[BANTENESIA.NET] – Dalam upaya meningkatkan keamanan dan kenyamanan wisatawan menjelang libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi Banten meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memasang kamera pengawas atau CCTV di sepanjang bibir pantai Anyer-Carita.
Langkah ini diusulkan langsung oleh Ketua PHRI Banten, GS Ashok Kumar, kepada Penjabat Gubernur Banten, Ucok Abdulrauf Damenta, Selasa (17/12) pada saat Rapat Koordinasi di Mako Polda Banten,
Menurut Ashok, pemasangan CCTV di kawasan pantai terbuka sangat penting, mengingat kawasan tersebut belum memiliki alat pendeteksi gempa atau bencana alam lainnya.
“Kami berharap pemasangan CCTV di sepanjang bibir pantai serta pemantauan 24 jam dapat menjadi salah satu warisan penting di masa kepemimpinan beliau. Hal ini demi meningkatkan keamanan dan kenyamanan wisatawan,” ujar Ashok, Kamis (19/12) dalam siaran Pers nya.

Selain itu, Ashok juga menyarankan agar pengelola pantai terbuka di kawasan Anyer-Carita menyediakan asuransi bagi wisatawan.
“Wisatawan perlu perlindungan asuransi, seperti yang diterapkan pada moda transportasi umum. Hal ini sangat penting, mengingat potensi risiko di kawasan wisata alam pantai,” tambahnya.
Meskipun memasuki musim hujan, Ashok optimistis tingkat kunjungan wisatawan dan okupansi hotel di kawasan Anyer-Carita akan tetap tinggi.
“Untuk Natal ini, okupansi hotel sudah mencapai 50 persen, dan biasanya akan meningkat hingga akhir tahun. Bahkan, beberapa hotel telah fully booked,” jelasnya.
Ashok juga menyoroti tren positif masa tinggal wisatawan yang lebih panjang berkat berbagai promo menarik dari pengelola hotel.
“Rata-rata tamu menginap dua malam tiga hari, karena hotel-hotel kini mengusung konsep smart tourism,” ujarnya.
PHRI Banten juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, seperti BMKG, Basarnas, BPBD, Kepolisian, dan Dinas Pariwisata, untuk memastikan kesiapan menghadapi liburan akhir tahun.
“Kami intens berkomunikasi untuk memantau kondisi cuaca dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” ungkap Ashok.
Dengan sinergi antara pemerintah, pengelola wisata, dan masyarakat, Ashok berharap libur Natal dan Tahun Baru kali ini akan memberikan pengalaman berkesan bagi wisatawan sekaligus meningkatkan perekonomian di kawasan Anyer-Carita. (Pou)









Komentar