Sharp Indonesia Perkuat Kompetensi Siswa SMK dengan Program Sharp Class

- Redaktur

Kamis, 26 September 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

[BANTENESIA.NET] – Dalam era persaingan kerja yang semakin ketat, penguasaan hard skill dan soft skill menjadi kunci sukses bagi individu. Hard skill mencakup kemampuan teknis, sementara soft skill berfokus pada kemampuan komunikasi dan interaksi. Kedua jenis keterampilan ini sangat penting untuk membekali generasi muda agar lebih unggul di industri.

Menjawab tantangan ini, Sharp Indonesia kembali melanjutkan komitmennya melalui program ‘Sharp Class‘.

Program pendidikan ini telah berjalan selama lebih dari sembilan tahun, bertujuan membantu pemerintah dalam meningkatkan kemampuan siswa SMK, khususnya dalam hal hard skill dan soft skill, untuk mempersiapkan mereka menghadapi dunia kerja sekaligus mengurangi angka pengangguran.

Baca Juga :  Peran Masyarakat dalam Penegakan Hukum Lingkungan di Indonesia

Program yang dimulai sejak 2015 ini telah meluluskan 790 siswa, dengan 10% di antaranya kini bekerja di Sharp Indonesia. Sementara sisanya telah diterima di berbagai perusahaan swasta dan internasional di seluruh Indonesia.

Tahun ini, ‘Sharp Class’ diadakan di SMK Boedi Luhur, Kabupaten Bekasi. Acara pembukaan ditandai dengan penandatanganan MOU.

Dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Head of Customer Satisfaction Division PT Sharp Electronics Indonesia, Lise Tiasanty, S.IP., M.M., serta pejabat dari PT Sharp dan sekolah terkait.

Baca Juga :  Balap Liar di Kota Serang, Ketika Jalan Raya Berubah Menjadi Sirkuit

Lise Tiasanty menegaskan, “Program ini adalah bentuk kontribusi kami di bidang pendidikan, bertujuan meningkatkan kompetensi siswa SMK agar memiliki keterampilan sesuai dengan kebutuhan industri. Kami berharap lebih banyak lulusan yang terserap di industri atau bahkan menjadi wirausaha,” ujarnya.

Kepala SMK Boedi Luhur, Hj. Euis Subaekah, M.Pd., menyambut baik program ini dan menyatakan kebanggaannya menjadi bagian dari ‘Sharp Class’.

“Kurikulum ‘Sharp Class’ sangat selaras dengan kurikulum sekolah kami. Harapannya, lulusan kami dapat bersaing dan mandiri, serta memiliki masa depan yang cerah,” harapnya.

Baca Juga :  Satgas Pasti KOJT Jabodebek dan Banten Gencar Berantas Keuangan Ilegal di Provinsi Banten

Selama dua bulan, 25 siswa akan menerima pelatihan langsung dari staf profesional Sharp. Tidak hanya itu, Sharp juga merenovasi ruang kelas dan menyumbangkan peralatan praktek, termasuk smart TV dan AC.

Menurut Lise, siswa yang berprestasi dalam program ini akan diberikan kesempatan magang hingga bekerja di PT Sharp Electronics Indonesia.

Program ini bukan hanya sekadar pelatihan, tapi juga memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk lebih siap menghadapi dunia kerja, dengan keahlian yang sesuai kebutuhan industri. (*/Pou)

Berita Terkait

Inovatif! Mahasiswa UNPAM Kampus Serang Dampingi Warga Desa Sasahan Olah Sampah Daun Kering Menjadi Kompos
Optimalisasi Pengelolaan Usaha Kelompok Tani Di Desa Sasahan, Melalui Pemanfaatan Buah Musiman, Pembukuan Sederhana Dan Digitalisasi Keuangan (Money Lover)
Mahasiswa Manajemen UNPAM Kampus Serang Edukasi Petani Desa Sasahan tentang Digital Finance untuk Perkuat pengelolaan Keuangan Usaha Tani
Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang
Tren Media Sosial Picu Impulsive Buying, Siswa Perlu Lebih Bijak Mengelola Uang Saku
Mahasiswa Universitas Pamulang Gelar Edukasi Financial Planning dan Pengembangan Diri di SMA Nur El Fallah
Mahasiswa Manajemen UNPAM Serang Dampingi UMKM Tempe Perluas Pasar di Tengah Keterbatasan Produksi
Mahasiswa Manajemen UNPAM PSDKU Serang Dampingi UMKM Tempe Walantaka Go Digital
Berita ini 72 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Inovatif! Mahasiswa UNPAM Kampus Serang Dampingi Warga Desa Sasahan Olah Sampah Daun Kering Menjadi Kompos

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:10 WIB

Mahasiswa Manajemen UNPAM Kampus Serang Edukasi Petani Desa Sasahan tentang Digital Finance untuk Perkuat pengelolaan Keuangan Usaha Tani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Tren Media Sosial Picu Impulsive Buying, Siswa Perlu Lebih Bijak Mengelola Uang Saku

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Mahasiswa Universitas Pamulang Gelar Edukasi Financial Planning dan Pengembangan Diri di SMA Nur El Fallah

Berita Terbaru