribu Pengunjung, Tingkatkan Antusiasme Pasar Modal Indonesia
Ketua TP PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni. (Foto: Dok KPw BI Banten)

Kepala Perwakilan BI Provinsi Banten, Ameriza M. Moesa, menekankan pentingnya upaya bersama dalam menjaga stabilitas harga pangan, terutama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

“Komoditas cabai menjadi penyumbang inflasi utama, sehingga kami mendorong inovasi di sisi hulu melalui pembangunan Green House berbasis teknologi digital,” jelas Ameriza.

Kepala BI Provinsi Banten, Ameriza M. Moesa. (Foto: Dok KPw BI Banten)

Green House tersebut dirancang dengan sistem pertanian hortikultura modern, menggunakan teknologi irigasi tetes berbasis IoT, pengatur suhu dan kelembapan otomatis, serta pemantauan nutrisi tanaman secara presisi. Selain sebagai sarana produksi, Green House ini juga ditargetkan menjadi pusat edukasi dan percontohan bagi daerah lain dalam penguatan sektor pertanian.

Baca Juga :  Indosat Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Program GenSi, Ubah Konektivitas Digital Jadi Peluang Bisnis

Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, mengapresiasi kontribusi BI dalam membangun infrastruktur pertanian berkelanjutan. Ia menyoroti potensi besar sektor pertanian di Pandeglang yang belum tergarap maksimal.

Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani. (Foto: Dok KPw BI Banten)

“Bantuan ini sangat berarti. Kami harap ini menjadi titik awal transformasi pertanian Pandeglang agar mampu mandiri dan tidak lagi defisit cabai dan bawang merah,” ujarnya.

Sementara itu, Asda II Provinsi Banten, M. Yusuf, menyatakan bahwa pembangunan Green House adalah bentuk nyata penguatan sisi produksi dan ketahanan pangan daerah. Ia berharap inisiatif ini direplikasi di berbagai sentra pertanian hortikultura di Banten.

Baca Juga :  Sidang Penipuan Wenny Hatu Army Puspita, Saksi Korban Bantah Keras Dalil Kuasa Hukum

Rangkaian acara dilanjutkan dengan tanam cabai bersama serta sosialisasi Good Agricultural Practice oleh Institut Pertanian Bogor dan materi Smart Farming dari Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW).

Kegiatan ini melibatkan kelompok tani mitra BI Banten dan diharapkan dapat meningkatkan kapasitas serta motivasi petani menuju pertanian yang produktif dan berkelanjutan.

Dengan kegiatan ini, Bank Indonesia menegaskan kembali komitmennya dalam mendukung pengendalian inflasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Sinergi lintas sektor diharapkan terus diperkuat agar Provinsi Banten mampu mencapai kedaulatan pangan dan ketahanan ekonomi jangka panjang. (*/Pou)

Berita Terkait

HARPELNAS 2026, Bank BJB KCK Banten Tegaskan Komit Beri Kualitas Layanan dan Jaga Hubungan Erat dengan Nasabah
Kartu Kredit Indonesia Diluncurkan di HUT RI ke-81, MDR QRIS 0% Diperluas
Semarak PQN 2026, BI Banten Perkuat Digitalisasi QRIS dan Perluas Layanan Pembayaran
Ekonomi Banten Tumbuh 5,49 Persen, Bank Indonesia Optimistis Prospek 2026 Tetap Terjaga
FERBA dan QJI 2026, Bank Indonesia Ajak Masyarakat Perkuat Literasi Rupiah dan Digitalisasi Pembayaran
OJK Luncurkan Optimalisasi SLIK Perkuat Akses Pembiayaan UMKM dan Program 3 Juta Rumah
OJK Setujui Penggabungan 5 BPR ke BPR Ragasakti, Perkuat Industri Perbankan di Banten
The Royale Krakatau Hotel Hadirkan Intimate Wedding Showcase 2026, Padukan Tradisi dan Elegansi Modern

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 15:14 WIB

HARPELNAS 2026, Bank BJB KCK Banten Tegaskan Komit Beri Kualitas Layanan dan Jaga Hubungan Erat dengan Nasabah

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:13 WIB

Kartu Kredit Indonesia Diluncurkan di HUT RI ke-81, MDR QRIS 0% Diperluas

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:29 WIB

Semarak PQN 2026, BI Banten Perkuat Digitalisasi QRIS dan Perluas Layanan Pembayaran

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Ekonomi Banten Tumbuh 5,49 Persen, Bank Indonesia Optimistis Prospek 2026 Tetap Terjaga

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:14 WIB

FERBA dan QJI 2026, Bank Indonesia Ajak Masyarakat Perkuat Literasi Rupiah dan Digitalisasi Pembayaran

Berita Terbaru