PKM Mahasiswa UNPAM Serang: Sistem Komputer sebagai Fondasi Inovasi Masa Depan

- Redaktur

Rabu, 20 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa)

(Foto: Istimewa)

Oleh: Kelompok 3
Disma Awaludin,
Ahmad Hanif Al Ihsan,
Muhamad Nizar,
Aska Alpuadi,
Mohammad Dzikra Octofa,
Arsyal

(Mahasiswa Sistem Komputer UNPAM Serang)

[BANTENESIA.NET] – Di era di mana kecerdasan buatan (AI) dan robotika menjadi perbincangan sehari-hari, sebuah pertanyaan mendasar sering kali muncul di kalangan siswa menengah: “Ilmu apa yang sebenarnya menggerakkan semua ini?” Sayangnya, jawaban atas pertanyaan tersebut sering kali terjebak dalam miskonsepsi. Banyak yang menganggap dunia teknologi hanya terbagi antara perangkat keras atau perangkat lunak saja.

Berangkat dari kegelisahan tersebut, kami dari Kelompok 3 Mahasiswa Sistem Komputer Universitas Pamulang (UNPAM) Serang melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMAIT Bina Insani, (21/4/2026) lalu.

Misi kami jelas: mengedukasi bahwa Sistem Komputer adalah “jantung” yang memompa inovasi teknologi modern.

Baca Juga :  Mahasiswa Unpam Pelajari Administrasi Keuangan dan Pelaporan Melalui Magang di Dinas Perkim Kota Serang
(Foto: Istimewa)

Menghapus Batas antara Teori dan Realita, selama ini, jurusan Sistem Komputer sering dianggap identik dengan memperbaiki perangkat keras atau sekadar menghafal rumus fisika. Melalui kegiatan PKM ini, kami berupaya meluruskan bahwa disiplin ilmu ini adalah jembatan unik yang menyatukan logika pemrograman dengan aksi mekanis di dunia nyata.

Kami mendemonstrasikan bahwa sistem seperti penyiraman tanaman otomatis bukanlah sekadar alat, melainkan integrasi cerdas di mana mikrokontroler bertindak sebagai otak yang memproses data sensor. Ketika para siswa melihat sendiri bagaimana kode yang mereka tulis bisa menggerakkan alat fisik, stigma bahwa teknologi itu “sulit” dan “abstrak” seketika runtuh.

Salah satu momen krusial dalam kegiatan ini adalah saat 23 siswa kelas XI dan XII mempraktikkan pemrograman C++ melalui smartphone. Keberhasilan 100% peserta dalam menjalankan program pertama mereka membuktikan bahwa potensi inovasi ada pada setiap individu, asalkan diberikan akses dan pemahaman yang tepat.

Baca Juga :  Mahasiswa Unpam Perkuat Kemampuan Administrasi melalui Magang di DPMD Kabupaten Pandeglang

Bagi kami, edukasi ini penting agar generasi Z tidak hanya menjadi konsumen teknologi yang pasif. Dengan memahami cara kerja sistem di balik layar, mereka didorong untuk menjadi pemecah masalah (Problem Solver) yang mampu menciptakan solusi berbasis IoT di masa depan.

Dukungan dari guru Bimbingan Konseling (BK) di SMAIT Bina Insani mempertegas bahwa informasi mengenai prospek karir di bidang Sistem Komputer masih sangat minim. Padahal, kebutuhan akan ahli embedded systems dan otomatisasi sangat tinggi di era Industri 4.0.

PKM ini adalah langkah kecil kami untuk memastikan bahwa talenta-talenta muda di daerah, seperti di Kabupaten Serang, tidak tertinggal dalam persaingan global. Kami ingin mereka tahu bahwa menjadi ahli Sistem Komputer berarti memegang kunci untuk merancang masa depan, mulai dari sistem smart home hingga teknologi luar angkasa.

Baca Juga :  Kaderisasi melalui LDKO: Investasi Strategis Membangun Generasi Pemimpin Masa Depan

Edukasi bukan hanya soal mentransfer ilmu di dalam kelas, tapi tentang membuka cakrawala baru. Kami berharap kehadiran mahasiswa UNPAM Serang di SMAIT Bina Insani dapat menjadi pemantik semangat bagi para siswa untuk mendalami dunia Sistem Komputer. Karena pada akhirnya, teknologi yang paling hebat adalah teknologi yang dipahami dan digunakan untuk kebermanfaatan sesama.

Artikel opini ini disusun oleh Kelompok 3 Mahasiswa Sistem Komputer UNPAM Serang sebagai bagian dari laporan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). ***

Berita Terkait

Inovatif! Mahasiswa UNPAM Kampus Serang Dampingi Warga Desa Sasahan Olah Sampah Daun Kering Menjadi Kompos
Optimalisasi Pengelolaan Usaha Kelompok Tani Di Desa Sasahan, Melalui Pemanfaatan Buah Musiman, Pembukuan Sederhana Dan Digitalisasi Keuangan (Money Lover)
Mahasiswa Manajemen UNPAM Kampus Serang Edukasi Petani Desa Sasahan tentang Digital Finance untuk Perkuat pengelolaan Keuangan Usaha Tani
Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang
Tren Media Sosial Picu Impulsive Buying, Siswa Perlu Lebih Bijak Mengelola Uang Saku
Mahasiswa Universitas Pamulang Gelar Edukasi Financial Planning dan Pengembangan Diri di SMA Nur El Fallah
Mahasiswa Manajemen UNPAM Serang Dampingi UMKM Tempe Perluas Pasar di Tengah Keterbatasan Produksi
Mahasiswa Manajemen UNPAM PSDKU Serang Dampingi UMKM Tempe Walantaka Go Digital
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Inovatif! Mahasiswa UNPAM Kampus Serang Dampingi Warga Desa Sasahan Olah Sampah Daun Kering Menjadi Kompos

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:10 WIB

Mahasiswa Manajemen UNPAM Kampus Serang Edukasi Petani Desa Sasahan tentang Digital Finance untuk Perkuat pengelolaan Keuangan Usaha Tani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Tren Media Sosial Picu Impulsive Buying, Siswa Perlu Lebih Bijak Mengelola Uang Saku

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Mahasiswa Universitas Pamulang Gelar Edukasi Financial Planning dan Pengembangan Diri di SMA Nur El Fallah

Berita Terbaru