[BANTENESIA.NET], SERANG – Mahasiswa Universitas Pamulang (UNPAM) PSDKU Serang menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Desa Malabar Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang, bertema ‘STRATEGI PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DI MASYARAKAT DESA MALABAR’ berfokus pada pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Bagi Masyarakat.
Dalam program ini, Kegiatan ini ditujukan khusus untuk membantu para pelaku UMKM di Desa Malabar agar mampu bersaing di era digital.Tim pelaksana PKM ini diketuai oleh Ravi Aditya, dengan anggota Buana Rizky Junior dan Moch Yusri Anto.
Kegiatan ini juga melibatkan Dosen Pendamping, Bapak Ismail Ludin, S.M.,M.M., PKM ini merupakan upaya nyata dari perguruan tinggi untuk mendekatkan lembaga pendidikan dengan masyarakat melalui kegiatan edukasi dan diikuti oleh 15 masyarakat, mahasiswa serta beberapa dosen.
Diantaranya, Bapak Aden Wijaya, S.PD.I., M.M, Bapak FEBY ARMA PUTRA, S.PD., M.SI., M.M. Bapak SAPARI S.,M.M.M dan kegiatanini disambut baik dan antusias oleh masyarakat Desa Malabar.

Latar Belakang
UMKM di Desa Malabar memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian masyarakat. Namun, banyak pelaku UMKM masih menghadapi kendala dalam memanfaatkan media digital untuk memasarkan produk secara optimal. Perkembangan teknologi yang begitu cepat menuntut masyarakat Desa Malabar untuk memiliki keterampilan digital agar mampu bersaing dan memperluas pasar.
Melihat kebutuhan tersebut, dilakukan kegiatan pengembangan sumber daya manusia melalui pelatihan pemanfaatan media sosial dan strategi digital marketing, termasuk affiliate marketing. Pelatihan ini bertujuan membantu pelaku UMKM meningkatkan kemampuan promosi produk secara lebih efektif dan relevan dengan kondisi pasar saat ini.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Malabar dapat meningkatkan keterampilan, memperkuat usaha lokal, serta menciptakan ekosistem ekonomi desa yang lebih maju dan mandiri.
Kronologi Peristiwa
1. Persiapan Dan Pendekatan AwalKegiatan pengembangan sumber daya manusia di Desa Malabar diawali dengan proses persiapan yang dilakukan oleh tim mahasiswa UNPAM melalui koordinasi dengan pihak desa serta pelaku UMKM setempat. Pada tahap ini, tim pemateri melakukan observasi lapangan untuk mengetahui kebutuhan masyarakat, khususnya terkait kemampuan digital dan pemasaran. Hasil observasi menunjukkan bahwa sebagian besar pelaku UMKM masih mengandalkan metode promosi tradisional dan belum memanfaatkan media sosial secara optimal.Berdasarkan temuan tersebut, tim merancang materi pelatihan yang berfokus pada pemanfaatan media sosial, strategi pemasaran digital, dan affiliate marketing. Selain itu, dilakukan penyusunan jadwal kegiatan, penyediaan alat pendukung seperti proyektor dan contoh konten, serta pembagian tugas antaranggota tim untuk memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan lancar.

2. Tahapan Pelaksanaan KegiatanPelaksanaan kegiatan dimulai dengan sambutan dari pihak Desa Malabar, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh mahasiswa mengenai strategi pengembangan SDM yang berfokus pada pemasaran digital dan pemanfaatan media sosial. Peserta diberikan penjelasan sekaligus praktik langsung mengenai cara membuat konten promosi, mengambil foto produk, serta mengunggahnya ke platform digital.Kegiatan berlangsung interaktif, di mana masyarakat aktif bertanya dan mencoba menerapkan materi yang diberikan sehingga pelatihan dapat dipahami secara lebih mudah dan langsung bisa diterapkan dalam usaha mereka.
3. Penutupan Dan EvaluasiKegiatan ditutup dengan sesi refleksi bersama masyarakat Desa Malabar, di mana peserta menyampaikan kesan, pemahaman yang didapat, serta kendala yang masih mereka hadapi. Tim kemudian melakukan evaluasi melalui diskusi dan kuesioner sederhana untuk menilai sejauh mana pelatihan dapat dipahami dan diterapkan oleh peserta.
Dari evaluasi tersebut terlihat bahwa masyarakat mulai memahami dasar-dasar pemasaran digital dan merasa terbantu dengan pendampingan yang diberikan.Kesimpulan Kegiatan PKM mahasiswa Universitas Pamulang Kampus Serang di Desa Malabar Kecamatan Bandung adalah bahwa program ini berhasil memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.
Melalui pelatihan strategi pengembangan sumber daya manusia yang berfokus pada pemanfaatan media sosial dan pemasaran digital, masyarakat mulai memahami cara membuat konten promosi, memotret produk, serta mengunggahnya ke platform digital. Kegiatan ini meningkatkan keterampilan masyarakat dalam menghadapi tantangan era digital, memperkuat usaha lokal, dan mendorong terciptanya ekosistem ekonomi desa yang lebih maju dan mandiri.
Dengan adanya pendampingan dari mahasiswa dan dosen, masyarakat merasa terbantu dan lebih siap untuk bersaing di pasar yang semakin kompetitif. ***







