OJK Luncurkan SI-GRC, Perkuat Pengawasan dan Tata Kelola Sektor Keuangan Nasional

- Redaktur

Minggu, 27 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

OJK meluncurkan Sistem Informasi Governance, Risk, and Compliance (SI-GRC) dalam acara Risk and Quality Officer (RQO) Forum 2025. (Foto: Istimewa)

OJK meluncurkan Sistem Informasi Governance, Risk, and Compliance (SI-GRC) dalam acara Risk and Quality Officer (RQO) Forum 2025. (Foto: Istimewa)

[BANTENESIA.NET], JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mengakselerasi transformasi tata kelola organisasi dengan meluncurkan Sistem Informasi Governance, Risk, and Compliance (SI-GRC) dalam acara Risk and Quality Officer (RQO) Forum 2025 yang digelar secara hybrid, Kamis (24/7/2025) di Jakarta.

Dengan mengusung tema ‘Everything Everywhere All at Once: An Integrated Approach to GRC’, forum ini menjadi tonggak penting dalam upaya OJK membangun pengawasan keuangan yang lebih tangguh, terintegrasi, dan adaptif terhadap dinamika ekonomi global.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, menegaskan pentingnya sistem ini sebagai alat bantu strategis dalam pengelolaan risiko yang menyeluruh, mulai dari satuan kerja hingga level kelembagaan.

Baca Juga :  Upaya Pengawasan sebagai Bank Bermasalah, OJK Cabut Izin PT BPR EDCCASH

“SI-GRC menjadi fondasi untuk memperkuat manajemen risiko, termasuk risiko siber, serta memastikan tata kelola yang akuntabel dan berkelanjutan,” ujarnya dalam sambutan.

Lebih lanjut, Mahendra menekankan bahwa keberhasilan pengawasan sektor jasa keuangan tak hanya bergantung pada sistem, tetapi juga pada kualitas SDM.

“Kapabilitas, integritas, dan inovasi dari insan OJK adalah kunci untuk menjaga stabilitas industri keuangan nasional,” tegasnya.

Baca Juga :  Melangkah Mantap: Jasa Keuangan DKI - Banten Menjaga Stabilitas dan Optimisme demi Pertumbuhan Ekonomi

Ketua Dewan Audit OJK, Sophia Wattimena, turut memberikan apresiasi atas kolaborasi lintas unit kerja yang telah membangun SI-GRC sejak sebelum 2019.

Ketua Dewan Audit OJK, Sophia Wattimena. (Foto: Istimewa)

“Sebelumnya sistem informasi masih berjalan sendiri-sendiri. Kini, SI-GRC hadir sebagai platform terintegrasi dengan dashboard interaktif yang menyajikan data real-time mulai dari mitigasi risiko hingga tindak lanjut CACM,” ungkapnya.

SI-GRC dikembangkan untuk menyatukan manajemen risiko dan pengendalian internal ke dalam satu sistem yang efisien, cepat, dan akurat. Hal ini menjawab kebutuhan mendesak akan pengambilan keputusan berbasis data yang relevan dan terkini di tengah lanskap keuangan yang terus berkembang.

Baca Juga :  Pemuda Suku Baduy Sukses Raih Beasiswa Penuh di Institut Pariwisata Terkemuka: Sebuah Kisah Inspiratif dari Tanah Banten

Sebagai bagian dari forum, digelar pula Diskusi Panel yang menghadirkan Inspektur VI Itjen Kemenkeu Dedhi Suharto dan Deputi Direktur Pengembangan Aplikasi OJK Adi Purwoko, membahas tantangan dan strategi penguatan GRC dalam lembaga publik dan regulator.

Dengan peluncuran SI-GRC dan forum strategis ini, OJK menegaskan komitmennya untuk menjadi lembaga pengawas yang modern, tangguh, dan responsif terhadap risiko-risiko masa depan di sektor jasa keuangan. (*/Pou)

Berita Terkait

Menakar Ulang Pasal 1320 KUHPerdata di Era Smart Contract
Dinamika Perkembangan Pancasila Modern Generasi Z
Aklamasi! Irfan Maulana Nahkodai Karang Taruna Kramatwatu 2026–2031, Siap Jadikan Pemuda Lebih Kreatif dan Berdaya Saing
HNSI Pandeglang Tampung Aspirasi Nelayan, Soroti Kenaikan BBM hingga Pendangkalan Alur Dermaga
Dinamika Perkembangan Pancasila di Era Modern Generasi
Kegiatan PKM Penerapan Integrated Marketing Communication untuk Meningkatkan Literasi Keuangan Digital Siswa SMA Negeri 1 Kragilan
Seminar Nasional Prodi Manajemen Unpam Serang, Bahas Resiliensi Finansial Hadapi Inflasi Gaya Hidup dan Jebakan Konsumerisme Digital
Pertamax Naik Hampir Rp4.000 per Liter, Warga Banten Khawatir Harga Kebutuhan Pokok Ikut Melonjak
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:55 WIB

Menakar Ulang Pasal 1320 KUHPerdata di Era Smart Contract

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:40 WIB

Dinamika Perkembangan Pancasila Modern Generasi Z

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:44 WIB

Aklamasi! Irfan Maulana Nahkodai Karang Taruna Kramatwatu 2026–2031, Siap Jadikan Pemuda Lebih Kreatif dan Berdaya Saing

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:58 WIB

HNSI Pandeglang Tampung Aspirasi Nelayan, Soroti Kenaikan BBM hingga Pendangkalan Alur Dermaga

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:56 WIB

Dinamika Perkembangan Pancasila di Era Modern Generasi

Berita Terbaru

Pemerhati Hukum Perdata dan Teknologi, Reza Noviana. (Foto: Istimewa)

HuKrim

Menakar Ulang Pasal 1320 KUHPerdata di Era Smart Contract

Selasa, 16 Jun 2026 - 14:55 WIB

Mahasiswa UNPAM Serang-Banten, Raki Qais Athari. (Foto: Istimewa)

Pendidikan

Dinamika Perkembangan Pancasila Modern Generasi Z

Selasa, 16 Jun 2026 - 14:40 WIB