Pengabdian Kepada Masyarakat di pendekatan Multidimensional, Analisa Pengembangan Strategi Sumber daya Manusia di Kecamatan Bandung

- Redaktur

Sabtu, 6 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa)

(Foto: Istimewa)

[BANTENESIA.NET], SERANG – Tanggal 28 Oktober 2025 Dosen beserta Mahasiswa dari Universitas Pamulang PSDKU Serang melalui Prodi Manajemen melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Kecamatan Bandung yang berlokasi di Kp. Cangketeuk Rt/rw 014/004, Desa/Kelurahan Bandung, Kabupaten Serang Provinsi Banten.

Kegiatan ini dihadiri oleh Dosen Pembimbing : Feby Arma Putra, S.PD., M.SI., M.M. beserta Mahasiswa : M. H. Gani Abdillah , Moehamad Didis Aryadillah, dan Muhammad Rizkia Kelpin.

Pengabdian kepada masyarakat merupakan bentuk tridarma perguruan tinggi di lingkungan universitas, dengan terlibat langsung pada masyarakat secara kelembagaan melalui metodologi ilmiah sebagai aksi nyata bahwa perguruan tinggi hadir dalam mengidentifikasi dan menyelesaikan permasalahan sosial serta mengembangkan kemampuan masyarakat, sehingga dapat mempercepat laju pertumbuhan tercapainya tujuan pembangunan nasional.

Kecamatan Bandung menjadi objek pengabdian untuk mendorong minat Kepemimpinan dikalangan masyarakat ditengah perkembangan digitalisasi dan kemudahan untuk melakukan kegiatan ekonomi.

Kecamatan Bandung lembaga lokasi yang lebih siap untuk memasuki dunia kerja sehingga bentuk pendekatan pada Masyarakat diharapkan menjadi salah satu cara efektif untuk menguasai sikap kepemimpinan melalui teknologi dan digitalisasi.

Baca Juga :  Yedi Rahmat Resmi Dilantik Sebagai Pj Walikota Serang, PJ Gubernur Banten: Terapkan Sistem Pelaporan Rutin Setiap 3 Bulan

Kecamatan Bandung dikenal karena Aktivitas Pertanian, Perkebunan serta kerajinan yang ada di kecamatan bandung ini, serta memiliki fasilitas seperti aula, ruang sanitasi Masyarakat.

Kehidupan & Ekonomi yang ada di Kecamatan Bandung di antaranya :

Mayoritas penduduknya bekerja sebagai petani, buruh tani, dan wiraswasta Desa Bandung dikenal sebagai pusat kerajinan anyaman bambu Beberapa desa, seperti Desa Mander, juga memanfaatkan sebagian besar lahannya untuk pemukiman dan perkebunan.

Apa itu Teknologi Pendekatan Multidimensional? Teknologi dengan pendekatan multidimensional adalah suatu cara atau strategi dalam pengembangan dan penerapan teknologi yang melibatkan berbagai dimensi atau aspek secara terpadu, bukan hanya dari sisi teknis saja.

Pendekatan ini menilai dan merancang teknologi dengan mempertimbangkan berbagai faktor seperti sosial, ekonomi, budaya, lingkungan, dan etika, agar teknologi yang dihasilkan benar-benar relevan, bermanfaat, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Baca Juga :  Mahasiswa Untirta Bersama Gerakan Kakak Aman Indonesia: Mencegah Kekerasan Seksual pada Anak di Serang
(Foto: Istimewa)

M. H. Gani Abdillah di dalam Presentasinya :
Mengapa Penerapan Kepemimpinan akan lebih penting melalui sosial media?
Kecamatan Bandnung memiliki sumber daya yang cukup untuk menerapkan teknologi dengan pendekatan multidimensi karena masyarakat memiliki jumlah fasilitas yang memadai, tenaga pendidik, dan kesiapan masyarakat.

 

Kecamatan Bandung adalah kecamatan dengan banyak nya program seperti Aktivitas Pertanian, Perkebunan serta kerajinan yang ada di kecamatan bandung. Program-program ini sangat terkait dengan kemajuan teknologi saat ini.

