Peredaran Uang di Provinsi Banten: Uang Pecahan Kecil Mendominasi, 1,6 Triliun Rupiah Net OutFlow Terjadi!”

- Redaktur

Selasa, 2 April 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

[BANTENESIA.NET] – Selama Kick Off Serambi Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Banten pada 19 Maret 2024 yang lalu, terungkap bahwa uang pecahan kecil, khususnya 20 ribu ke bawah, mendominasi peredaran dengan 75%, sementara uang pecahan besar seperti 50-100 ribu hanya mencapai 38%. Ini disertai dengan net outflow sebesar 1,6 triliun rupiah, yang merupakan jumlah uang yang keluar dari brangkas Bank Indonesia untuk perbankan.

Baca Juga :  Airin Rachmi Diany dan Hijau Tosca: Kebersamaan untuk Membangun Banten yang Lebih Baik

Selain itu, sebanyak 516 lembar uang mengalami keraguan keaslian, sementara 34,5 miliar rupiah uang rusak telah ditukar. Meskipun demikian, upaya untuk menjangkau masyarakat tetap kuat, dengan kas keliling yang sudah bergerak mencapai 6 kali dari target 10 titik, berkolaborasi dengan 7 perbankan.

Baca Juga :  Kalapas Cilegon Bersama APH Gelar Konferensi Pers Penguatan Pemasyarakatan Bersih dari Narkoba, Handphone Ilegal serta Praktik Penipuan

Puncak dari inisiatif ini dijadwalkan pada tanggal 5 April 2024 mendatang dengan acara Gerakan Ramadhan Berkah BI Provinsi Banten (GERABAH) yang akan menandai pembukaan ‘Kampung Ramadhan Bank Indonesia’ di Alun-alun atau Pendopo Bupati Kabupaten Serang. Setiap orang berkesempatan menukar uang hingga 4 juta rupiah melalui Mobil Kas Keliling perBankan ataupun setoran penukaran langsung di Bank Indonesia atau perbankan yang berada di bawah naungan BI Banten.

Baca Juga :  Nanang Saefudin Resmi Dilantik sebagai Penjabat Walikota Serang, Siap Lanjutkan Program dan Fasilitasi Pemilihan

Untuk informasi lebih lanjut dan akses ke aplikasi yang tersedia, kunjungi www.pintar.bi.go.id. Dengan upaya bersama, diharapkan masyarakat Banten dapat merasakan manfaat dari program ini secara menyeluruh. (Pou)

Berita Terkait

DPRD Banten Dorong Reformasi Birokrasi, Empat Agenda Penataan OPD Masuk Pembahasan Pansus IV
Imigrasi Serang Hadirkan Layanan Pasporia di Jawara Banten Run 5K, Permudah Masyarakat Urus Paspor pada Akhir Pekan
Inovatif! Mahasiswa UNPAM Kampus Serang Dampingi Warga Desa Sasahan Olah Sampah Daun Kering Menjadi Kompos
Optimalisasi Pengelolaan Usaha Kelompok Tani Di Desa Sasahan, Melalui Pemanfaatan Buah Musiman, Pembukuan Sederhana Dan Digitalisasi Keuangan (Money Lover)
Mahasiswa Manajemen UNPAM Kampus Serang Edukasi Petani Desa Sasahan tentang Digital Finance untuk Perkuat pengelolaan Keuangan Usaha Tani
Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang
Tren Media Sosial Picu Impulsive Buying, Siswa Perlu Lebih Bijak Mengelola Uang Saku
Mahasiswa Universitas Pamulang Gelar Edukasi Financial Planning dan Pengembangan Diri di SMA Nur El Fallah
Berita ini 20 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 15:45 WIB

DPRD Banten Dorong Reformasi Birokrasi, Empat Agenda Penataan OPD Masuk Pembahasan Pansus IV

Minggu, 1 November 2026 - 22:09 WIB

Imigrasi Serang Hadirkan Layanan Pasporia di Jawara Banten Run 5K, Permudah Masyarakat Urus Paspor pada Akhir Pekan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Inovatif! Mahasiswa UNPAM Kampus Serang Dampingi Warga Desa Sasahan Olah Sampah Daun Kering Menjadi Kompos

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:10 WIB

Mahasiswa Manajemen UNPAM Kampus Serang Edukasi Petani Desa Sasahan tentang Digital Finance untuk Perkuat pengelolaan Keuangan Usaha Tani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang

Berita Terbaru