Upaya Pengawasan sebagai Bank Bermasalah, OJK Cabut Izin PT BPR EDCCASH

- Redaktur

Selasa, 27 Februari 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (Foto: NET)

Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (Foto: NET)

[BANTENESIA.NET] – Dalam upaya menjaga stabilitas keuangan dan melindungi konsumen, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mencabut izin usaha PT BPR EDCCASH yang berlokasi di Graha Ameera No.3, Jl. Raya Kelapa Dua, Islami, Kelurahan Kelapa Dua, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Selasa (27/2).

Keputusan yang dituangkan dalam Keputusan Komisioner OJK Nomor KEP-26/D.03/2024 tanggal 27 Februari 2024 ini merupakan langkah signifikan dalam upaya pengawasan OJK yang bertujuan untuk memperkuat industri perbankan dan menjaga kepentingan konsumen.

Baca Juga :  Semarak PQN 2026, BI Banten Perkuat Digitalisasi QRIS dan Perluas Layanan Pembayaran

Pencabutan izin usaha PT BPR EDCCASH ini merupakan bagian dari upaya pengawasan OJK yang terus dilakukan. Sebelumnya, pada tanggal 31 Maret 2023, OJK telah menempatkan PT BPR EDCCASH dalam pemantauan sebagai Bank Bermasalah dengan peringkat Kurang Sehat (Kurang Sehat) berdasarkan penilaian kesehatannya.

Langkah lebih lanjut diambil pada 12 Januari 2024 ketika OJK meningkatkan status PT BPR EDCCASH menjadi Resolved Bank. Meskipun OJK mempunyai waktu yang cukup bagi manajemen dan pemegang saham bank untuk melakukan tindakan perbaikan, upaya untuk menstabilkan PT BPR EDCCASH terbukti tidak memadai.

Baca Juga :  Sarasehan dan Silaturahmi DPD PPSI Kota Cilegon: Menyongsong Pemilu 2024 dengan Semangat Budaya

Menyusul keputusan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) pada 20 Februari 2024 yang meminta pencabutan izin PT BPR EDCCASH, OJK melanjutkan tindakan sesuai ketentuan terkait.

Dengan dicabutnya izin usaha tersebut, maka PT BPR EDCCASH akan menjalani proses likuidasi yang diawasi oleh LPS, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2004 tentang Lembaga Penjamin Simpanan dan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pembinaan dan Penguatan Sektor Keuangan. .

Baca Juga :  Sambut Hari Pelanggan Nasional 2023, Telkomsel Prioritaskan Kesetiaan Pelanggan

OJK meyakinkan nasabah BPR untuk tetap tenang karena simpanan yang dimiliki bank, termasuk PT BPR EDCCASH, dilindungi LPS sesuai ketentuan yang berlaku. (Pou)

Berita Terkait

Kesejahteraan Petani Padi, OJK dan Pemkab Lebak Bersinergi Pembiayaan dan Hilirisasi Pertanian
Bank Indonesia Banten: KKB x BIF 2026 Lampaui Target Transaksi, Tembus Rp15,85 Miliar
KKB x BIF 2026 Soroti Potensi Kopi Robusta Banten dan Tren Bisnis Kedai Kopi
Dari Etalase Lokal ke Rak Nasional, UMKM Banten Siap Tembus Pasar Ritel Modern
Pemprov Banten dan Bank Indonesia Percepat Investasi melalui BIF 2026
Bank Indonesia dan Pemprov Banten Perkuat UMKM dan Percepatan Investasi Lewat KKB x BIF 2026
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan Indonesia 2026–2030, Fokus Perkuat Digitalisasi, Intermediasi, dan Keuangan Berkelanjutan
Realisasi Investasi Banten Capai Rp66,3 Triliun, BI Fokus Beri Manfaat ke Ekonomi Lokal
Berita ini 48 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Kesejahteraan Petani Padi, OJK dan Pemkab Lebak Bersinergi Pembiayaan dan Hilirisasi Pertanian

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Bank Indonesia Banten: KKB x BIF 2026 Lampaui Target Transaksi, Tembus Rp15,85 Miliar

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:42 WIB

KKB x BIF 2026 Soroti Potensi Kopi Robusta Banten dan Tren Bisnis Kedai Kopi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Dari Etalase Lokal ke Rak Nasional, UMKM Banten Siap Tembus Pasar Ritel Modern

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Pemprov Banten dan Bank Indonesia Percepat Investasi melalui BIF 2026

Berita Terbaru