OJK dan BPS Umumkan Hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2024

- Redaktur

Jumat, 2 Agustus 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

[BANTENESIA.NET] – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) telah menyelenggarakan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2024.

Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam indeks literasi dan inklusi keuangan penduduk Indonesia.

Menurut data yang dirilis, indeks literasi keuangan Indonesia mencapai 65,43 persen, sedangkan indeks inklusi keuangan berada di angka 75,02 persen.

Penelitian tahun ini juga mencakup literasi dan inklusi keuangan syariah dengan hasil indeks literasi keuangan syariah sebesar 39,11 persen dan indeks inklusi keuangan syariah sebesar 12,88 persen.

Baca Juga :  Sukses! Pemerintah Kota Serang Gelar Grebek Pasar Murah Ramadhan

Hasil survei diumumkan oleh Plt. Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, dan Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi di Kantor BPS, Jakarta.

Survei dilaksanakan mulai 9 Januari hingga 5 Februari 2024 lalu, melibatkan 10.800 responden dari 34 provinsi. Metode sampling yang digunakan adalah stratified multistage cluster sampling untuk memastikan representativitas data.

Secara menarik, survei menunjukkan bahwa perempuan memiliki indeks literasi dan inklusi keuangan yang lebih tinggi dibandingkan laki-laki, dengan masing-masing sebesar 66,75 persen dan 76,08 persen dibandingkan 64,14 persen dan 73,97 persen untuk laki-laki.

Baca Juga :  Bank Banten Kukuhkan Kerjasama KUB dan Bank Jatim: Ekspansi Bisnis

Di wilayah perkotaan, indeks literasi dan inklusi keuangan masing-masing mencapai 69,71 persen dan 78,41 persen, jauh lebih tinggi dibandingkan wilayah perdesaan dengan 59,25 persen dan 70,13 persen.

Dari segi usia, kelompok umur 26-35 tahun menunjukkan indeks literasi dan inklusi tertinggi.

Pendidikan juga berperan penting, di mana mereka yang menamatkan pendidikan tinggi memiliki indeks literasi dan inklusi keuangan tertinggi dibandingkan yang tidak/belum pernah sekolah atau hanya tamat SD.

Temuan ini penting bagi OJK dan pemangku kepentingan lainnya dalam merancang kebijakan dan produk keuangan yang tepat guna meningkatkan kesejahteraan penduduk.

Baca Juga :  Menata Keuangan untuk Masa Depan yang Lebih Cerah

Segmen penduduk dengan literasi dan inklusi keuangan rendah, seperti penduduk perdesaan, usia muda dan tua, serta dengan pendidikan rendah, menjadi fokus utama dalam upaya peningkatan literasi keuangan ke depan.

OJK berkomitmen untuk terus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan melalui berbagai inisiatif, termasuk dalam sektor keuangan syariah, sesuai dengan Peta Jalan Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen (2023-2027). (*/Pou)

Berita Terkait

Peningkatan Literasi Keuangan Siswa/i SMK Pariwisata Al-Khairiyah melalui Edukasi Pengelolaan Keuangan Pribadi dan Pencatatan Keuangan Harian
Ibu-Ibu Perajin Bambu Tegal Maja Kini Belajar Jualan Online, Ini Jurus dari Dosen UNPAM Serang
Penerapan Manajemen Keuangan Untuk Mengendalikan Biaya Operasional Dan Meningkatkan Profitabilitas Peternakan Ayam Broiler
Mahasiswa UNPAM Serang Latih Siswa SMAN 1 Kramatwatu Manfaatkan Digital Marketing untuk Mengembangkan Peluang Bisnis
Kesejahteraan Petani Padi, OJK dan Pemkab Lebak Bersinergi Pembiayaan dan Hilirisasi Pertanian
Bank Indonesia Banten: KKB x BIF 2026 Lampaui Target Transaksi, Tembus Rp15,85 Miliar
KKB x BIF 2026 Soroti Potensi Kopi Robusta Banten dan Tren Bisnis Kedai Kopi
Dari Etalase Lokal ke Rak Nasional, UMKM Banten Siap Tembus Pasar Ritel Modern
Berita ini 53 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:54 WIB

Peningkatan Literasi Keuangan Siswa/i SMK Pariwisata Al-Khairiyah melalui Edukasi Pengelolaan Keuangan Pribadi dan Pencatatan Keuangan Harian

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:43 WIB

Ibu-Ibu Perajin Bambu Tegal Maja Kini Belajar Jualan Online, Ini Jurus dari Dosen UNPAM Serang

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:12 WIB

Penerapan Manajemen Keuangan Untuk Mengendalikan Biaya Operasional Dan Meningkatkan Profitabilitas Peternakan Ayam Broiler

Minggu, 18 Oktober 2026 - 01:19 WIB

Mahasiswa UNPAM Serang Latih Siswa SMAN 1 Kramatwatu Manfaatkan Digital Marketing untuk Mengembangkan Peluang Bisnis

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Kesejahteraan Petani Padi, OJK dan Pemkab Lebak Bersinergi Pembiayaan dan Hilirisasi Pertanian

Berita Terbaru

(Foto: Istimewa)

Olahraga

Bersiap! Menjadi Bagian dari PLN Mobile Jawara Run 2026

Rabu, 21 Okt 2026 - 17:54 WIB