Satreskrim Polres Serang Tangkap NU Pelaku Pencabulan Anak

- Redaktur

Rabu, 28 Juni 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Satreskrim Polres Serang, saat berhasil mengamankan pelaku pencabulan terhadap anak. ISTIMEWA

Satreskrim Polres Serang, saat berhasil mengamankan pelaku pencabulan terhadap anak. ISTIMEWA

SERANG, BANTENESIA.NET- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Serang berhasil menangkap pelaku kejahatan cabul terhadap seorang anak di bawah umur. Pelaku yang bernama NU (28 tahun), seorang warga Desa Pudar, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, telah nekat melakukan tindakan memperkosa sepupunya yang sedang tidur.

Pelaku, seorang buruh serabutan, berhasil ditangkap oleh personil Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dengan bantuan Tim Reserse Mobile (Resmob) Polres Serang di rumah kerabatnya di wilayah Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, pada Selasa (27/06) malam.

Wakapolres Serang, Kompol Rifki Seftirian, menjelaskan bahwa kasus pemerkosaan ini terjadi pada Kamis (01/06) sekitar pukul 15.00. Saat itu, korban yang berusia 14 tahun sedang tertidur di kamarnya di Desa Pudar. “Ketika hanya ada korban di rumah, tersangka masuk ke dalam kamar dan menggerayangi tubuh sepupunya yang sedang terbaring di tempat tidur,” ungkap Rifki pada Rabu (28/06).

Baca Juga :  Gasak Rp 65 Juta, Pelaku Penjambretan di Toko Sembako di Serang Terekam CCTV

Korban terbangun saat merasa tubuhnya digerayangi, dan ia berusaha menghindar ke sudut tempat tidur. Namun, pelaku yang tidak dapat mengendalikan birahinya mengejar dan membekap korban sambil mengancam agar tidak melawan. “Lantaran takut dengan ancaman tersebut, korban hanya bisa menangis saat pelaku melampiaskan nafsu bejadnya. Setelah melampiaskan nafsu bejatnya, pelaku mengancam agar peristiwa ini tidak dilaporkan kepada orangtua korban,” kata Rifki.

Rifki menjelaskan bahwa setelah kejadian tersebut, korban merasakan sakit pada bagian sensitifnya. Korban akhirnya menceritakan kejadian ini kepada orangtuanya. Keluarga korban, setelah menerima laporan, langsung melaporkan kasus ini ke Mapolres Serang pada Kamis (15/06). “Mendapati laporan tersebut, pelaku berusaha melarikan diri dan bersembunyi di rumah kerabat di daerah Kresek, Tangerang,” terang Rifki.

Baca Juga :  Pastikan Ibadah Natal Aman, Polda Banten Bersama Forkopimda Tinjau Gereja di Kota Serang

Dengan informasi dari laporan dan hasil visum, personil Unit PPA dibantu oleh Tim Resmob segera memburu pelaku di rumahnya, tetapi tidak berhasil menemukannya. Setelah mendapatkan informasi bahwa pelaku berada di Tangerang, tim gabungan yang dipimpin oleh Ipda Iwan Rudini segera bergerak. “Tersangka berhasil ditangkap di rumah kerabatnya sekitar pukul 21.00 dan kemudian dibawa ke Mapolres Serang untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.

Pelaku, NU, yang diketahui sudah beristri dan memiliki satu anak, mengaku kepada petugas bahwa ia merasa tergoda dan tidak mampu menahan nafsu ketika melihat tubuh adik sepupunya yang sedang terbaring di kamarnya. “Saya melakukan perbuatan tersebut karena tergoda melihat tubuh adik sepupu yang sedang tidur di kamar. Kebetulan saat itu tidak ada orang lain di rumah, jadi saya terdorong untuk melampiaskan nafsu,” akunya.

Baca Juga :  IOH Luncurkan Kampanye 'Tanam Oksigen' melalui Film Pendek Sains Fiksi Jaga Raya

Akibat perbuatan tersebut, pelaku akan dijerat dengan Pasal 81 Ayat (1) dan Ayat (2) Jo Pasal 82 Ayat (1) UU RI No. 17 Tahun 2016, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Dengan penangkapan pelaku ini, Polres Serang menunjukkan komitmen dan keberhasilannya dalam melindungi perempuan dan anak-anak dari kejahatan seksual. Masyarakat diharapkan dapat semakin percaya dan mengandalkan aparat kepolisian dalam menjaga keamanan dan keadilan di wilayah tersebut. (ABD)

Berita Terkait

DPRD Banten Dorong Reformasi Birokrasi, Empat Agenda Penataan OPD Masuk Pembahasan Pansus IV
Imigrasi Serang Hadirkan Layanan Pasporia di Jawara Banten Run 5K, Permudah Masyarakat Urus Paspor pada Akhir Pekan
Inovatif! Mahasiswa UNPAM Kampus Serang Dampingi Warga Desa Sasahan Olah Sampah Daun Kering Menjadi Kompos
Optimalisasi Pengelolaan Usaha Kelompok Tani Di Desa Sasahan, Melalui Pemanfaatan Buah Musiman, Pembukuan Sederhana Dan Digitalisasi Keuangan (Money Lover)
Mahasiswa Manajemen UNPAM Kampus Serang Edukasi Petani Desa Sasahan tentang Digital Finance untuk Perkuat pengelolaan Keuangan Usaha Tani
Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang
Tren Media Sosial Picu Impulsive Buying, Siswa Perlu Lebih Bijak Mengelola Uang Saku
Mahasiswa Universitas Pamulang Gelar Edukasi Financial Planning dan Pengembangan Diri di SMA Nur El Fallah
Berita ini 102 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 15:45 WIB

DPRD Banten Dorong Reformasi Birokrasi, Empat Agenda Penataan OPD Masuk Pembahasan Pansus IV

Minggu, 1 November 2026 - 22:09 WIB

Imigrasi Serang Hadirkan Layanan Pasporia di Jawara Banten Run 5K, Permudah Masyarakat Urus Paspor pada Akhir Pekan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Inovatif! Mahasiswa UNPAM Kampus Serang Dampingi Warga Desa Sasahan Olah Sampah Daun Kering Menjadi Kompos

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:10 WIB

Mahasiswa Manajemen UNPAM Kampus Serang Edukasi Petani Desa Sasahan tentang Digital Finance untuk Perkuat pengelolaan Keuangan Usaha Tani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang

Berita Terbaru