Mahasiswa Manajemen UNPAM Kampus Serang Edukasi Petani Desa Sasahan tentang Digital Finance untuk Perkuat pengelolaan Keuangan Usaha Tani

- Redaktur

Jumat, 30 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Mahasiswa Program Studi (Prodi) Manajemen Universitas Pamulang (UNPAM) Serang, di Lokasi PKBM Desa Sasahan. (Foto: Istimewa)

Tim Mahasiswa Program Studi (Prodi) Manajemen Universitas Pamulang (UNPAM) Serang, di Lokasi PKBM Desa Sasahan. (Foto: Istimewa)

Tim Kelompok:

Muhammad Yusuf (Ketua),
Ricky Leo,
Indri Meilani S,
Revadianti Praba,
Ahmad Ghufrany

Dosen Pembimbing PKM:
Muhamad Arifin, S.E., M.M

[BANTENESIA.NET], SERANG – Petani di Desa Sasahan kini semakin siap mengelola keuangan usaha tani mereka dengan lebih rapi. Sebanyak 18 petani mengikuti kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang digelar oleh 19 mahasiswa Program Studi (Prodi) Manajemen, Universitas Pamulang (UNPAM) Kampus Serang dengan didampingi oleh Dosen Pembimbing, Muhamad Arifin, S.E., M.M., Kamis (29/10/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk membantu para petani agar lebih mudah mencatat keuangan usaha tani sekaligus mengenalkan teknologi keuangan digital (Digital Finance).

Selama ini, pengelolaan keuangan sering kali jadi tantangan tersendiri bagi para petani. Banyak yang belum terbiasa mencatat uang masuk dan keluar secara rutin. Akibatnya, petani sering kesulitan menghitung modal yang sudah dikeluarkan, menentukan keuntungan bersih, atau memisahkan uang hasil tani dengan kebutuhan pribadi. Melihat kondisi tersebut, tim mahasiswa hadir untuk memberikan edukasi yang praktis dan gampang dipraktikkan sehari-hari.

Baca Juga :  Mahasiswa Universitas Pamulang Kampus Serang Melaksanakan PKM di SMKN 1 Ciruas, Pelatihan Pembuatan Laporan Keuangan Sederhana Menggunakan Excel
Tim Mahasiswa bersama Dosen Pendamping, Muhamad Arifin, S.E., M.M., di Universitas Pamulang, Kota Serang. (Foto: Istimewa)

Di awal acara, mahasiswa menjelaskan dasar-dasar mengelola keuangan usaha tani dengan bahasa yang sederhana. Para petani diajak paham bahwa mencatat keuangan itu penting banget, bukan sekadar memegang uang tunai.

​Dengan pencatatan yang rapi, petani jadi bisa tahu berapa modal yang dihabiskan untuk beli pupuk atau bibit, berapa biaya operasionalnya, dan berapa hasil bersih yang didapat setelah panen. Jadi, usaha tani bisa terpantau dengan jelas apakah makin maju atau ada yang perlu dievaluasi.

Nah, yang seru dari kegiatan ini, mahasiswa tidak cuma memberi teori. Para petani langsung diajak praktik membuat laporan keuangan sendiri secara manual. Dengan hanya bermodalkan kertas dan pulpen, ke-18 petani dibimbing cara membuat kolom sederhana untuk mencatat semua pengeluaran mulai dari modal awal, pembelian bibit, pupuk, pestisida, sampai upah tenaga kerja.

Setelah itu, mereka diajari cara menghitung keuntungan dengan cara menguranginya dari total hasil penjualan panen. Cara manual pakai kertas dan pulpen ini dipilih supaya petani tidak merasa rumit. Ini adalah langkah awal belajar agar para petani terbiasa membukukan transaksi usahanya sebelum nanti melangkah ke teknologi yang lebih canggih.

Baca Juga :  Fenomena Banjir Kronik di Cilegon: Analisis Opini Publik dan Tuntutan Reformasi

Selain belajar pencatatan manual, mahasiswa juga memperkenalkan apa itu keuangan digital (Digital Finance). Teknologi digital seperti mobile banking atau dompet digital (E-Wallet) dijelaskan sebagai cara baru yang praktis untuk bertransaksi tanpa harus selalu membawa uang tunai. Petani diajak paham bagaimana teknologi ini bisa membantu mempermudah pembayaran kebutuhan tani atau memantau uang masuk dan keluar lewat HP.

​Tentu saja, mahasiswa juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dalam memakai teknologi digital. Para petani diajar untuk selalu waspada dan jangan pernah membagikan kode PIN, kata sandi, atau kode OTP ke orang lain demi keamanan akun mereka.

Baca Juga :  UPG Gelar Wisuda Sarjana dan Magister, Rektor Tekankan Pentingnya Integritas dan Kemampuan Beradaptasi

Tak hanya dari sisi keuangan, kegiatan PKM ini juga diisi oleh tim SDM mahasiswa Manajemen UNPAM Kampus Serang. Mereka memberikan materi tentang Penguatan Kapasitas SDM pada Masyarakat Desa Sasahan dalam Manajemen Pengelolaan Sampah Daun Kering menjadi Kompos Bernilai Ekonomi.

Dalam sesi ini, para petani diajak praktik langsung mengolah sampah daun kering yang ada di sekitar lingkungan menjadi pupuk kompos secara sederhana. Selain mengurangi penumpukan sampah organik, pembuatan kompos ini diharapkan bisa menekan biaya modal pembelian pupuk kimia, serta menjadi peluang usaha tambahan yang bernilai ekonomis bagi masyarakat Desa Sasahan.

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), Tim Mahasiswa bersama Para Petani pada Hari Kamis (29 Oktober 2026) di Desa Sasahan. (Foto: Istimewa)

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini merupakan bentuk nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dari mahasiswa UNPAM Kampus Serang. Melalui kolaborasi seru antara mahasiswa dan warga Desa Sasahan ini, diharapkan para petani bisa semakin mandiri secara finansial, usahanya makin lancar, ramah lingkungan, dan melek teknologi untuk kemajuan pertanian di desa mereka. ***

Berita Terkait

Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang
Tren Media Sosial Picu Impulsive Buying, Siswa Perlu Lebih Bijak Mengelola Uang Saku
Mahasiswa Universitas Pamulang Gelar Edukasi Financial Planning dan Pengembangan Diri di SMA Nur El Fallah
Mahasiswa Manajemen UNPAM Serang Dampingi UMKM Tempe Perluas Pasar di Tengah Keterbatasan Produksi
Mahasiswa Manajemen UNPAM PSDKU Serang Dampingi UMKM Tempe Walantaka Go Digital
Wisuda Gelombang II, 374 Mahasiswa Universitas Faletehan Diharapkan Jadi Pencipta Peluang
Mahasiswa Unpam Sosialisasikan Pengelolaan SDM untuk Jaga Produktivitas UMKM Tempe Banjarsari saat Permintaan Menurun
Mahasiswa UNPAM Laksanakan PKM Pendampingan Pengelolaan Uang Saku Berbasis SEPRAN di MA Al-Muhibbin Pandeglang
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Tren Media Sosial Picu Impulsive Buying, Siswa Perlu Lebih Bijak Mengelola Uang Saku

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Mahasiswa Universitas Pamulang Gelar Edukasi Financial Planning dan Pengembangan Diri di SMA Nur El Fallah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Mahasiswa Manajemen UNPAM Serang Dampingi UMKM Tempe Perluas Pasar di Tengah Keterbatasan Produksi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Mahasiswa Manajemen UNPAM PSDKU Serang Dampingi UMKM Tempe Walantaka Go Digital

Berita Terbaru