[BANTENESIA.NET], Kota Tangerang – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menggelar kegiatan tahapan pemilihan Kang dan Nong tahun 2023.
Hal inipun, dalam mencari Duta Pariwisata Kota Tangerang untuk unjuk bakat, dan kemampuannya yang dilaksanakan di Atrium Tangcity Mall, Kota Tangerang, Jumat 16 Juni 2023.
Para peserta pada unjuk bakat tersebut sebanyak 26 grand finalis perwakilan dari 13 kecamatan, yang terdiri dari 13 grand finalis kang dan 13 grand finalis nong.
Kepala Bidang Pariwisata Kota Tangerang, Adrial Karami mengungkapkan, bahwa 26 grand finalis tersebut merupakan mereka yang berhasil melewati masa kurasi, yang diikuti oleh 50 finalis dari tahap seleksi, interview, test psikologi, games membangun komitmen dan test potensi akademik.
“Pada unjuk bakat ini langsung dinilai oleh para juri yang pastinya ahli pada bidangnya, antara lain Baltazar Oka sebagai Kang Berbakat 2017 Kota Tangerang, Gabby Sabilla sebagai Nong Berbakat 2012 Kota Tangerang, Ari jayanti, S. Pd sebagai Profesionnal dancer & Pendiri Sanggar Tari,” ungkap Adrial Karami.
Adrial melanjutkan, bahwa bakat yang dipertunjukkan pada unjuk bakat ini antara lain bernyanyi, menari, bermain alat musik, membaca puisi, fashion show, memainkan permainan tradisional, story telling, bela diri dan lain sebagainya.
“Setelah unjuk bakat ini para grand finalis masuk kedalam tahapan penilaian, masuk karantina tanggal 3,4,5 dan 6 Juli 2023. Pada saat masa karantina tersebut akan dibekali lagi pendalaman-pendalaman materi seperti pengetahuan tentang Kota Tangerang, sektor perpajakan, lingkungan hidup, dan tentunya pariwisata di Kota Tangerang,” ungkap Adrial.
Sementara itu, Ditempat terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang, Rizal Ridolloh menyatakan, bahwa Pemkot Tangerang selalu membuka ruang bagi kemajuan pembangunan di Kota Tangerang diantaranya melalui kebudayaan dan pariwisata.
Lewat ajang ini, diharapkan, para peserta tak hanya sebatas bersaing untuk menjadi pemenang.

“Namun bagaimana mereka mampu menjadi duta pariwisata dan budaya yang dapat berkontribusi untuk kemajuan pariwisata dan budaya Kota Tangerang,” ungkap Rizal.
Lanjut Rizal, nantinya kemampuan dan kecerdasan para peserta Kang dan Nong pun dapat semakin meningkat disetiap penyelenggaraannya.
“Setidaknya, mereka mesti memenuhi kecerdasan dan kepribadian sebagai seorang duta pariwisata dan budaya. Dengan demikian, keberadaannya tak sebatas pelengkap dan menjadi petugas bagian protokoler ketika ada acara resmi di Pemkot Tangerang saja,” kata Rizal.
“Fungsi sebagai duta wisata dan budaya harus lebih dipahami tak sebatas ceremonial. Mereka harus difungsikan juga sebagai marketer, pemasar untuk kotanya,” tambah Rizal.

Kemudian, sambung Rizal, mereka juga harus berpengetahuan luas dan mampu menyampaikan dengan baik, seluk-beluk Kota Tangerang khususnya budaya dan pariwisata kepada para tamu, investor atau wisatawan yang berkunjung ke Kota Tangerang.
Lebih lanjut Rizal menambahkan, bahwa ajang ini tentunya tak sekedar mencari duta wisata dan budaya yang cuma mengandalkan fisik saja.
“Namun kami ingin menghimpun berbagai potensi pemuda-pemudi di Kota Tangerang yang berwawasan dan memiliki visi serta kemampuan untuk turut memajukan pariwisata dan budaya di Kota Tangerang,” tegasnya.
Diakhir wawancara, Rizal mengakui, melalui tahapan dan seleksi nantinya para kang dan nong yang mempunyai kualitas, serta kemampuan untuk dapat mempromosikan destinasi wisata yang ada di kota Tangerang.
Bahkan, sambungnya, dapat membangun kelompok sadar wisata dalam membangun kota yang berjuluk Akhlaqul Karimah yang kita cintai ini.
“Disamping itu juga dapat menghantarkan pariwisata dan budaya Kota Tangerang pada level yang mampu bersaing di Lokal, Nasional bahkan ke kancah Internasional tandas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang,” tutur Rizal Ridolloh, S.Sos, M.Si. (ADV)








Komentar