Pendiri Fekraf Dorong Pembentukan Badan Ekonomi Kreatif Provinsi Banten, DPRD Diminta Kaji Nomenklatur Baru

- Redaktur

Senin, 16 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelantikan Pengurus Fekraf Banten periode 2025–2028. (Foto: Iatimewa)

Pelantikan Pengurus Fekraf Banten periode 2025–2028. (Foto: Iatimewa)

[BANTENESIA.NET] – Wacana penguatan kelembagaan sektor ekonomi kreatif di Provinsi Banten kian menguat. Pendiri Forum Ekonomi Kreatif (Fekraf) Banten, Andi Suhud Trisnadi, secara resmi mengusulkan pembentukan Badan Ekonomi Kreatif Provinsi Banten kepada jajaran Pemerintah Provinsi dan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Banten.

Usulan tersebut disampaikan dalam momentum pelantikan pengurus Fekraf Banten periode 2025–2028 yang digelar di Gedung DPRD Banten, Jumat (13/2/2026), dan dihadiri unsur legislatif serta pemerintah daerah.

Pelantikan Pengurus Fekraf Banten periode 2025–2028. (Foto: Istimewa)

Menurut Andi, perkembangan sektor ekonomi kreatif (ekraf) di Banten sudah berada pada tahap yang membutuhkan penguatan struktur kelembagaan yang lebih mandiri dan terfokus.

Baca Juga :  Gubernur Banten Andra Soni: Provinsi Banten Memiliki Banyak Destinasi Wisata Menarik

“Kita melihat di pemerintah pusat sudah ada badan yang secara khusus menangani ekonomi kreatif. Di daerah juga perlu ada penguatan nomenklatur agar pembinaan dan pengembangannya lebih terarah,” ujarnya.

Ketua Umum Fekraf Provinsi Banten, M. Irfan (Koyong). (Foto: Istimewa)

Ia menilai selama ini pengembangan ekraf masih tersebar di sejumlah perangkat daerah. Kondisi tersebut dinilai membuat koordinasi, perencanaan program, hingga penganggaran belum berjalan maksimal.

“Kalau ada badan khusus atau minimal penguatan nomenklatur yang spesifik, maka perencanaan, penganggaran, hingga fasilitasi pelaku bisa lebih optimal,” tegasnya.

Pendiri Forum Ekonomi Kreatif (Fekraf) Banten, Andi Suhud Trisnadi. (Foto: Istimewa)

Andi menekankan, pembentukan Badan Ekonomi Kreatif Provinsi Banten bukan sekadar perubahan struktur administratif.

Baca Juga :  Aston Hotels Kolaborasi dengan Pemprov Banten untuk Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis

Lebih dari itu, langkah tersebut merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menjadikan ekraf sebagai sektor strategis penopang ekonomi baru.

“Ini bukan hanya soal struktur. Ini soal arah kebijakan. Kalau kita ingin ekraf jadi tulang punggung ekonomi baru, maka kelembagaannya juga harus kuat,” katanya.

Pelantikan Pengurus Fekraf Banten periode 2025–2028. (Foto: Istimewa)

Ia pun mendorong DPRD Banten untuk mengkaji usulan tersebut melalui fungsi legislasi dan penganggaran, agar wacana tersebut dapat ditindaklanjuti secara konkret.

“Kami berharap DPRD bisa melihat ini sebagai kebutuhan jangka panjang. Ekonomi kreatif ini pertumbuhannya cepat dan potensinya besar,” tambahnya.

Baca Juga :  DPD GMNI Banten Gaungkan Semangat Kebangsaan, Gelar Deklarasi di Momentum Hari Pahlawan

Menurut Andi, keberadaan badan khusus akan mempercepat pengembangan 17 subsektor ekonomi kreatif di Banten, termasuk subsektor yang selama ini belum berkembang optimal.

Suasana Diskusi Panel, bertema “Satu Arah” yang bersamaan dengan Pelantikan Pengurus Fekraf Banten periode 2025–2028. (Foto: Istimewa)

“Dengan lembaga yang fokus, kita bisa memetakan subsektor mana yang perlu intervensi, mana yang siap ekspor, dan mana yang perlu penguatan SDM,” jelasnya.

Usulan ini menjadi bagian dari dorongan agar ekonomi kreatif Banten tidak hanya tumbuh berbasis komunitas, tetapi juga ditopang sistem kelembagaan yang kuat, terstruktur, dan berkelanjutan, sehingga mampu menjadi salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi daerah di masa depan. (*/Cipz)

Berita Terkait

Siap Kembali Digelar ‘Run for Vision 2026’, RS Mata Achmad Wardi Ajak Masyarakat Peduli Kesehatan Mata
Rp600 Juta untuk Perbaiki tempat Ibadah dan Ambulans Jadi Prioritas Dana Bankeu dari Kabupaten Serang
Literasi Keuangan Diperkuat, OJK Ajak ASN dan Perempuan Banten Melek Investasi Legal dan Logis
OJK Gencarkan Edukasi Pasar Modal di Banten, Generasi Muda Jadi Kunci Investor Masa Depan
OJK Perkuat GRC di Sektor Keuangan, Siap Hadapi Tantangan Global dan Disrupsi Digital
OJK & ABI Gelar Bulan Literasi Kripto 2026, Dorong Masyarakat Melek Aset Digital
Ekbispar Awards Masuk dalam Materi Pencapaian Positif Gubernur Andra Soni di LKPJ
Pesta Rakyat 2026 di Monas Jadi Ajang Emas Brand Lokal Banten Tembus Pasar Nasional
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 11:51 WIB

Siap Kembali Digelar ‘Run for Vision 2026’, RS Mata Achmad Wardi Ajak Masyarakat Peduli Kesehatan Mata

Senin, 13 April 2026 - 11:26 WIB

Rp600 Juta untuk Perbaiki tempat Ibadah dan Ambulans Jadi Prioritas Dana Bankeu dari Kabupaten Serang

Jumat, 10 April 2026 - 14:17 WIB

Literasi Keuangan Diperkuat, OJK Ajak ASN dan Perempuan Banten Melek Investasi Legal dan Logis

Kamis, 9 April 2026 - 17:59 WIB

OJK Gencarkan Edukasi Pasar Modal di Banten, Generasi Muda Jadi Kunci Investor Masa Depan

Kamis, 9 April 2026 - 17:57 WIB

OJK Perkuat GRC di Sektor Keuangan, Siap Hadapi Tantangan Global dan Disrupsi Digital

Berita Terbaru

Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026. (Foto: Istimewa)

Otomotif

Aksi Kencang Pebalap Astra Honda Taklukkan Podium ARRC Sepang

Senin, 13 Apr 2026 - 10:30 WIB

Basreng IRIE - Le Marley. (Foto: Istimewa)

Cerita

Basreng IRIE: Cara Unik Le Marley Jual Musik Lewat Camilan

Minggu, 12 Apr 2026 - 09:01 WIB