Peranan Metode Penelitian Hukum Dalam Menyelesaikan Permasalahan hukum di Indonesia

- Redaktur

Senin, 15 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ahmad Marsa, Mahasiswa Ilmu Hukum UNPAM Serang. (Foto: Istimewa)

Ahmad Marsa, Mahasiswa Ilmu Hukum UNPAM Serang. (Foto: Istimewa)

NAMA : AHMAD MARSA
MATKUL : MPH METODE PENELITIAN HUKUM(231090200028)
PRODI : Hukum
KELAS : 05HKSP001
DOSEN : Dede Ikoh Murofikoh

UNIVERSITAS PAMULANG PSDKU SERANG

[BANTENESIA.NET], KOTA SERANG – Metode Penelitian Hukum merupakan salah satu instrumen penting dalam pengembangan ilmu hukum dan peraktik penegakan hukum di indonesia. Sebagai di siplin ilmun, hukum tidak beerdiri sendri, melainkan berinteraksi dengan beberapa aspek kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, metode penelitian hukum di perlukan untuk memahami, menganalisis, serta menyelesaikan berbagai persoalan hukum yang muncul dalam kehidupan sosial
Menurut Ahmad Marsa, Pertama, metode penelitian hukum membantu dalam menjembatani kesenjangan antara teori hukum dsn realitas sosial. Banyak regulasi yang diuat tanpa mempertimbangkan aspek empiris, sehngga sulit diterapkan dalam masyarakat, sehingga perturan yang dibentuk lebih efektif dan tidk menimbulkan ketidakpastian hukum.

Baca Juga :  Tuntut Transparansi dan Perbaikan Sarana Kampus, Hima Seni Gelar Pertunjukan Teater Ubrug

Kedua, metode penelitian hukum menjadi pedoman ilmiah dalam menafsirkan norma hukum. Dalam praktiknya, banyak istilah ketentuan hukum yang bersifat empiris, sehihngga penerapan hukum menjadi lebih konsisten, terstuktur, dan dapat di pertanggung jawabkan secara akademik.

Ketiga, penelitian hukum memiliki peran penting dalam pembaruan hukun nasional. Perubahan zaman, perkembangan teknologi, dan dinamika sosial menuntut adanya hukum yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan metode penelitian hukum data empiris dan temuan ilmiah dapat dijadikan dasar dalam merumuskan regulasi baru yng lebih relevan, sehingga membentukan hukuman tidak lagi hanya berbasis kepentingan politik, melainkan berdasarkan pada perimbangan ilmiah dan kebutuhan publik.

Baca Juga :  Korupsi Masih Merajalela: Ketika Hukuman Belum Memberikan Efek Jera

Keempat metode penelitian hukum memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas argumentasi hukum, baik dalam penyusunan sekripsi, penulisan artikel ilmiah maupun dalam peraktik peradilan, penalaran hukum yang baik harus di dukung oleh metode penelitian yang benar.tanpa metode tersebut, argumen hukum menjadi lemah, subjektif, dan tidak memiliki landasan akademik yang kuat.

Baca Juga :  Tinjauan Sistem Pengelolaan Arsip pada Bagian Umum dan Kepegawaian di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Serang

Kesimpulan bahwa metode penelitian bukan hanya sekedar matakuliah teoristis, melainkan pondasi ilmiah yang menentukan arah dan kualitas pembangun hukum di indonesia.Tanpa metode penelitian hukum yang baik, hukum yanya akan menjadi kumpulan norma yang kaku dan kurang mampuh menyelesaikan persoalan yang ada dalam masyarakat. Oleh sebab itu, pemahaman terhadap metode penelitian hukum sangat penting bagi mahasiswa dan peraktiksi hukum untuk mewujudkan sistem hukum yang adil, pasti, dan bermanfaat. ***

Berita Terkait

Puluhan Remaja Terjaring Razia Kos-Kosan di Kota Serang, Sejauh Mana Peran Pemerintah?
Kondisi Lalu Lintas di Jalan Raya Kramatwatu Keselamatan Bukan Sekadar Aturan di Atas Kertas
Bukan Sekadar Dibangun: Fasilitas Publik Juga Harus Dirawat
Ketika Rumah Do’a Dipersoalkan: Ujian Toleransi dan Kebebasan Beribadah di Indonesia
Kopdes vs UMKM: Kompetisi Semu atau Sinergi Menuju Kemandirian Ekonomi Desa?
Pembangunan Kopdes Merah Putih di Atas Lahan Bekas Masjid: Antara Kepentingan Ekonomi dan Aspirasi Masyarakat
Dari Arus Penyeberangan ke Peta Risiko: Strategi Baru Membendung Narkotika di Koridor Sumatera–Jawa
Studi Implementasi di Sekolah: Meningkatkan Kesadaran Siswa terhadap Pentingnya Kepemimpinan yang Berintegritas bagi GenZ
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Puluhan Remaja Terjaring Razia Kos-Kosan di Kota Serang, Sejauh Mana Peran Pemerintah?

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Kondisi Lalu Lintas di Jalan Raya Kramatwatu Keselamatan Bukan Sekadar Aturan di Atas Kertas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Bukan Sekadar Dibangun: Fasilitas Publik Juga Harus Dirawat

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:29 WIB

Ketika Rumah Do’a Dipersoalkan: Ujian Toleransi dan Kebebasan Beribadah di Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:21 WIB

Kopdes vs UMKM: Kompetisi Semu atau Sinergi Menuju Kemandirian Ekonomi Desa?

Berita Terbaru