Urgensi Literasi IoT: Membawa Teknologi Cerdas ke Bangku Sekolah

- Redaktur

Rabu, 20 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa)

(Foto: Istimewa)

Oleh: Kelompok 1
Wildan M. Dzaky,
Khoirul Azkiya Muzaki,
Fingky Cantika Putri,
Muhamad Suhaeri,
Evan Azhar H.

(Mahasiswa Sistem Komputer UNPAM Serang)

[BANTENESIA.NET] – Perkembangan teknologi hari ini bukan lagi sekadar wacana di laboratorium besar, melainkan solusi nyata yang harus menyentuh akar rumput.

Hal inilah yang mendasari langkah mahasiswa Universitas Pamulang (UNPAM) Serang saat melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMAIT Bina Insani, Selasa, (21/4/2026) lalu.

Kami tidak datang hanya membawa teori, melainkan sebuah Prototipe masa depan: Sistem Penyiram Tanaman Otomatis berbasis ESP32.

Teknologi sebagai Jawaban Efisiensi
Di tengah kesibukan masyarakat modern yang makin padat, tugas sederhana seperti menyiram tanaman sering kali terabaikan. Padahal, ketahanan pangan skala rumah tangga dimulai dari bagaimana kita merawat apa yang kita tanam. Melalui sensor kelembapan tanah dan mikrokontroler ESP32, kami mencoba mendefinisikan ulang cara kita berinteraksi dengan alam.

Baca Juga :  Menguji Ketangguhan UUD 1945 di Era Digital: Antara Dinamika Politik dan Ancaman Hak Warga

Alat ini bekerja dengan logika yang presisi. Sensor akan membaca “jeritan” tanah yang kering dan secara otomatis memerintahkan pompa air untuk bekerja. Tidak ada air yang terbuang percuma, karena penyiraman berhenti tepat saat tanah mencapai titik jenuh yang ideal. Inilah esensi dari efisiensi energi dan air yang sering kita bicarakan dalam konsep Smart City.

Menanam Benih Inovasi di SMAIT Bina Insani
Memilih SMAIT Bina Insani sebagai mitra PKM bukan tanpa alasan. Sekolah adalah tempat paling subur untuk menanamkan benih inovasi. Dengan memperkenalkan teknologi Internet of Things (IoT) kepada para siswa, kami ingin menunjukkan bahwa teknologi bukanlah hal yang menakutkan atau jauh dari jangkauan.

Baca Juga :  Dosen Unpam Kampus Serang Gelar PKM, Tingkatkan Produktivitas Pengelola BUMDes di Lebak

Penggunaan ESP32 yang mendukung konektivitas Smartphone memberikan gambaran visual bagi para siswa bahwa di tangan mereka, sebuah ponsel pintar bisa menjadi pusat kendali ekosistem hijau. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem ini bekerja dengan akurasi tinggi, membuktikan bahwa solusi cerdas bisa diciptakan dengan komponen yang terjangkau namun memiliki dampak yang besar.

Inovasi penyiram tanaman otomatis ini hanyalah sebuah pintu masuk. Harapan besarnya adalah munculnya kesadaran kolektif bahwa otomatisasi adalah kawan bagi kelestarian lingkungan. Alat penyiraman berbasis IoT bukan sekadar tren, melainkan solusi modern untuk meningkatkan efisiensi di berbagai sektor.

Baca Juga :  Korupsi Dapat Mengganggu Perkembangan Daerah Yang Mengakibatkan Kemiskinan

Melalui kegiatan PKM ini, kami berharap para siswa tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi mulai terinspirasi untuk menjadi pencipta solusi bagi masalah di sekitar mereka. Karena pada akhirnya, teknologi terbaik adalah teknologi yang mampu mempermudah hidup manusia tanpa merusak keseimbangan alam.

Artikel ini disusun oleh mahasiswa Kelompok 1 Program Studi Sistem Komputer UNPAM Serang sebagai refleksi kegiatan PKM di SMAIT Bina Insani sebagai upaya mendukung digitalisasi pertanian skala kecil. ***

Berita Terkait

Optimalisasi Pengelolaan Usaha Kelompok Tani Di Desa Sasahan, Melalui Pemanfaatan Buah Musiman, Pembukuan Sederhana Dan Digitalisasi Keuangan (Money Lover)
Mahasiswa Manajemen UNPAM Kampus Serang Edukasi Petani Desa Sasahan tentang Digital Finance untuk Perkuat pengelolaan Keuangan Usaha Tani
Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang
Tren Media Sosial Picu Impulsive Buying, Siswa Perlu Lebih Bijak Mengelola Uang Saku
Mahasiswa Universitas Pamulang Gelar Edukasi Financial Planning dan Pengembangan Diri di SMA Nur El Fallah
Mahasiswa Manajemen UNPAM Serang Dampingi UMKM Tempe Perluas Pasar di Tengah Keterbatasan Produksi
Mahasiswa Manajemen UNPAM PSDKU Serang Dampingi UMKM Tempe Walantaka Go Digital
Wisuda Gelombang II, 374 Mahasiswa Universitas Faletehan Diharapkan Jadi Pencipta Peluang
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Optimalisasi Pengelolaan Usaha Kelompok Tani Di Desa Sasahan, Melalui Pemanfaatan Buah Musiman, Pembukuan Sederhana Dan Digitalisasi Keuangan (Money Lover)

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:10 WIB

Mahasiswa Manajemen UNPAM Kampus Serang Edukasi Petani Desa Sasahan tentang Digital Finance untuk Perkuat pengelolaan Keuangan Usaha Tani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Tren Media Sosial Picu Impulsive Buying, Siswa Perlu Lebih Bijak Mengelola Uang Saku

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Mahasiswa Universitas Pamulang Gelar Edukasi Financial Planning dan Pengembangan Diri di SMA Nur El Fallah

Berita Terbaru