Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok Masih Membebani Masyarakat

Rabu, 13 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa)

(Foto: Istimewa)

Penulis: Muhammad Irfan Maulana Faysa
(Mahasiswa Ilmu Pemerintahan UNPAM Serang)

[BANTENESIA.NET] – Pada tahun 2026, kenaikan harga kebutuhan pokok masih menjadi persoalan yang dirasakan masyarakat Indonesia. Kondisi ini membuat daya beli masyarakat, terutama kalangan menengah ke bawah, masih cukup tertekan. Banyak masyarakat mulai mengurangi pengeluaran karena harga kebutuhan sehari-hari terus mengalami kenaikan.

Harga bahan pangan seperti beras, minyak goreng, gula, telur, dan kebutuhan lainnya masih mengalami fluktuasi di berbagai daerah. Kondisi tersebut membuat pengeluaran rumah tangga menjadi sulit diperkirakan. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, kelompok pangan masih menjadi salah satu penyumbang inflasi yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Baca Juga :  Hukum Perdata dan Keadilan yang Terlalu Mahal bagi Publik

Kenaikan harga kebutuhan pokok memberikan dampak besar terhadap kehidupan masyarakat. Sebagian masyarakat harus lebih berhemat dan mengurangi pembelian barang tertentu agar kebutuhan utama tetap terpenuhi. Kondisi ini menunjukkan bahwa kestabilan harga sangat berpengaruh terhadap kesejahteraan masyarakat.

Tidak hanya konsumen, pelaku usaha kecil juga merasakan dampak dari kenaikan harga. Biaya bahan baku yang meningkat membuat sebagian pedagang harus menaikkan harga jual. Akibatnya, keuntungan usaha menjadi berkurang dan daya saing usaha kecil ikut menurun.

Baca Juga :  Bukan Hanya Soal Judi Online, Indonesia Sedang Menghadapi Krisis Karakter

Pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk menjaga stabilitas harga, seperti operasi pasar, menjaga stok bahan pangan, dan menyalurkan bantuan sosial. Namun, pelaksanaan kebijakan tersebut belum sepenuhnya merata di semua daerah. Masih terdapat kendala dalam distribusi barang dan pengawasan di lapangan.

Persoalan harga kebutuhan pokok tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan barang, tetapi juga sistem distribusi yang belum berjalan optimal. Pengawasan terhadap penyaluran barang dan kestabilan harga perlu ditingkatkan agar tidak terjadi penimbunan maupun kenaikan harga yang berlebihan di pasaran.

Baca Juga :  Alih Fungsi Lahan di Tangerang: Antara Peluang Ekonomi dan Krisis Lingkungan

Oleh karena itu, pemerintah pusat dan daerah perlu meningkatkan koordinasi dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Dengan distribusi yang lebih baik dan pengawasan yang lebih ketat, diharapkan harga kebutuhan sehari-hari dapat lebih stabil sehingga masyarakat tidak terus terbebani oleh kenaikan harga. ***

Berita Terkait

Live TikTok: Strategi Efisiensi Keuangan untuk Mengakses Informasi UNPAM Lebih Dekat Tanpa Datang ke Kampus
Pleno Tengah HMJM Periode V: Evaluasi sebagai Landasan Mewujudkan Organisasi yang Lebih Efektif, Terarah, dan Berkualitas
Masa Depan Lulusan Sistem Komputer di Dunia Kerja
Status “Freeze” MSCI Bikin Rp75 Triliun Dana Asing Kabur dari Bursa Indonesia
Menjaga Data Pribadi di Internet: Mengapa “Password” Kuat Saja Tidak Cukup?
Pentingnya Menguasai Sistem Komputer bagi Generasi Muda
Perbandingan Sistem Hukum Indonesia dan Jepang: Membangun Penegakan Hukum yang Berintegritas dan Berorientasi pada Kepastian Hukum
Zombieisme Menjadi Paham Konsumtif: Suatu Tinjauan terhadap Perilaku Konsumtif Masyarakat Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:48 WIB

Live TikTok: Strategi Efisiensi Keuangan untuk Mengakses Informasi UNPAM Lebih Dekat Tanpa Datang ke Kampus

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:11 WIB

Pleno Tengah HMJM Periode V: Evaluasi sebagai Landasan Mewujudkan Organisasi yang Lebih Efektif, Terarah, dan Berkualitas

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:52 WIB

Masa Depan Lulusan Sistem Komputer di Dunia Kerja

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:57 WIB

Status “Freeze” MSCI Bikin Rp75 Triliun Dana Asing Kabur dari Bursa Indonesia

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:29 WIB

Menjaga Data Pribadi di Internet: Mengapa “Password” Kuat Saja Tidak Cukup?

Berita Terbaru