Kecamatan Bandung memiliki lahan sawah untuk praktik pertanian, memfasilitasi Masyarakat dengan adanya computer dan jaringan internet, yang mendukung pembelajaran berbasis digital, yang memungkinkan penerapan teknologi dalam berbagai aspek, seperti manajemen data kecamatan, sistem evaluasi berbasis daring, dan pembelajaran.

Pendekatan multidimensional juga dapat diterapkan karena sekolah menjalin kerja sama dengan dunia industri, sehingga penerapan teknologi tidak hanya terbatas di ruang lingkup kecamatan bandung, tetapi juga terintegrasi dengan kebutuhan industri nyata.

Para jajaran Kecamatan Bandung juga aktif mengikuti pelatihan dan program digitalisasi program yang memperkuat kemampuan adaptasi terhadap perkembangan teknologi.

Baca Juga :  Pj. Walikota Himbau Pejabat hingga ASN di Kota Serang Hindari Judi Online

Kecamatan Bandung dapat menerapkan teknologi dengan pendekatan multidimensi karena fasilitas, masyarakat, dan lingkungan belajar semuanya digital.

Metode ini membantu masyarakat mengembangkan keterampilan sosial, teknis, dan manajerial secara bersamaan. Ini membantu mereka mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan di dunia kerja di era industri 4.0.

Bagaimana Penerapan Teknologi Pendekatan Multidiminsional Dapat Dilakukan di Kecamatan Bandung?

Kecamatan Bandung, penerapan teknologi dengan pendekatan multidimensi dapat dicapai dengan menggabungkan pembelajaran teori, praktik, dan kerja sama industri.

Masyarakat memiliki jaringan internet, komputer, dan jaringan internet yang mendukung pembelajaran digital.

Pendekatan multidimensi, yang melibatkan penggunaan teknologi tidak hanya dalam proses belajar dan bekerja, tetapi juga dalam pengelolaan administrasi kecamatan, penilaian berbasis online, dan pelatihan keterampilan digital masyarakat.

Selain itu, kolaborasi dengan dunia industri memungkinkan masyarakat untuk mempelajari teknologi sesuai dengan kebutuhan mereka. ***

Berita Terkait

Optimalisasi Pengelolaan Usaha Kelompok Tani Di Desa Sasahan, Melalui Pemanfaatan Buah Musiman, Pembukuan Sederhana Dan Digitalisasi Keuangan (Money Lover)
Mahasiswa Manajemen UNPAM Kampus Serang Edukasi Petani Desa Sasahan tentang Digital Finance untuk Perkuat pengelolaan Keuangan Usaha Tani
Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang
Tren Media Sosial Picu Impulsive Buying, Siswa Perlu Lebih Bijak Mengelola Uang Saku
Mahasiswa Universitas Pamulang Gelar Edukasi Financial Planning dan Pengembangan Diri di SMA Nur El Fallah
Mahasiswa Manajemen UNPAM Serang Dampingi UMKM Tempe Perluas Pasar di Tengah Keterbatasan Produksi
Mahasiswa Manajemen UNPAM PSDKU Serang Dampingi UMKM Tempe Walantaka Go Digital
Wisuda Gelombang II, 374 Mahasiswa Universitas Faletehan Diharapkan Jadi Pencipta Peluang
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Optimalisasi Pengelolaan Usaha Kelompok Tani Di Desa Sasahan, Melalui Pemanfaatan Buah Musiman, Pembukuan Sederhana Dan Digitalisasi Keuangan (Money Lover)

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:10 WIB

Mahasiswa Manajemen UNPAM Kampus Serang Edukasi Petani Desa Sasahan tentang Digital Finance untuk Perkuat pengelolaan Keuangan Usaha Tani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Tren Media Sosial Picu Impulsive Buying, Siswa Perlu Lebih Bijak Mengelola Uang Saku

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Mahasiswa Universitas Pamulang Gelar Edukasi Financial Planning dan Pengembangan Diri di SMA Nur El Fallah

Berita Terbaru