Seminar Nasional Prodi Manajemen Unpam Serang, Bahas Resiliensi Finansial Hadapi Inflasi Gaya Hidup dan Jebakan Konsumerisme Digital

- Redaktur

Kamis, 11 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa)

(Foto: Istimewa)

[BANTENESIA.NET] – Di tengah gempuran Tren Flexing di media sosial dan kemudahan akses pinjaman online serta fitur Paylater, Program Studi (Prodi) Manajemen Universitas Pamulang (Unpam) Serang mengambil langkah konkret untuk mengedukasi para mahasiswa.

Rabu, 10 Juni 2026, di Aula Kampus Unpam Serang menjadi saksi digelarnya seminar nasional bertajuk “Membangun Resiliensi Finansial dalam Menghadapi Inflasi Gaya Hidup dan Jebakan Konsumerisme Digital.”

Acara ini dihadiri oleh tiga ribu dua ratus empat puluh mahasiswa yang terbagi mengikuti secara Daring maupun luring, mereka tampak antusias memadati ruangan sejak pagi hari.

Ketua Panitia Kegiatan, Septian Aris Munandar dalam sambutannya menyampaikan bahwa tema seminar ini diusung dengan keyakinan bahwa literasi keuangan merupakan salah satu bekal terpenting bagi generasi muda ditengah derasnya arus konsumerisme digital yang kian mengancam kesehatan finansial.

Ketua Panitia Kegiatan, Aris Munandar, S.E.,M.M. (Foto: Istimewa)

Menurutnya, kemudahan transaksi digital saat ini jika tidak dibarengi dengan literasi keuangan yang mumpuni, teknologi justru akan menjerumuskan mahasiswa ke dalam pusaran utang konsumtif dan ketidakstabilan finansial di masa depan.

Baca Juga :  SKhN 02 Kota Serang Tasyakuran Kelulusan 54 Siswa dengan Penuh Haru

“Kita melihat realita di mana standar gaya hidup bergeser karena paparan media sosial. Inflasi gaya hidup atau Lifestyle Creep terjadi tanpa disadari, saat penghasilan atau uang saku meningkat, pengeluaran pun ikut melonjak demi gengsi,” ujar Septian Aris Munandar di hadapan para peserta.

Ia menegaskan bahwa UNPAM Serang berkomitmen untuk terus membekali mahasiswanya dengan ilmu praktis yang relevan dengan tantangan zaman, bukan sekadar teori di dalam kelas.

Untuk mengupas tuntas fenomena ini, panitia menghadirkan sosok yang sudah tidak asing lagi di dunia keuangan nasional, yaitu Rivan Kurniawan.

Beliau merupakan seorang praktisi pasar modal, investor, sekaligus pengamat finansial terkemuka. Kehadiran Rivan disambut tepuk tangan riuh dari para peserta yang sudah tidak sabar menantikan strategi jitu dalam mengelola keuangan di era digital yang serba instan ini.

Mengawali materinya, Rivan Kurniawan langsung menyoroti bagaimana algoritma media sosial dan E-Commerce dirancang untuk menciptakan kebutuhan semu. Praktisi pasar modal ini memaparkan istilah anatomi bocor halus, sabotase psikologis, paylater, terciptanya siklus Rat Race, yang dirangkum menjadi “jebakan konsumerisme digital”, di mana iklan yang personal dan diskon manipulatif terus membayangi pengguna gawai.

Baca Juga :  Pancasila dan Generasi Z di Era Modern
Praktisi Pasar Modal, Investor, sekaligus Pengamat Finansial, Rivan Kurniawan, S.E. (Foto: Istimewa)

Tanpa fondasi resiliensi atau ketahanan finansial yang kuat, seseorang akan dengan mudah terjebak dalam siklus membeli barang yang sebenarnya tidak mereka butuhkan.

“Resiliensi finansial bukan berarti kita hidup dalam kefakiran atau pelit pada diri sendiri. Ini adalah kemampuan untuk beradaptasi, bertahan, dan tetap tumbuh secara finansial di tengah tekanan eksternal, termasuk godaan digital,” jelas Rivan secara lugas.

Lebih lanjut, Rivan membagikan formula praktis mengenai alokasi keuangan yang sehat. Ia menekankan pentingnya memprioritaskan smart investing dan generasi muda harus belajar memiliki fundamental analysis di awal waktu, sehingga memiliki pemahaman mengenai risk management yang mumpuni dalam mengambil suatu keputusan mengelola keuangan.

Sebagai praktisi pasar modal, ia juga memperkenalkan instrumen investasi yang aman dan cocok bagi kantong mahasiswa, seperti reksa dana dan saham perusahaan yang memiliki fundamental kokoh, sebagai alat untuk melawan inflasi yang sesungguhnya.

Baca Juga :  Bimbingan Teknis Video Marketing Dorong Santri MA Turus Pandeglang Siap Bersaing di Era Digital

Suasana seminar semakin hidup saat memasuki sesi tanya jawab. Banyak mahasiswa yang mencurahkan keluh kesahnya mengenai sulitnya menahan diri dari godaan Check-Out keranjang belanja online dan tekanan teman sebaya (Peer Pressure).

Rivan menanggapi pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan pendekatan yang realistis dan jenaka, sembari memberikan tips psikologis untuk menjeda diri selama 24 jam sebelum memutuskan membeli barang konsumtif.

Rektor dan jajaran Direktorat beserta tamu undangan dengan segenap dosen Prodi Manajemen Unpam Serang yang turut hadir memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya acara ini.

Mereka berharap seminar ini menjadi titik balik bagi mahasiswa untuk mengubah perilaku konsumtif menjadi produktif. Resiliensi finansial yang ditanamkan sejak bangku kuliah diharapkan mampu mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga mapan dan bijak secara finansial. ***

Berita Terkait

Inovatif! Mahasiswa UNPAM Kampus Serang Dampingi Warga Desa Sasahan Olah Sampah Daun Kering Menjadi Kompos
Optimalisasi Pengelolaan Usaha Kelompok Tani Di Desa Sasahan, Melalui Pemanfaatan Buah Musiman, Pembukuan Sederhana Dan Digitalisasi Keuangan (Money Lover)
Mahasiswa Manajemen UNPAM Kampus Serang Edukasi Petani Desa Sasahan tentang Digital Finance untuk Perkuat pengelolaan Keuangan Usaha Tani
Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang
Tren Media Sosial Picu Impulsive Buying, Siswa Perlu Lebih Bijak Mengelola Uang Saku
Mahasiswa Universitas Pamulang Gelar Edukasi Financial Planning dan Pengembangan Diri di SMA Nur El Fallah
Mahasiswa Manajemen UNPAM Serang Dampingi UMKM Tempe Perluas Pasar di Tengah Keterbatasan Produksi
Mahasiswa Manajemen UNPAM PSDKU Serang Dampingi UMKM Tempe Walantaka Go Digital
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Inovatif! Mahasiswa UNPAM Kampus Serang Dampingi Warga Desa Sasahan Olah Sampah Daun Kering Menjadi Kompos

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:10 WIB

Mahasiswa Manajemen UNPAM Kampus Serang Edukasi Petani Desa Sasahan tentang Digital Finance untuk Perkuat pengelolaan Keuangan Usaha Tani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Tren Media Sosial Picu Impulsive Buying, Siswa Perlu Lebih Bijak Mengelola Uang Saku

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Mahasiswa Universitas Pamulang Gelar Edukasi Financial Planning dan Pengembangan Diri di SMA Nur El Fallah

Berita Terbaru