[BANTENESIA.NET], SERANG – Kepedulian terhadap anak-anak di Kabupaten Serang diwujudkan melalui kolaborasi sejumlah komunitas dan lembaga dalam kegiatan Voluntrip. Kegiatan ini mempertemukan Harapan Puan, Netra Bercerita, Ahdigandol, dan Yayasan Maritim Berkah Tangguh untuk bersama-sama menghadirkan pengalaman berbeda bagi anak-anak di SKHN 1 Kabupaten Serang.
Voluntrip menjadi wadah kolaborasi yang menggabungkan kegiatan Volunteering dengan perjalanan. Konsep tersebut membuat kegiatan sosial tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan, tetapi juga membuka kesempatan bagi para Volunteer untuk datang langsung, berinteraksi, sekaligus mengenal lebih dekat masyarakat dan lingkungan yang mereka kunjungi.
Kolaborasi ini berangkat dari keresahan yang sama terhadap kondisi anak-anak yang masih kerap dipandang sebelah mata karena latar belakang maupun kondisi mereka. Melalui Voluntrip, keempat pihak ingin menunjukkan bahwa anak-anak tersebut juga memiliki ruang yang sama untuk bermain, belajar, berekspresi, dan mendapatkan pengalaman baru.

“Kami ingin datang bukan hanya untuk membuat sebuah kegiatan, tetapi untuk menunjukkan bahwa mereka tidak sendiri dan mereka layak mendapatkan ruang yang sama seperti anak-anak lainnya,” ungkap Nardina Salsabila Begum selaku Founder dari Netra Bercerita.
Masing-masing pihak kemudian membawa peran dan kekuatannya untuk mendukung kegiatan tersebut. Harapan Puan berperan dalam mengoordinasikan para perempuan dan volunteer, termasuk mempersiapkan kebutuhan logistik. Sementara Netra Bercerita dan Ahdigandol turut mengembangkan ide serta aktivitas yang disesuaikan dengan anak-anak.
Adapun Yayasan Maritim Berkah Tangguh memberikan dukungan pendanaan agar kegiatan dapat berjalan.
Menurut penyelenggara, kolaborasi menjadi penting karena kegiatan sosial tidak harus dilakukan oleh satu pihak saja. Ketika kemampuan dan jaringan dari berbagai komunitas disatukan, ruang untuk memberikan dampak juga menjadi lebih luas.
Dalam Voluntrip kali ini, kolaborasi tersebut kemudian diwujudkan melalui sejumlah aktivitas bersama anak-anak SKHN 1 Kabupaten Serang. Anak-anak diajak bermain games, melukis keychain, hingga mengikuti Fashion Show.
Bukan tanpa alasan aktivitas tersebut dipilih. Setiap kegiatan dirancang agar anak-anak dapat ikut terlibat secara langsung dan merasa nyaman selama mengikuti Voluntrip.

Fashion Show, misalnya, menjadi salah satu aktivitas yang diarahkan untuk membangun keberanian dan rasa percaya diri anak-anak. Mereka diberikan kesempatan untuk tampil dan mengekspresikan diri di depan teman-teman maupun para Volunteer.
Sementara kegiatan bermain dan melukis menjadi ruang bagi anak-anak untuk bersenang-senang sekaligus berinteraksi dengan orang-orang baru.
Bagi komunitas yang terlibat, pengalaman tersebut justru menjadi bagian penting dari Voluntrip. Sebab, mereka tidak ingin anak-anak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga menjadi bagian aktif dari kegiatan.
Ke depan, kolaborasi ini diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan. Voluntrip direncanakan dapat kembali hadir di lokasi lain dengan konsep yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan anak-anak di setiap daerah.
Dengan kekuatan yang dibawa masing-masing komunitas, Voluntrip menjadi salah satu bentuk bagaimana kolaborasi dapat menciptakan ruang untuk berbagi sekaligus belajar bersama.

Karena pada akhirnya, gerakan sosial tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar.
“Jangan merasa harus punya sesuatu yang besar untuk bisa memberi. Kadang kita hanya perlu hadir dan memberikan waktu kita.” Ujar Nardina Salsabila Begum selaku founder Netra Bercerita. ***








