[BANTENESIA.NET], SERANG – Musisi reggae asal Serang, Provinsi Banten, Le Marley, resmi merilis single ketiganya berjudul “DJ (Don’t Judge)”, sebuah karya eksperimental dub reggae yang lahir dari keresahan terhadap budaya saling menghakimi di tengah masyarakat.

Single ini bukan sekadar lagu, melainkan refleksi atas fenomena sosial di era modern, ketika orang begitu cepat memberi label tanpa benar-benar mendengar atau memahami cerita di baliknya.
“DJ (Don’t Judge) bukan lagu untuk membela diri, tapi untuk mengingatkan, setiap orang punya perjalanan yang tak terlihat. Tak ada penghakiman,” ungkap Le Marley.

Mengusung genre eksperimental dub reggae, lagu ini menghadirkan bass yang dalam, distorsi mentah, ruang gema (Echo), dan atmosfer sound system yang kental. Alih-alih berteriak lantang, “DJ (Don’t Judge)” memilih “diam yang berbicara”, membiarkan getaran dan resonansi menyampaikan pesan.
Terinspirasi dari kultur sound system sebagai ruang aman untuk berekspresi dan menyatu tanpa sekat, lagu ini membawa pesan sederhana namun kuat, musik tidak mengenal label, status, maupun penghakiman.
Di balik setiap beat, tersimpan ajakan untuk:
-
Berhenti menghakimi
-
Membuka pikiran
-
Mendengar tanpa prasangka
-
Merayakan perbedaan dalam satu getaran
“Turn up the sound. Feel the message. Let the vibration speak”.
Le Marley dikenal dengan gaya Jamaican Sound yang dipadukan sentuhan modern dan lirik berbahasa Indonesia yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Terinspirasi oleh legenda reggae seperti Bob Marley, ia menghadirkan perpaduan semangat pemberontakan dan pesan perdamaian.

Sebelumnya, Le Marley telah mencuri perhatian lewat single “Curanrek” dan “Kongkow Party Reggae”, yang memperkuat posisinya di skena reggae Indonesia.
Detail Rilis
-
Judul: DJ (Don’t Judge)
-
Genre: Eksperimental Dub Reggae
-
Tema: Refleksi diri & anti-penghakiman
-
Produksi: Attack City Dub Soundsystem
-
Rilis: 28 Februari 2026
-
Tersedia di: Spotify, Apple Music, Joox, dan platform digital lainnya
-
Download: Bandcamp
-
YouTube: Le Marley & Friends
Lebih dari sekadar rilisan musik, “DJ (Don’t Judge)” adalah pengingat bahwa di balik setiap manusia ada cerita yang tak selalu terlihat. Dalam dunia yang bising oleh opini, Le Marley memilih berbicara lewat frekuensi.

Karena pada akhirnya, tak semua hal perlu dihakimi, sebagian cukup untuk didengarkan. (*/Cipz)







