Generasi Z dan Tantangan Menjaga Nilai Pancasila di Era Digital

- Redaktur

Senin, 25 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: NET)

(Foto: NET)

Penulis: ELIF FATUILAH
251090200419
(Program Studi Sarjana Hukum UNPAM Cabang Serang-Banten)

[BANTENESIA.NET] – Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat, khususnya bagi Generasi Z yang tumbuh di tengah derasnya arus informasi dan media sosial. Di balik kemudahan akses teknologi tersebut, muncul tantangan baru dalam menjaga nilai-nilai Pancasila sebagai identitas bangsa Indonesia.

Melalui sebuah penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa Program Studi Sarjana Hukum Universitas Pamulang PSDKU Serang-Banten, Elif Fatuilah, terungkap bahwa Generasi Z memiliki pemahaman yang cukup baik terhadap nilai-nilai dasar Pancasila seperti toleransi, gotong royong, dan persatuan. Namun, implementasi nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari, terutama di ruang digital, masih menghadapi berbagai tantangan.

Baca Juga :  IGPKhI Banten Gelar Gebyar Talenta Seni & Olahraga di Hari Guru Nasional 2023, Mewujudkan Guru yang Profesional, Inovatif, Kreatif dan Sportif

Dalam jurnal bertajuk “Dinamika Perkembangan Pancasila di Era Modern Generasi Z”, disebutkan bahwa media sosial kini menjadi ruang utama interaksi generasi muda. Kehadiran platform digital membuka peluang besar untuk menyebarkan pesan kebangsaan secara kreatif dan inovatif. Banyak konten edukatif bermunculan, mulai dari kampanye anti-perundungan, ajakan menjaga keberagaman, hingga video inspiratif tentang persatuan bangsa.

“Generasi Z mampu mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila melalui pendekatan yang lebih modern dan mudah diterima oleh sesama generasi mereka,” tulis penelitian tersebut.

Namun di sisi lain, derasnya arus digital juga memunculkan ancaman serius seperti penyebaran hoaks, ujaran kebencian, cyberbullying, hingga polarisasi sosial akibat konflik opini di media sosial. Fenomena ini dinilai menjadi bukti bahwa pemahaman teoritis tentang Pancasila belum sepenuhnya diterapkan dalam perilaku nyata di ruang digital.

Baca Juga :  Membangun Karakter Siswa Melalui Etika dan Disiplin Kerja Peningkatan Kualitas SDM di SMK AL-Khaeriyah Kota Serang

Penelitian tersebut juga menyoroti rendahnya literasi digital sebagai salah satu faktor utama yang memperparah kondisi tersebut. Kurangnya kemampuan dalam menyaring informasi membuat sebagian generasi muda mudah terpengaruh oleh konten negatif yang bertentangan dengan nilai kemanusiaan dan persatuan.

Dalam kajiannya, Elif Fatuilah menjelaskan bahwa perkembangan Pancasila mengalami perubahan dari masa ke masa. Setelah era Reformasi 1998, Pancasila sempat mengalami penurunan internalisasi akibat perubahan sistem politik dan sosial. Namun, memasuki era digital dan globalisasi, pemerintah mulai memperkuat kembali pendidikan karakter berbasis Pancasila, termasuk melalui pembentukan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Baca Juga :  Trik dan Tips Menghindari Hutang dan Pinjol Pada Siswa SMK PGRI 1 Kota Serang

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memahami bagaimana Generasi Z memandang serta mengimplementasikan Pancasila di era modern.

Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Generasi Z memiliki potensi besar sebagai agen perubahan dalam menjaga eksistensi dan relevansi Pancasila di masa depan. Akan tetapi, diperlukan dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah, lembaga pendidikan, keluarga, maupun masyarakat untuk memperkuat pendidikan karakter dan literasi digital.

Dengan pendekatan yang adaptif dan relevan terhadap perkembangan zaman, nilai-nilai Pancasila diharapkan tetap hidup dan mampu menjadi pedoman generasi muda Indonesia dalam menghadapi tantangan global di era modern. ***

Berita Terkait

Kaderisasi melalui LDKO: Investasi Strategis Membangun Generasi Pemimpin Masa Depan
Generasi Z Dinilai Jadi Kunci Penguatan Pancasila di Tengah Arus Digitalisasi
Generasi Z Jadi Harapan Baru Penguat Nilai Pancasila di Era Digital
Siswa MA Ashhabul Maimanah Sampang Antusias Ikuti Pelatihan Video Marketing dari UNPAM Serang
PKM Edukasi Pemanfaatan Registrasi Pelayanan Kesehatan Berbasis Digital melalui Aplikasi Mobile JKN di Kelurahan Warung Jaud
Mahasiswa Prodi Administrasi Negara UNPAM Kampus Serang Melakukan PKM di Desa Singamerta
PKM Mahasiswa UNPAM Serang: Membangun Integritas Siswa SMAIT Bina Insani di Era Gempuran AI
PKM Mahasiswa UNPAM Serang: Sistem Komputer sebagai Fondasi Inovasi Masa Depan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:29 WIB

Kaderisasi melalui LDKO: Investasi Strategis Membangun Generasi Pemimpin Masa Depan

Senin, 25 Mei 2026 - 15:48 WIB

Generasi Z Jadi Harapan Baru Penguat Nilai Pancasila di Era Digital

Senin, 25 Mei 2026 - 15:45 WIB

Generasi Z dan Tantangan Menjaga Nilai Pancasila di Era Digital

Senin, 25 Mei 2026 - 10:51 WIB

Siswa MA Ashhabul Maimanah Sampang Antusias Ikuti Pelatihan Video Marketing dari UNPAM Serang

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:03 WIB

PKM Edukasi Pemanfaatan Registrasi Pelayanan Kesehatan Berbasis Digital melalui Aplikasi Mobile JKN di Kelurahan Warung Jaud

Berita Terbaru