Indosat Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Program GenSi, Ubah Konektivitas Digital Jadi Peluang Bisnis

- Redaktur

Rabu, 24 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa)

(Foto: Istimewa)

[BATENESIA.NET], Tangerang — Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) kembali menegaskan komitmennya dalam pemberdayaan ekonomi digital melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Generasi Terkoneksi (GenSi).

Program yang mengusung tema ‘Mengubah Konektivitas Menjadi Keuntungan’ ini diikuti lebih dari 100 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan digelar di Universitas Multimedia Nusantara (UMN).

Melalui GenSi, Indosat tidak hanya menghadirkan konektivitas sebagai infrastruktur semata, tetapi mendorong pemanfaatan teknologi digital secara nyata dan berdampak langsung bagi masyarakat. Dengan menggandeng institusi pendidikan serta praktisi industri, program ini dirancang untuk membekali UMKM dan generasi muda dengan keterampilan yang relevan, aplikatif, dan sesuai dengan kebutuhan bisnis di lapangan.

Baca Juga :  BI Banten Ungkap Kekuatan Ekonomi Daerah dalam Krisis Global
(Foto: Istimewa)

Kolaborasi antara sektor swasta dan dunia pendidikan ini berfokus pada peningkatan kapasitas UMKM, khususnya dalam memperkuat visibilitas usaha, strategi pemasaran digital, hingga peningkatan penjualan. Peserta mengikuti rangkaian sesi pembelajaran yang disusun secara bertahap, mulai dari penguatan fondasi hingga praktik langsung.

Sesi pertama dibawakan oleh Pendiri OK OCE Indonesia, Dr. Indra Cahya Uno, yang menekankan pentingnya mindset UMKM modern, penguatan komunitas, serta pembangunan ekosistem digital yang kolaboratif.

Ia mendorong pelaku UMKM untuk melihat konektivitas sebagai peluang ekonomi yang dapat dimanfaatkan bersama.

Selanjutnya Chief Marketing Officer (CMO) Ratban, Ridwanul Karim, memaparkan strategi pemasaran digital berbiaya rendah, penguatan brand personality, teknik storytelling, serta pembuatan konten yang relevan dengan target audiens. Peserta diajak memahami cara menerapkan strategi digital marketing secara realistis sesuai dengan kapasitas UMKM.

Baca Juga :  Rekor Baru! CMSE 2025 Catatkan 48 Ribu Pengunjung, Bukti Nyata Pasar Modal Kian Diminati

Program kemudian dilanjutkan dengan sesi praktik pembuatan konten visual bersama dari Nikon Indonesia, Silva Sandiarini. Pada sesi ini, peserta mendapatkan pembekalan teknik dasar fotografi produk dan video pendek, mulai dari komposisi, pencahayaan, hingga framing, lengkap dengan praktik langsung dan sesi evaluasi hasil karya.

Melalui pendekatan yang komprehensif, peserta memperoleh bekal menyeluruh—mulai dari penguatan mindset, strategi pemasaran digital, hingga keterampilan teknis yang dapat langsung diterapkan untuk mendukung aktivitas penjualan dan pengembangan usaha.

Baca Juga :  Belanja, Kulineran dan Nonton Konser Sekaligus! BCF Ramadhan Sale 2026 Siap Ramaikan Serang
(Foto: Istimewa)

Pihak Universitas Multimedia Nusantara (UMN) menyambut positif kolaborasi ini sebagai wujud sinergi nyata antara dunia industri dan pendidikan.

Community Engagement & Government Relations Manager UMN, Andy Firmansyah, S.I.Kom., M.M, mengatakan bahwa program GenSi memberikan manfaat langsung bagi mahasiswa dan UMKM.

“Materi yang disampaikan tidak hanya konseptual, tetapi juga aplikatif. Pendekatan seperti ini sangat penting untuk menjembatani kebutuhan dunia usaha dengan proses pembelajaran,” ujarnya.

Melalui program Generasi Terkoneksi (GenSi), Indosat menegaskan peran aktifnya dalam memperkuat kapasitas UMKM dan mendorong pemanfaatan konektivitas digital secara optimal, guna menciptakan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. (*/Pou)

Berita Terkait

Kesejahteraan Petani Padi, OJK dan Pemkab Lebak Bersinergi Pembiayaan dan Hilirisasi Pertanian
Bank Indonesia Banten: KKB x BIF 2026 Lampaui Target Transaksi, Tembus Rp15,85 Miliar
KKB x BIF 2026 Soroti Potensi Kopi Robusta Banten dan Tren Bisnis Kedai Kopi
Dari Etalase Lokal ke Rak Nasional, UMKM Banten Siap Tembus Pasar Ritel Modern
Pemprov Banten dan Bank Indonesia Percepat Investasi melalui BIF 2026
Bank Indonesia dan Pemprov Banten Perkuat UMKM dan Percepatan Investasi Lewat KKB x BIF 2026
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan Indonesia 2026–2030, Fokus Perkuat Digitalisasi, Intermediasi, dan Keuangan Berkelanjutan
Realisasi Investasi Banten Capai Rp66,3 Triliun, BI Fokus Beri Manfaat ke Ekonomi Lokal
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Kesejahteraan Petani Padi, OJK dan Pemkab Lebak Bersinergi Pembiayaan dan Hilirisasi Pertanian

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Bank Indonesia Banten: KKB x BIF 2026 Lampaui Target Transaksi, Tembus Rp15,85 Miliar

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:42 WIB

KKB x BIF 2026 Soroti Potensi Kopi Robusta Banten dan Tren Bisnis Kedai Kopi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Dari Etalase Lokal ke Rak Nasional, UMKM Banten Siap Tembus Pasar Ritel Modern

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Pemprov Banten dan Bank Indonesia Percepat Investasi melalui BIF 2026

Berita Terbaru