Diskusi Santai, Pemkot Serang dan BI Banten Berkolaborasi dalam Tingkatkan Perekonomian dan Atasi Inflasi

- Redaktur

Kamis, 13 Juli 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama seusai Diskusi Santai Pemkot Serang yang diwakili oleh Sekda Kota Serang Nanang Saefudin bersama Kepala Perwakilan BI Banten Imaduddin Sahabat terkait pasar lingkungan dan zona khas Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP). (Foto: Istimewa)

Foto bersama seusai Diskusi Santai Pemkot Serang yang diwakili oleh Sekda Kota Serang Nanang Saefudin bersama Kepala Perwakilan BI Banten Imaduddin Sahabat terkait pasar lingkungan dan zona khas Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP). (Foto: Istimewa)

[BANTENESIA.NET] – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang, Nanang Saefudin, bersama Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asda II) Kota Serang, Yudi Suryadi, hadir dalam kegiatan diskusi santai bersama Unsur Pimpinan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Banten, Kamis (13/7).

Diskusi santai tersebut bertujuan untuk mengatasi masalah inflasi di Kota Serang dan membahas pasar lingkungan serta Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP).

Setelah diskusi santai tersebut, Nanang Saefudin mengungkapkan bahwa beberapa program terkait inflasi di Kota Serang telah dibahas dalam diskusi tersebut. Ia menjelaskan bahwa inflasi Kota Serang yang sebelumnya mencapai 7,22% kini berhasil turun menjadi 3,5% berkat kolaborasi yang baik antara tim penanganan inflasi daerah, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, dan BI

Baca Juga :  Desa Baduy Ikut Meriahkan Festival Kampung Sadar Hukum
Diskusi Santai, Pemkot Serang yang diwakili oleh Sekda Kota Serang Nanang Saefudin bersama Kepala Perwakilan BI Banten Imaduddin Sahabat terkait pasar lingkungan dan zona khas Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP). (Foto: Istimewa)

Nanang juga menyatakan bahwa penanganan inflasi harus dilakukan secara berkelanjutan untuk mencegah terjadinya inflasi di daerah atau Kota lainnya. Pemkot Serang juga berencana untuk memfungsikan kembali Pasar Lama guna menghindari peningkatan angka inflasi. Pasar Lama akan diubah menjadi Pasar Bersih Kota Serang dan sebagian akan menjadi Pasar Kuliner.

Baca Juga :  Horison Ultima Ratu Serang Hadirkan Pengalaman Berbuka Puasa yang Autentik dan Menggiurkan

Selain itu, rencananya akan dilakukan operasi pasar untuk menangani inflasi di daerah, tidak hanya di Pasar Banjar Sari, namun juga akan ada pasar lingkungan dengan harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat.

Imaduddin Sahabat, Kepala Perwakilan (KPw) BI Banten, menjelaskan bahwa diskusi ini dilakukan untuk menguatkan pasar dan mengatasi inflasi di Kota Serang. Kota Serang dipilih karena merupakan daerah konsumen. BI dan Pemerintah Kota Serang bekerja sama dalam koordinasi untuk memperkuat pasar agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :  Meriahkan 1st Anniversary Trampoline Party: ASTRAMI Banten Disambut Antusias Luar Biasa
Diskusi Santai, Pemkot Serang yang diwakili oleh Sekda Kota Serang Nanang Saefudin bersama Kepala Perwakilan BI Banten Imaduddin Sahabat terkait pasar lingkungan dan zona khas Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP). (Foto: Istimewa)

Selain itu, program pasar lingkungan juga diperkenalkan sebagai upaya untuk menyediakan pasar yang dekat dengan masyarakat, sehingga mereka tidak perlu pergi jauh mencari kebutuhan pokok dengan harga yang sesuai.

“Diskusi Santai Antara Sekda Kota Serang dan BI Perwakilan Banten Memperkuat Perekonomian dan Menangani Inflasi dengan Pasar Lingkungan,” jelasnya. (Pou)

Berita Terkait

DPRD Banten Dorong Reformasi Birokrasi, Empat Agenda Penataan OPD Masuk Pembahasan Pansus IV
Imigrasi Serang Hadirkan Layanan Pasporia di Jawara Banten Run 5K, Permudah Masyarakat Urus Paspor pada Akhir Pekan
Inovatif! Mahasiswa UNPAM Kampus Serang Dampingi Warga Desa Sasahan Olah Sampah Daun Kering Menjadi Kompos
Optimalisasi Pengelolaan Usaha Kelompok Tani Di Desa Sasahan, Melalui Pemanfaatan Buah Musiman, Pembukuan Sederhana Dan Digitalisasi Keuangan (Money Lover)
Mahasiswa Manajemen UNPAM Kampus Serang Edukasi Petani Desa Sasahan tentang Digital Finance untuk Perkuat pengelolaan Keuangan Usaha Tani
Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang
Tren Media Sosial Picu Impulsive Buying, Siswa Perlu Lebih Bijak Mengelola Uang Saku
Mahasiswa Universitas Pamulang Gelar Edukasi Financial Planning dan Pengembangan Diri di SMA Nur El Fallah
Berita ini 56 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 15:45 WIB

DPRD Banten Dorong Reformasi Birokrasi, Empat Agenda Penataan OPD Masuk Pembahasan Pansus IV

Minggu, 1 November 2026 - 22:09 WIB

Imigrasi Serang Hadirkan Layanan Pasporia di Jawara Banten Run 5K, Permudah Masyarakat Urus Paspor pada Akhir Pekan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Inovatif! Mahasiswa UNPAM Kampus Serang Dampingi Warga Desa Sasahan Olah Sampah Daun Kering Menjadi Kompos

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:10 WIB

Mahasiswa Manajemen UNPAM Kampus Serang Edukasi Petani Desa Sasahan tentang Digital Finance untuk Perkuat pengelolaan Keuangan Usaha Tani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang

Berita Terbaru