Sektor Properti di Banten Pacu Pertumbuhan Ekonomi dan Produktivitas Masyarakat

Kamis, 17 Oktober 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Forum Responden Bank Indonesia 2024. (Foto: Istimewa)

Forum Responden Bank Indonesia 2024. (Foto: Istimewa)

[BANTENESIA.NET] – Sektor properti di Provinsi Banten dinilai mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah dengan meningkatkan produktivitas masyarakat.

Hal ini disampaikan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Usman Asshidiqi Qohara, dalam pembukaan Forum Responden Bank Indonesia 2024, Kamis (17/10) di Ballroom DoubleTree Hotel, Kota Tangerang Selatan.

Usman menekankan pentingnya peran sektor perumahan dan permukiman dalam menunjang perekonomian dan membuka peluang kerja.

Pj Sekda Provinsi Banten, Usman Asshidiqi Qohara. (Foto: Istimewa)

“Pemerintah Provinsi Banten mengajak seluruh stakeholder untuk meningkatkan penyediaan sarana dan prasarana, serta memperkuat fungsi kawasan permukiman guna mendukung produktivitas masyarakat. Hal ini harus dilakukan dengan tetap mempertimbangkan pemerataan, lingkungan, dan kearifan lokal,” tegasnya.

Baca Juga :  Pertama di Banten, Naik Bus Tayo di Tangerang Kini Bisa Bayar Cukup dengan Tap Ponsel

Ia optimistis sektor properti, terutama pembangunan perumahan dan konstruksi, akan terus memberikan kontribusi besar bagi perekonomian.

Simbolis Kolaborasi KPw BI Banten bersama Pemprov Banten. (Foto: Istimewa)

Usman juga menyoroti efek berantai (multiplier effect) yang signifikan dari sektor ini, seperti peningkatan lapangan kerja dan pengurangan angka pengangguran serta kemiskinan.

“Properti mampu menciptakan peluang kerja dalam jumlah besar, baik secara langsung maupun tidak langsung. Ini adalah sektor strategis yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan produktivitas masyarakat,” tambah Usman.

Pemprov Banten, lanjut Usman, berkomitmen memberikan kemudahan dan bantuan perumahan bagi masyarakat. Program perumahan ini akan fokus pada pengembangan berbasis kawasan dan keswadayaan masyarakat, agar semua warga memiliki akses terhadap hunian yang layak, terjangkau, sehat, dan aman.

Baca Juga :  Sekolah Lapang Holtikultura, Jurus Ampuh Kendalikan Inflasi di Banten

“Negara melalui Pemprov Banten bertanggung jawab melindungi masyarakat dengan menyediakan perumahan dan permukiman yang layak huni. Ini adalah upaya kami agar masyarakat bisa tinggal dengan nyaman dan aman,” kata Usman.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Banten, Ameriza M Moesa, turut menyoroti pentingnya sektor properti sebagai isu strategis bagi provinsi tersebut.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Banten, Ameriza M Moesa. (Foto: Istimewa)

”Selain pertanian dan pariwisata, sektor properti di Banten juga memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi,” ungkap Ameriza.

Ia berharap Forum Responden ini dapat menghasilkan rekomendasi konkret dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, pelaku usaha, dan stakeholder properti, agar kebutuhan masyarakat akan hunian terpenuhi dengan baik.

Baca Juga :  Pertumbuhan Ekonomi Banten Triwulan I 2024: Meningkat, Meski Melambat

“Permintaan terbesar berasal dari masyarakat kelas menengah ke bawah. Dengan komunikasi yang baik antara pemerintah dan pengembang, kita berharap kebutuhan ini bisa terpenuhi,” pungkasnya.

Casual Talk pada Acara Forum Responden BI Banten 2024. (Foto: Istimewa)

Melalui kegiatan ini, diharapkan muncul solusi dan kolaborasi efektif untuk menciptakan sinergi antara pemerintah dan pengembang dalam menyediakan hunian yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Dengan begitu, sektor properti di Banten tidak hanya menjadi pilar ekonomi, tetapi juga menciptakan kesejahteraan dan pemerataan bagi seluruh masyarakat. (*/Pou)

Berita Terkait

FERBA dan QJI 2026, Bank Indonesia Ajak Masyarakat Perkuat Literasi Rupiah dan Digitalisasi Pembayaran
OJK Luncurkan Optimalisasi SLIK Perkuat Akses Pembiayaan UMKM dan Program 3 Juta Rumah
OJK Setujui Penggabungan 5 BPR ke BPR Ragasakti, Perkuat Industri Perbankan di Banten
The Royale Krakatau Hotel Hadirkan Intimate Wedding Showcase 2026, Padukan Tradisi dan Elegansi Modern
BI Banten Ungkap Kekuatan Ekonomi Daerah dalam Krisis Global
Bank Indonesia Banten Perkuat Literasi Keuangan, Ratusan Mahasiswa Terima Beasiswa 2026
SHAFARA BI 2026 Kembali Hadir, Ajak Generasi Muda Tunjukkan Bakat Terbaik
Pesta Rakyat 2026 di Monas Jadi Ajang Emas Brand Lokal Banten Tembus Pasar Nasional

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:14 WIB

FERBA dan QJI 2026, Bank Indonesia Ajak Masyarakat Perkuat Literasi Rupiah dan Digitalisasi Pembayaran

Senin, 6 Juli 2026 - 21:49 WIB

OJK Luncurkan Optimalisasi SLIK Perkuat Akses Pembiayaan UMKM dan Program 3 Juta Rumah

Rabu, 1 Juli 2026 - 21:13 WIB

OJK Setujui Penggabungan 5 BPR ke BPR Ragasakti, Perkuat Industri Perbankan di Banten

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:01 WIB

The Royale Krakatau Hotel Hadirkan Intimate Wedding Showcase 2026, Padukan Tradisi dan Elegansi Modern

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:48 WIB

BI Banten Ungkap Kekuatan Ekonomi Daerah dalam Krisis Global

Berita Terbaru