[BANTENESIA.NET] – Setelah sukses melaksanakan tur di enam negara, band reggae asal Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Momonon, berhasil menggetarkan Negeri Sakura, Jepang.
Dalam kunjungannya kali ini, mereka tampil di empat lokasi berbeda, yakni Kantou Tokyo, Minato-Ku Tokyo, Dining Bar Swallow Otsuka, dan Canoes Takasaki.

Selain tampil memukau, Momonon juga melakukan kunjungan istimewa ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo.
Sang gitaris, Resha Zaenishar, mengungkapkan kegembiraannya atas sambutan hangat yang diterima.
“Hari ini kami berkesempatan singgah di KBRI Tokyo sebelum melanjutkan pertunjukan ke lokasi berikutnya. Kedatangan kami disambut dengan sangat baik dan hangat oleh jajaran KBRI,” ujar Resha.

Dalam diskusi bersama pihak KBRI, Momonon menyampaikan harapannya agar semakin banyak musisi Indonesia dapat tampil di Jepang. Menurut mereka, pertunjukan musik seperti ini menjadi sarana pertukaran budaya yang efektif dan bisa mempererat hubungan bilateral Indonesia-Jepang yang selama ini terjalin harmonis.
“Pertukaran budaya melalui musik bisa menjadi soft diplomacy yang strategis untuk memperkuat hubungan kedua negara,” tambah Resha.
Sementara itu, sang vokalis, Gojil, turut berbagi harapan agar suatu hari nanti mereka dapat kembali ke Jepang dan menjalin kolaborasi dengan musisi lokal.
“Kami ingin terus mengenalkan khazanah musik Indonesia dan berharap bisa berkolaborasi dengan para musisi Jepang di masa depan,” ungkap Gojil.

Kehadiran Momonon di Jepang tidak hanya menjadi momen bagi para penggemar musik reggae, tetapi juga membawa semangat baru untuk diplomasi budaya yang lebih luas.
Tur mereka membuktikan bahwa musik adalah bahasa universal yang mampu menjembatani perbedaan budaya dan mempererat persahabatan antarbangsa. (Pou)









Komentar