Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Sederhana Pada UMKM Kerupuk Kerang di Desa Sidamukti Pandeglang

Rabu, 24 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa)

(Foto: Istimewa)

Oleh:

1. Royen Frandika Sitorus
2. Dwian Hadinata
3. Halifatul Amini
4. Retna Nindian Lestari
5. Siti Alfiah
6. Mina Wati Dewi

[BANTENESIA.NET], Pandeglang – Upaya meningkatkan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus dilakukan berbagai pihak. Salah satunya melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang digelar oleh dosen dan mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Pamulang (UNPAM) PSDKU Kampus Serang di Desa Sidamukti, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Kegiatan bertajuk “Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Sederhana pada UMKM Kerupuk Kerang” ini menjadi langkah nyata dalam membantu pelaku usaha lokal mengelola keuangan secara lebih profesional dan berkelanjutan.

(Foto: Istimewa)

Desa Sidamukti dikenal sebagai salah satu sentra produksi kerupuk kerang yang memanfaatkan hasil laut sebagai bahan baku utama. Meski memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan, banyak pelaku UMKM di wilayah tersebut masih menghadapi kendala dalam pengelolaan keuangan usaha.

Baca Juga :  Universitas Pamulang PSDKU Serang Laksanakan Kegiatan PKM di SMA IT AL-FAHMI Kota Serang, Ajarkan Membangun Pengembangan ide melalui media sosial dan e-comerce sebagai alat pemasaran bisnis online

Ketua tim pelaksana, Royen Frandika Sitorus, menjelaskan bahwa sebagian besar pelaku usaha belum memiliki sistem pencatatan keuangan yang terstruktur. Bahkan, tidak sedikit yang masih mencampurkan keuangan pribadi dengan keuangan usaha.

(Foto: Istimewa)

“Akibatnya, mereka kesulitan mengetahui kondisi keuangan usaha secara pasti, termasuk besaran keuntungan maupun kerugian yang diperoleh,” ujarnya.

Melihat kondisi tersebut, tim PKM menghadirkan pelatihan yang tidak hanya berisi teori, tetapi juga praktik langsung penyusunan laporan keuangan sederhana. Sebanyak 15 pelaku UMKM kerupuk kerang mengikuti kegiatan yang dilaksanakan pada 10 Mei 2026 tersebut.

Dalam pelatihan, peserta dibekali pemahaman mengenai pentingnya pencatatan transaksi harian, penyusunan buku kas, hingga pembuatan laporan laba rugi sederhana. Metode yang digunakan bersifat partisipatif sehingga peserta dapat langsung mempraktikkan materi yang diberikan sesuai kondisi usaha masing-masing.

Baca Juga :  Mengatasi Masalah Ilegal Logging: Sebuah Tantangan Bagi Indonesia

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka aktif berdiskusi mengenai berbagai persoalan yang selama ini dihadapi dalam mengelola usaha, mulai dari pengendalian biaya produksi hingga perencanaan pengembangan usaha.

(Foto: Istimewa)

Hasil evaluasi menunjukkan dampak positif yang signifikan. Tingkat pemahaman peserta terkait penyusunan laporan keuangan meningkat hingga 30 persen, sementara keterampilan teknis dalam melakukan pencatatan keuangan naik sebesar 25 persen.

Selain itu, sekitar 80 persen peserta mengaku telah memahami pentingnya pencatatan keuangan usaha, 75 persen mampu melakukan pencatatan pemasukan dan pengeluaran secara sederhana, serta 70 persen menyatakan siap menerapkan sistem pencatatan keuangan dalam operasional usahanya.

Baca Juga :  Deklarasi Desa Bersinar & Desa Gotong Royong

Tidak hanya meningkatkan kemampuan administrasi usaha, kegiatan ini juga berhasil menumbuhkan kesadaran para pelaku UMKM untuk memisahkan keuangan pribadi dan usaha. Langkah tersebut dinilai penting untuk menciptakan tata kelola bisnis yang lebih sehat dan profesional.

(Foto: Istimewa)

Tim pelaksana berharap program serupa dapat terus berlanjut melalui pendampingan berkala sehingga pelaku UMKM mampu menerapkan ilmu yang diperoleh secara konsisten. Dukungan pemerintah daerah dan berbagai pihak juga diharapkan dapat memperkuat pengembangan UMKM melalui akses permodalan, legalitas usaha, serta pemasaran digital.

Melalui pelatihan sederhana namun berdampak besar ini, UMKM kerupuk kerang Desa Sidamukti diharapkan semakin siap berkembang, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi lokal di Kabupaten Pandeglang. ***

Berita Terkait

Universitas Pamulang Kampus Serang Perkuat Kapasitas Perangkat Desa melalui Program Pengabdian Masyarakat
UNPAM Perkuat Literasi dan Manajemen Keuangan Desa Bejod, Dorong Tata Kelola yang Transparan dan Akuntabel
Dosen Unpam Kampus Serang Gelar PKM, Tingkatkan Produktivitas Pengelola BUMDes di Lebak
Universitas Pamulang Gelar PKM di Desa Bejod Lebak, Tingkatkan Kesiapan Kerja Masyarakat
Tingkatkan Literasi Keuangan Digital, Siswa SMAN 8 Pandeglang Diajak Bijak Kelola Uang
Mahasiswa UNPAM Serang Gelar Edukasi Literasi Keuangan bagi Siswa SMAN 1 Lebak Wangi
Membangun Jiwa Entrepreneur Muda Sejak Dini: UNPAM Kampus Serang Gelar Edukasi Manajemen Pemasaran di SMAN 1 Lebak Wangi
Literasi Keuangan Digital Jadi Bekal Siswa, UNPAM Kampus Serang Gelar PKM di SMAN 1 Lebak Wangi

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:42 WIB

Universitas Pamulang Kampus Serang Perkuat Kapasitas Perangkat Desa melalui Program Pengabdian Masyarakat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:17 WIB

UNPAM Perkuat Literasi dan Manajemen Keuangan Desa Bejod, Dorong Tata Kelola yang Transparan dan Akuntabel

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:12 WIB

Dosen Unpam Kampus Serang Gelar PKM, Tingkatkan Produktivitas Pengelola BUMDes di Lebak

Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:19 WIB

Universitas Pamulang Gelar PKM di Desa Bejod Lebak, Tingkatkan Kesiapan Kerja Masyarakat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:47 WIB

Tingkatkan Literasi Keuangan Digital, Siswa SMAN 8 Pandeglang Diajak Bijak Kelola Uang

Berita Terbaru

(Foto: Istimewa)

Ekonomi Bisnis

Pemprov Banten dan Bank Indonesia Percepat Investasi melalui BIF 2026

Kamis, 15 Okt 2026 - 14:14 WIB