[BANTENESIA.NET] – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Kapolda Banten Irjen Pol Suyudi Ario Seto bersama Gubernur Banten Andra Soni turun langsung ke Pasar Induk Rau dan Gudang Bulog di Taktakan, Rabu (12/03/225), untuk memantau harga serta ketersediaan bahan pokok.
Dalam inspeksi tersebut, mereka memastikan bahwa harga kebutuhan pokok masih relatif stabil dan stok bahan pangan mencukupi, terutama beras yang menjadi komoditas utama selama Ramadan dan Lebaran.

Berdasarkan hasil pemantauan, harga sejumlah bahan pokok di Pasar Induk Rau per 11 Maret 2025 menunjukkan tren yang stabil. Beras premium dijual seharga Rp16.000 per kilogram, beras medium Rp13.000 per kilogram, dan minyak goreng kemasan Rp20.000 per liter. Sementara itu, harga cabai masih fluktuatif dengan cabai rawit merah mencapai Rp120.000 per kilogram.
Kapolda Banten menegaskan bahwa pihaknya terus mengawasi pergerakan harga untuk mengantisipasi praktik penimbunan atau spekulan yang dapat memicu lonjakan harga.
“Sejauh ini harga masih terkendali, namun kami akan terus memantau apakah ada indikasi penimbunan yang bisa merugikan masyarakat,” ujar Kapolda.

Gubernur Banten juga menyoroti harga minyak goreng yang masih menjadi perhatian.
“Beberapa komoditas mengalami penurunan harga, tetapi minyak goreng masih perlu pengawasan lebih lanjut. Kami akan koordinasikan langkah-langkah untuk menstabilkan harga,” katanya.

Usai dari Pasar Induk Rau, rombongan bergerak ke Gudang Bulog di Taktakan untuk mengecek stok beras. Dari hasil pengecekan, terungkap bahwa Bulog memiliki cadangan 13.700 ton beras yang siap didistribusikan ke masyarakat selama Ramadan dan Lebaran. Selain itu, stok minyak goreng bersubsidi Minyak Kita juga aman dengan jumlah mencapai 50.000 liter.
Dengan ketersediaan pasokan yang cukup dan harga yang masih stabil, masyarakat Banten diharapkan dapat menjalani Ramadan dan Idul Fitri tanpa kekhawatiran akan lonjakan harga bahan pokok. Pemerintah daerah dan aparat kepolisian berjanji akan terus memantau situasi dan mengambil langkah cepat jika terjadi perubahan signifikan di pasar.
“Ini bentuk komitmen kami dalam menjaga stabilitas pangan di Banten. Masyarakat tidak perlu khawatir, pemerintah hadir untuk memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia dengan harga yang wajar,” tutup Kapolda Banten. (*/Pou)








Komentar