[BANENESIA.NET] – Setelah lebih dulu dilepas dalam format audio pada bulan lalu, unit hardcore/rock alternative asal Kota Serang, Banten, RGZY (dibaca: Ragazy) akhirnya memvisualkan single terbaru mereka bertajuk ‘Teriakan Lantang’.
Video klip berdurasi 3 menit 52 detik ini resmi dirilis pada 26 Desember 2025 melalui kanal YouTube RGZY.
Video musik ‘Teriakan Lantang’ disutradarai langsung oleh Etot Parker, sosok yang selama ini menjadi otak di balik konsep visual RGZY.
Menariknya, proses pengerjaan video klip ini hanya memakan waktu dua hari dengan mengambil dua lokasi yang sangat kontras.
Lokasi pertama berada di tengah rindangnya kebun jati kawasan Cipocok Jaya, Kota Serang, yang merepresentasikan suasana terang dan lapang. Sementara lokasi kedua mengambil latar hiruk-pikuk Pasar Induk Rau, yang menghadirkan nuansa gelap, padat, dan penuh tekanan. Kontradiksi dua ruang ini sengaja dibangun untuk menggambarkan perjalanan eksistensial manusia.

“Secara keseluruhan konsep, gua menerjemahkan lagu ini sebagai refleksi perjalanan emosional yang penuh konflik batin. Dua karakter warna dan tempat yang ditampilkan jadi ruang untuk melihat bahwa hidup ini penuh dengan pilihan,” ujar Etot Parker.
Ia menambahkan, pergerakan dari terang menuju gelap dalam video klip ini tidak dimaknai sebagai keputusasaan.
“Perjalanan dari terang ke gelap bukan tentang menyerah, tapi keberanian untuk menghadapi perasaan apa adanya,” pungkasnya.
Dari sisi narasi lagu, ‘Teriakan Lantang’ menggambarkan sosok individu yang berada dalam fase kegamangan hidup. Di tengah situasi yang membingungkan dan menekan, tokoh tersebut menolak larut dalam keterpurukan. Ia memilih mencari jati diri hingga mencapai titik keberanian, tak lagi takut menghadapi situasi serupa.
Video klip ini menjadi momen penting dalam perjalanan karier RGZY. Selain menjadi video musik pertama mereka sejak terbentuk pada 1998, ‘Teriakan Lantang’ juga merupakan single terakhir RGZY yang melibatkan vokal tamu Erland Aslach dari band Abandon All The Suffer. Lagu ini direkam melalui Forest Record dan dirilis sepanjang tahun 2025.
RGZY juga memastikan bahwa awal tahun depan mereka akan segera merilis mini album perdana. Seluruh materi yang telah mereka kerjakan sejak 2024 akan dibukukan dalam format EP (Extended Play).
“Karya ini menjadi rilisan terakhir kami di penghujung tahun ini. Selanjutnya, semua lagu yang sudah kami kerjakan sejak 2024 akan kami rangkum dalam EP,” ungkap gitaris sekaligus mekanik lagu RGZY, Riki Irawan.
Adapun personel RGZY saat ini, Asep Hidayat (Cevi) pada vokal, Aldi Renaldi (Aldi) dan Riki Irawan (Riki) pada gitar, Erdi Priadi (Erdi) pada bass, serta Desna Supriyatna (Desna) pada drum. (*/Pou)








