Oleh: Kelompok 2
Nayla Amani Fatiha,
Suliha,
Muhammad Fauzan Abdillah,
Muhamad Andriana Rizky,
M. Abyan Al Amin
(Mahasiswa Sistem Komputer UNPAM Serang)
[BANTENESIA.NET] – Mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk tidak hanya menyerap ilmu di bangku kuliah, tetapi juga membagikannya kepada masyarakat. Semangat inilah yang melandasi kami, Kelompok 2 Mahasiswa Sistem Komputer Universitas Pamulang (UNPAM) Serang, dalam melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMAIT Bina Insani, Selasa (21/4/2026) lalu.
Dengan mengangkat tema “Sosialisasi Pemanfaatan Etika Digital dan AI bagi Pengguna Cerdas Muda”, kami berupaya menjembatani kesenjangan antara kemajuan teknologi yang pesat dengan kesiapan etika para pelajar di tingkat menengah atas.
Misi PKM: Mengarahkan Potensi, Bukan Membatasi, kegiatan PKM ini bukan sekadar presentasi satu arah, melainkan sebuah dialog interaktif untuk membedah bagaimana Kecerdasan Buatan (AI) telah mengubah cara siswa belajar. Kami menyadari bahwa melarang penggunaan AI di sekolah adalah langkah yang mustahil. Oleh karena itu, misi kami adalah mengarahkan para siswa untuk menjadi pengguna yang cerdas dan bertanggung jawab.
Di hadapan siswa SMAIT Bina Insani, kami menekankan bahwa AI adalah alat pendukung kreativitas, bukan pengganti proses berpikir orisinal. Etika digital menjadi poin krusial yang kami sampaikan, di mana integritas akademik harus tetap dijaga meski akses terhadap informasi instan semakin mudah.
Kontribusi Nyata di SMAIT Bina Insani
Pemilihan SMAIT Bina Insani sebagai mitra PKM didasari oleh potensi besar para siswanya yang sudah sangat akrab dengan perangkat digital.
Pada pelaksanaan, kami memberikan edukasi mengenai keamanan data pribadi dan pentingnya menjaga jejak digital yang positif.
Bagi kami, pengabdian ini adalah bentuk nyata dari penerapan ilmu Sistem Komputer yang tidak hanya bicara soal Coding dan perangkat keras, tetapi juga soal dampak sosial dari teknologi itu sendiri. Respon antusias dari para peserta menunjukkan bahwa ruang-ruang diskusi mengenai etika teknologi sangat dibutuhkan di lingkungan sekolah.
Harapan untuk Generasi Cerdas Digital, melalui program PKM ini, kami berharap para siswa SMAIT Bina Insani dapat menjadi pelopor pengguna AI yang etis di lingkungannya. Kami ingin mereka memahami bahwa kecanggihan teknologi harus selalu berbanding lurus dengan kecerdasan budi pekerti.
Pengabdian ini merupakan langkah awal bagi kami, mahasiswa UNPAM Serang, untuk terus berkontribusi bagi kemajuan pendidikan teknologi di Kabupaten Serang. Karena pada akhirnya, teknologi yang paling hebat adalah teknologi yang digunakan untuk membangun, bukan untuk menjatuhkan.
Artikel ini disusun sebagai laporan dan refleksi atas pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Kelompok 2 Mahasiswa Sistem Komputer UNPAM Serang di SMAIT Bina Insani, Kabupaten Serang. ***







