Indosat Ooredoo Hutchison Gunakan Teknologi IoT untuk Lindungi Mangrove dan Optimalkan Tambak

- Redaktur

Jumat, 18 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

[BANTENESIA.NET], JAKARTA – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) melalui Indosat Business semakin menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan dengan menghadirkan inovasi teknologi mutakhir. Sebagai bentuk nyata kepeduliannya, IOH memperkenalkan solusi Internet of Things (IoT) khusus untuk mendukung pelestarian ekosistem mangrove di Indonesia.

Mangrove memiliki peran penting dalam menjaga garis pantai, menyerap emisi karbon, dan menyediakan habitat bagi berbagai spesies. Sayangnya, kerusakan ekosistem ini terus terjadi.

Indosat hadir sebagai IoT Solution Orchestrator, menawarkan solusi canggih untuk memantau dan melindungi mangrove dengan lebih efektif.

Melalui sensor IoT, berbagai parameter lingkungan seperti kualitas air, kadar oksigen, salinitas, dan suhu akan dipantau secara real-time. Teknologi ini memungkinkan identifikasi dini terhadap perubahan kondisi ekosistem, sehingga masalah dapat ditangani lebih cepat dan efisien.

Baca Juga :  IM3 dan Nikon Gelar Roadshow Fotografi di 5 Kampus, Dorong Kreativitas dan Konektivitas Digital Mahasiswa

 

Director & Chief Business Officer IOH, Muhammad Buldansyah, menekankan pentingnya kontribusi teknologi dalam upaya pelestarian lingkungan.

 

“Solusi IoT kami merupakan wujud nyata penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Selain mendukung konservasi mangrove, teknologi ini juga berperan dalam mengoptimalkan tambak tanpa merusak alam,” ujar Buldansyah, Jum’at (18/10).

Platform analitik milik Indosat akan memproses data yang diterima dari sensor untuk memberikan wawasan bagi pengelola tambak. Dengan informasi yang tepat, produktivitas tambak bisa meningkat sekaligus tetap menjaga keseimbangan ekosistem mangrove.

Baca Juga :  IOH Gandeng Xanh SM, Percepat Transformasi Digital dan Mobilitas Ramah Lingkungan di Indonesia

Diharapkan, pemanfaatan teknologi ini mampu menekan penebangan mangrove untuk lahan tambak.

Tak hanya sampai di situ, Indosat bersama GSMA telah meluncurkan proyek pemetaan partisipatif digital di Desa Setabu, Kalimantan Utara, untuk mengatasi masalah deforestasi mangrove akibat budidaya rumput laut.

Proyek ini mencakup area seluas 351,4 hektar dan menghasilkan peta digital yang dapat diakses secara offline melalui perangkat seluler.

Baca Juga :  Pertumbuhan Ekonomi Jabodebek dan Banten Terjaga di Tengah Tantangan Global

Inisiatif ini mempermudah masyarakat dalam mengelola sumber daya alam sekaligus meningkatkan kesadaran dan keterlibatan mereka dalam upaya pelestarian.

Upaya Indosat menunjukkan bahwa teknologi bukan hanya alat bisnis, tetapi juga bisa menjadi solusi penting bagi lingkungan dan kesejahteraan komunitas. Pelibatan masyarakat dan pemanfaatan teknologi modern membuktikan bahwa inovasi bisa menjadi kunci untuk menghadapi tantangan lingkungan secara berkelanjutan.

Dengan langkah-langkah ini, Indosat Ooredoo Hutchison tidak hanya berinovasi untuk bisnis, tetapi juga berperan aktif dalam mewujudkan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan bagi Indonesia. (*/Pou)

Berita Terkait

Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 Masuk Tahap Pembahasan, Pemkot Serang Pertahankan Opini WTP ke-9 kali Berturut-turut
Warga Cipare Soroti Pembangunan Ruang Genset Bank Banten, Diduga Belum Ada Sosialisasi
Menakar Ulang Pasal 1320 KUHPerdata di Era Smart Contract
Dinamika Perkembangan Pancasila Modern Generasi Z
Aklamasi! Irfan Maulana Nahkodai Karang Taruna Kramatwatu 2026–2031, Siap Jadikan Pemuda Lebih Kreatif dan Berdaya Saing
HNSI Pandeglang Tampung Aspirasi Nelayan, Soroti Kenaikan BBM hingga Pendangkalan Alur Dermaga
Dinamika Perkembangan Pancasila di Era Modern Generasi
Kegiatan PKM Penerapan Integrated Marketing Communication untuk Meningkatkan Literasi Keuangan Digital Siswa SMA Negeri 1 Kragilan
Berita ini 23 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:03 WIB

Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 Masuk Tahap Pembahasan, Pemkot Serang Pertahankan Opini WTP ke-9 kali Berturut-turut

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:23 WIB

Warga Cipare Soroti Pembangunan Ruang Genset Bank Banten, Diduga Belum Ada Sosialisasi

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:40 WIB

Dinamika Perkembangan Pancasila Modern Generasi Z

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:44 WIB

Aklamasi! Irfan Maulana Nahkodai Karang Taruna Kramatwatu 2026–2031, Siap Jadikan Pemuda Lebih Kreatif dan Berdaya Saing

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:58 WIB

HNSI Pandeglang Tampung Aspirasi Nelayan, Soroti Kenaikan BBM hingga Pendangkalan Alur Dermaga

Berita Terbaru